Interest

Nih Daftar Festival Musik di Indonesia yang Ditunda Akibat Covid-19

Kemara Gumilang

Posted on March 29th 2020

Pandemi Covid – 19 ini membuat banyak sektor di Indonesia terkena dampak negatif. Mulai dari sektor ekonomi hingga ke pariwisata. Mulai dari naiknya nilai tukar dolar Amerika hingga batalnya beberapa event musik yang sudah dijadwalkan akan berlangsung di Indonesia.

Di bawah ini merupakan beberapa list dari event musik atau konser yang batal terselenggara atau mengalami pergantian jadwal karena dampak dari Covid–19.

1. Kim Jae-joong

Penyanyi sekaligus aktor dari Korea Selatan ini seharusnya akan melangsungkan konsernya pada 7 Maret di Istora Senayan. Tapi konsernya harus ditunda karena dampak dari pandemi Covid-19. Pengumuman terakhir, Kim Jae-joong akan melangsungkan konsernya pada 2 Mei di Tennis Indoor Senayan di Jakarta Pusat.

 

2. Hammersonic

Salah satu festival musik terbesar di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir Hammersonic selalu berhasil mendatangkan musisi – musisi  yang luar biasa. Pada tahun ini Hammersonic berhasil membawa nama–nama besar, seperti Black Flag dan Slipknot untuk tampil pada 27-28 Maret di Carnaval Ancol di Jakarta Utara.

Namun sayangnya pada 5 Maret kemarin, promotor Hammersonic mengumumkan bahwa festival akan dijadwal ulang pada 15-17 Januari 2021 karena kekhawatiran Coronavirus.

 

3. Babymetal

Pada 2019 kemarin, band metal Jepang Babymetal mengumumkan bahwa mereka akan tampil di Indonesia sebagai bagian dari Tur Dunia “Metal Galaxy” di Asia. Babymetal dijadwalkan untuk tampil pada tanggal 29 Maret di Basket Hall Senayan, Jakarta.

Tur ini juga akan membawa mereka ke negara-negara Asia lainnya, yaitu Thailand, Malaysia dan Taiwan. Namun pada 4 Maret, band ini mengumumkan bahwa mereka telah menunda semua tanggal konser di Asia, termasuk di Indonesia. Penyebabnya apalagi jika bukan karena COVID-19.

 

4. Whitney

Band indie folk asal Amerika ini juga telah menunda tanggal konsernya di Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret di Soehanna Concert Hall di Jakarta Selatan.

Konser ini merupakan bagian dari Tur Forever Turned Around 2020. Pada tanggal 4 Maret, promotor Plainsong mengumumkan di Instagram bahwa band ini harus menunda konsernya yang akan datang di Asia, termasuk di Indonesia.

Promotor menambahkan bahwa mereka akan memberikan informasi tentang tanggal yang dijadwalkan kembali dan proses pengembalian dana segera. Semua hal ini terjadi karena dampak dari Coronavirus.

 

5. Java Open Air

Festival musik metal ini juga terkena dampak dari COVID-19. Festival yang rencananya akan menghadirkan band Swedia, In Flames dan beberapa band metal Indonesia ini akan ditunda sampai pada waktu yang belum ditentukan.

Rencananya festival ini akan diadakan pada 25 dan 27 Maret di Yogyakarta dan Surabaya. Namun akibat pandemi ini promotor masih belum bisa memastikan tanggal baru dari Java Open Air ini.

 

6. Khalid

Khalid adalah salah satu musisi yang membatalkan konsernya di negara–negara Asia, termasuk Indonesia. Harusnya Khalid akan menggelar konsernya pada 28 Maret di Istora Senayan di Jakarta Pusat.

Promotor AEG Presents Asia dan One Step Forward ID belum mengumumkan tanggal penjadwalan ulang untuk konser Khalid di Indonesia.

 

7. FLAVS

Festival hip hop, soul, dan R&B ini harusnya berlangsung pada 4 – 5 April 2020. Akhirnya event ini mengalami perubahan jadwal akibat Covid-19.

Festival yang berencana akan menghadirkan rapper Amerika Serikat Lil Pump, Tyga, Azealia Banks dan Harry Mack akan dijadwalkan ulang pada 8-9 Agustus di Istora Senayan di Jakarta Pusat.

 

8. Head in the Clauds

Ini merupakan salah satu festival musik yang ditunggu–tunggu pecinta musik di Indonesia. Festival yang harusnya diagendakan akan berlangung pada 7 Maret di JIEXpo Kemayoran, Jakarta ini akan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sebelum penundaan, penyanyi Korea Selatan Chungha mengumumkan pembatalan penampilannya di festival itu karena salah satu anggota stafnya dinyatakan positif terkena Covid-19.

Selain Chungha, beberapa musisi lain sebenarnyad dijadwalkan hadir dalam festival ini. Antara lain Rich Brian, Joji, NIKI, Stephanie Poetri, Phum Viphurit, Dipha Barus, RAN dan Reality Club.

 

9. LaLaLa Festival

Festival yang awalnya akan digelar pada 18 – 19 April di Orchid Forest Cikole, Lembang, Jawa Barat, dengan jajaran musisi seperti Simple Plan, Aurora, Tori Kelly, DJ Mondo Grosso, Kunto Aji dan Danilla harus diundur atau dijadwalkan kembali. Tertulis pada salah satu postingan instagramnya pada 17 maret bahwa Festival LaLaLa tahunan telah dibatalkan.

Pemegang tiket akan mendapatkan pengembalian uang. Mereka disarankan untuk memeriksa email atau mengunjungi situs web LaLaLa Festival untuk informasi pengembalian uang. Promotor juga mengatakan tiket yang belum di refund akan tetap berlaku untuk Festival LaLaLa 2021.

 

10. ONE OK ROCK

Band rock Jepang ini telah memutuskan untuk menunda konsernya di Indonesia, yang awalnya dijadwalkan pada 30 dan 31 Mei di Istora Senayan, Jakarta. Promotor AEG Presents Asia, PK Entertainment dan Sound Rhythm mengumumkan di Instagram pada 17 Maret bahwa tiket yang dibeli akan tetap berlaku untuk tanggal yang dijadwalkan kembali. Oleh karena itu tidak ada pengembalian uang akan dilakukan. Selain itu ONE OK ROCK juga telah menunda jadwal tur di 10 tempat lain, termasuk Singapura dan Thailand.

 

11. Foals

Band rock asal Inggris ini telah menunda konsernya yang direncankan pada 10 Maret di Basketball Hall di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta. Keputusan ini mengikuti pengumuman pemerintah Jakarta bahwa mereka akan menangguhkan penerbitan izin pengumpulan massal. Itu semua dilakukan sejalan dengan upaya pencegahan COVID-19. "Kami memutuskan untuk menunda," kata band di situs webnya. Namun promotor belum memberikan perincian tentang pengembalian uang tiket atau tanggal yang dijadwalkan kembali untuk konser.

 

12. Boys Like Girls

Penampilan band Rock asal negeri Paman Sam ini juga harus ditunda. Semula Boys Like Girls akan menggelar konsernya pada 9 April, namun harus mengalami pergeseran jadwal menjadi 21 September karena dampak Covid-19.

"Keputusan terbaik terkadang paling sulit dibuat. Tetap aman dan jaga kesehatan semua orang," kata promotor Soundlive di akun media sosialnya pada 18 Maret. Pertunjukan masih akan diadakan di venue awal, yaitu Kuningan City Ballroom P7 di Jakarta Selatan. Fans akan dapat menggunakan tiket mereka saat ini untuk menonton pertunjukan atau meminta pengembalian dana melalui mitra layanan tiket resmi.(*)

Related Articles
Interest
8 Tips Nonton Konser Tanpa Takut Corona ala Billboard

Interest
Spotify Tambah Fitur Fundraising untuk Para Musisi

Interest
Apple Kembali Sumbang 10 Juta Masker untuk Tenaga Medis di AS