Interest

Media Korsel Sebut Artis dan Atlet Terkenal Terlibat Nth Room

Delima

Posted on March 26th 2020

Kasus pelecehan seksual Telegram Nth Room yang menggegerkan publik Korea Selatan masih bergulir. Sebuah kantor berita Korea Selatan Pitch One menyatakan sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga merupakan orang-orang yang memakai jasa jual-beli video tak senonoh di chat room tersebut.

 
Melansir Koreaboo, Pitch One menemukan bahwa informasi sekitar 10 ribu pengguna Telegram Nth Room sudah bisa dilacak melalui pertukaran cryptocurrency. Jadi, sebagian dari pengguna ini memakai mata uang khusus seperti bitcoin atau cryptocurrency untuk bertransaksi dalam Nth Room tersebut.
 
(Newsis)
 
Maksudnya sih supaya mereka nggak mudah dilacak seperti kalau pakai e-banking atau kartu kredit. Tapi Pitch One menyebutkan kalau cryptocurrency pun ternyata bisa dipakai untuk melacak para penggunanya. Dari situ, bisa diketahui identitas orang yang menggunakan cryptocurrency tersebut.

 
Kalau di negara lain mungkin masih susah untuk menelusuri jejak cryptocurrency. Tapi di Korea Selatan lebih mudah pelacakannya karena mereka sudah punya kebijakan untuk mensyaratkan pertukaran informasi pribadi untuk melakukan transaksi dengan cryptocurrency ini. Jadinya meskipun terkesan tersamarkan, intelijen di sana tetap bisa menelusurinya
 
Balik lagi ke kasus Nth Room, Pitch One menggunakan cara menelusuri cyrptocurrency ini untuk mengetahui siapa saja yang pernah melakukan transaksi di Nth Room. Hasilnya ternyata cukup mencengangkan. Mereka mengklaim ada nama-nama figur publik dan orang-orang dengan status tinggi di daftar tersebut.
 
"Profesor, selebriti terkenal, atlet terkenal, dan orang-orang yang juga populer termasuk dalam daftar member Nth Room," tulis Pitch One.
 

Tapi, belum diungkap siapa saja nama-namanya ke publik. Tampaknya mereka masih menunggu sampai penegak hukum bisa mengungkap dan menangkap seluruh pelanggan Nth Room, baru kemudian mengumumkannya ke publik dan memberikan hukuman yang setimpal.
 
Sejauh ini, berdasarkan catatan Koreaboo, polisi sudah menangkap 128 orang yang diduga pelanggan dan membatasi pergerakan 18 orang lainnya.
 
Nth Room menjadi kasus besar di korea Selatan karena kejahatannya yang benar-benar dianggap nggak manusiawi.
 
Pelaku utamanya bernama Cho Joobin, 25 tahun, lulusan sebuah universitas dan memiliki gelar sarjana Informasi dan Komunikasi. Dia menjebak puluhan perempuan untuk membuat video tak senonoh yang kemudian diperjualbelikan di Nth Room. (*)
Related Articles
Interest
Ini Identitas 'Doctor' Pelaku Utama Nth Room

Interest
India Juga Siapkan Aplikasi Tracking  Pasien Covid-19

Interest
Luncurkan Video Edukasi, BTS Bakal "Ajari" ARMY Bahasa Korea