Interest

Awas Hoaks! Berikut Daftar Situs Terpercaya Terkait Coronavirus di Indonesia

Dwiwa

Posted on March 19th 2020

Sejak diumumkannya kasus pertama positif Coronavirus atau Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 lalu, banyak informasi simpang siur yang beredar di masyarakat. Hal itu tentu saja mengakibatkan kepanikan yang pada akhirnya justru merugikan.

Beragam informasi menyebar dengan cepat di media sosial. Orang-orang berlomba menjadi yang pertama menyebarkan berita soal Covid-19. Padahal, berita tersebut tidak jelas asal-usul dan kebenarannya.

Nah, biar tidak ikut menjadi agen penyebar hoaks, ketahui yuk situs terpercaya yang dapat digunakan sebagai sumber informasi. Tenang saja, semua situs ini berbahasa Indonesia kok.

Pemerintah Pusat

Beranda situs resmi milik pemerintah pusat.

Situs terpercaya pertama yang bisa diakses untuk mendapatkan informasi soal Covid-19 adalah Covid19.go.id. Situs ini diluncurkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 18 Maret lalu.

Sebagai situs milik pemerintah pusat, dalam proses pengembangannya juga melibatkan berbagai pihak. Selain pemerintah, ada pula badan milik PBB seperti WHO, UNICEF dan lain-lain.

Ada pula keterlibatan dari dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan internasional. Keberadaan situs ini diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat soal informasi terkait Covid-19 yang selama ini beredar. 

Di dalam situs ini, kalian akan menemukan tiga langkah penting yang harus dilakukan masyarakat untuk menghadapi wabah Covid-19. Mulai dari cara mengurangi risiko penularan, hal yang harus dilakukan ketika sakit, hingga mencari informasi yang benar.

Hal yang cukup menarik adalah adanya 'Hoax Buster' yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui apakah informasi yang didapat hoaks atau bukan. Data yang disajikan dalam situs ini pun diperbarui secara real-time sehingga bisa menjadi acuan berbagai pihak.


Kementerian Kesehatan

Beragam artikel langsung akan ditemui saat pertama kali membuka situs milik Kementerian Kesehatan. (foto:Screen Capture)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyediakan situs khusus untuk memuat beragam informasi terkait Covid-19. Dengan mengakses infeksiemerging.kemkes.go.id, kalian akan menemukan beragam informasi yang dijamin valid.

Mulai dari cara penggunaan  masker, cara mencuci tangan yang baik dan benar, hingga cara mengisolasi diri sendiri dapat ditemukan. Selain itu, ada juga update tentang situasi terkini terkait perkembangan Covid-19 per harinya.


Daerah Istimewa Yogyakarta

Data terkini terkait jumlah pasien di Jogja langsung terlihat saat situs dibuka. (foto:Screencapture)

Daerah Istimewa Yogyakarta juga tidak ingin ketinggalan dalam memberikan update terkait kasus Covid-19 yang menjangkit warganya. Lewat situs corona.jogjaprov.go.id, kalian bisa mendapat beragam informasi soal virus ini.

Saat membuka situs tersebut, kalian akan langsung dapat menemukan berapa jumlah warga yang sudah diperiksa terkait Covid-19. Selain itu, akan terlihat jumlah pasien positif maupun negatif serta waktu terakhir diperbarui.

Tidak hanya itu saja, berita terkait imbauan dan kebijakan dari pemerintah provinsi juga bisa dilihat dalam situs ini. Jika penasaran soal persebaran kasus, kalian juga bisa meng-klik menu Map Covid-19 dan akan langsung ditunjukkan ODP, PDP, dan kasus positif. 


Jawa Tengah

Halaman depan situs menampilkan jumlah kasus lengkap dengan keterangan. (foto:Screen Capture)

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga turut meluncurkan situs resmi terkait dengan keberadaan waha Covid-19 di wilayahnya. Melalui situs corona.jatengprov.go.id, beragam informasi dapat langsung di akses.

Semua informasi terkait Covid-19 langsung disajikan pada halaman beranda. Kalian tidak lagi perlu repot untuk memilih menu saat akan mencari informasi lain. Data pasien positif dan juga ODP dan PDP juga langsung bisa terlihat. 

Tidak hanya itu saja, peta persebaran kasus juga sudah langsung bisa diketahui pada halaman ini. Termasuk juga rumah sakit rujukan dan beragam kumpulan berita hoaks yang beredar di masyarakat.


Jawa Barat

Halaman depan situs Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 milik Provinsi Jawa Barat. (foto:Screencapture)

Sebagai wilayah yang memiliki jumlah kasus pasien positif cukup banyak, Provinsi Jawa Barat juga menyediakan beragam info valid terkaid Covid-19. Informasi tersebut dapat diakses dengan mengunjungi pikobar.jabarprov.go.id.

Serupa dengan situs milik Pemprov Jateng, beranda dalam situs ini juga sudah langsung menyajikan beragam informasi yang dibutuhkan. Mulai dari jumlah kasus hingga peta persebaran dapat diketahui.

Selain itu, ada pula beragam informasi terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, beragam kebijakan yang diambil oleh Gubernur juga dapat diketahui dari halaman ini.

 


DKI Jakarta

Halaman depan situs milik Pemprov DKI Jakarta menampilkan beragam grafik terkait virus Corona. (foto:Screencapture)

Sebagai ibukota negara, Jakarta menjadi wilayah pertama yang memiliki situs informasi akurat soal kasus Covid-19. Diakses melalui halaman corona.jakarta.go.id, kalian akan disuguhi data terkini soal virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan tersebut.

Berbeda dengan situs lain milik Pemprov, sumber informasi valid Jakarta ini juga dilengkapi dengan data nasional. Masuk ke halaman beranda, kalian akan langsung disuguhi dengan total kasus secara nasional.

Jika mengklik tombol data, kalian akan disuguhkan dengan beragam grafik terkait persebaran pasien. Tidak sekadar lokasi, situs milik Jakarta juga memperlihatkan sebaran umur dan jenis kelamin dari pasien maupun suspect.

Berbagai arahan dan kebijakan yang dibuat pemerintah juga bisa ditemukan pada situs ini. Misalnya saja tempat-tempat wisata yang tutup sementara demi mencegah menyebarnya Covid-19.


Kawalcovid19

Beranda situs Kawalcovid19 yang merupakan situs non-pemerintah yang bisa dipercaya (foto:Screencapture)

Salah satu situs terpercaya non pemerintah yang memiliki informasi valid adalah kawalcovid19.id. Situs ini merupakan hasil karya dari warganet Indonesia yang ingin memberikan informasi tepat dan akurat bagi masyarakat.

Situs ini diprakarsai oleh sebagian relawan KawalPemilu karena melihat kesimpang siuran informasi yang beredar. Dalam keterangannya, situs ini menyebutkan jika didalamnya tergabung praktisi kesehatan, akademisi dan juga profesional.

Melalui situs ini, kalian bisa melihat statistik jumlah kasus yang ada di Indonesia. Selain itu, ada juga beragam informasi yang mengedepankan poin-poin yang didasarkan bukti dan fakta.


Jawa Timur

Beranda situs pengecekan mandiri terkait risiko terpapar virus Covid-19 milik Pemprov Jatim. (foto:Screencapture)

Jika provinsi lain mengeluarkan situs untuk informasi soal Covid-19, provinsi Jawa Timur justru berinovasi dengan meluncurkan website check up mandiri. Diberi nama Jatim Tanggap Covid-19, website ini bisa digunakan untuk mengetahui ada tidaknya risiko terpapar virus.

Prosesnya pun terbilang mudah dan berlangsung tidak sampai 2 menit. Kalian cukup mengetikkan checkupcovid19.jatimprov.go.id di browser dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengklik tombol Cek Kondisi Anda Sekarang. Setelah itu, akan muncul pertanyaan pertama yang berisi beberapa gejala. Ada kesulitan bernafas, nyeri dada, sulit untuk bangun, merasa kebingungan dan penurunan kesadaran.

Jika di jawaban pertama sudah menjawab ya, kalian akan langsung diarahkan untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat atau ke instalasi gawat darurat. Kalau menjawab tidak, akan dilanjutkan dengan beberapa pertanyaan lebih spesifik tentang kesulitan bernafas yang dialami.

Baru dipertanyaan ketiga, ditanyakan terkait demam, batuk, bersin, sakit tenggorokan dan sulit bernafas. Pertanyaan ini akan dilanjutkan dengan riwayat kunjungan dan kontak yang dilakukan selama 14 hari terakhir.

Jika sudah selesai, akan muncul kesimpulan yang menerangkan kondisi dan rekomendasi yang harus dilakukan. Kalian akan disarankan untuk mengkarantina diri sendiri jika di pertanyaan ketiga, dan keempat menjawab ya.

Kalian juga dilarang untuk keluar ke tempat umum dan bertemu dengan orang lain. Termasuk juga mengunjungi instalasi gawat darurat kecuali jika memang kondisi memburuk. Situs itu pun menyarankan untuk segera menghubungi Call Center Covid-19 milik Pemprov Jatim.

Agar hasilnya lebih mendekati akurat, kunci utamanya adalah kejujuran saat menjawab pertanyaan.Alat penilaian diri ini merupakan adaptasi dari Self Assesment Covid-19 milik British Columbia di Kanada. Diharapkan, dengan adanya alat penilaian diri ini, masyarakat lebih waspada namun tidak perlu panik. 

Meski diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, tetapi website ini juga bisa diakses oleh orang-orang di luar daerah. Hal yang membedakan hanyalah nomor kontak yang dihubungi jika hasilnya menyarankan untuk segera memeriksakan diri. Silahkan dicoba guys.


Alodokter

Situs milik Alodokter yang juga menyediakan pengecekan mandiri terkait risiko terpapar virus Corona. (foto:Screencapture)

Selain Kawalcovid19, situs non pemerintah lain yang juga bisa dijadikan sumber informasi adalah Alodokter. Platform kesehatan ini terbilang laris manis saat wabah Covid-19 merebak. Banyak artikel terkait Covid-19 yang dapat diakses di sini. 

Selain itu, serupa dengan situs milik Pemprov Jawa Timur, kalian juga bisa mengetahui risiko tertular Covid-19 lewat situs ini. Caranya adalah dengan mengunjungi halaman www.alodokter.com/coba-cek-risiko-infeksi-virus-corona-atau-covid-19.

Begitu membuka situs ini, kalian akan dipandu oleh asisten virtual untuk mengisi beragam pertanyaan. Begitu meng-klik tombol mulai tes, kita akan diminta untuk memasukkan nama. 

Setelah itu, asisten virtual akan menanyakan apakah kita mengalami demam 38 derajat celcius. Kemudian akan ditanyakan apakah ada batuk hingga sesak nafas. 

Selain itu, kita juga akan ditanya apakah ada riwayat bepergian ke wilayah terjangkit, baik di luar maupun dalam negeri dalam 14 hari terakhir. Kemudian yang terakhir adalah terkait riwayat kontak dengan pasien positif ataupun suspek dalam 14 hari terakhir.

Jika semua jawabannya tidak, maka akan diberitahukan jika kalian memiliki kemungkinan tertular kecil. Kemudian asisten akan menjelaskan terkait virus Corona dan cara pencegahannya.

Sementara jika ada jawaban ya, khususnya pada pertanyaan mengunjungi dan kontak dengan pasien positif, kalian akan dikategorikan memiliki risiko lebih besar. Asisten akan menyarankan agar kalian memeriksakan diri.

Kalian juga akan disarankan untuk mengkarantina diri sendiri dan hanya keluar untuk pergi berobat. Di akhir percakapan, virtual juga akan menawarkan untuk melakukan chat dengan dokter atau tidak. Selamat mencoba.


Related Articles
Interest
Gak Punya Kuota Buat Buka Situs? Update Coronavirus Bisa Lewat Whatsapp

Interest
Sejumlah Wilayah Sudah Terapkan PSBB, Kota Kalian Termasuk?

Interest
Jokowi Masih Enggan Lockdown, Sejumlah Wilayah Pilih Tutup Akses Mandiri