Interest

Yuk Kenali Istilah Seputar Coronavirus, Biar Nggak Panik dan Salah Langkah

Dwiwa

Posted on March 18th 2020

Merebaknya Coronavirus di berbagai negara memunculkan beragam istilah --yang mungkin terdengar asing di telinga awam. Misalnya saja Covid-19, lockdown, PDP, ODP dan berbagai istilah lain yang kini semakin sering dilontarkan.

Dalam setiap konferensi pers, pemerintah juga selalu menggunakan istilah tersebut untuk memberikan info kepada masyarakat. Nah, agar tidak salah tangkap dan panik, berikut kami rangkumkan makna istilah tersebut dari beragam sumber. 

Covid-19

 

Istilah ini merupakan nama resmi dari virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok. Covid sendiri merupakan kependekan dari coronavirus disease. Sedangkan angka 19 di belakangnya menjadi pertanda jika pertama kali kasus ini dilaporkan pada tahun 2019, tepatnya tanggal 31 Desember.

 

Lockdown

Istilah lockdown menjadi salah satu yang cukup populer akhir-akhir ini. Media sosial pun dipenuhi dengan tuntutan agar Indonesia melakukan lockdown seperti negara lain. Lalu apa makna dari kata ini?

Jika dihubungkan dengan kasus Covid-19, lockdown bisa diartikan sebagai pembatasan akses keluar masuk di suatu wilayah tertentu untuk menghindari penyebaran virus lebih luas.

Meski begitu, lockdown tidak serta merta bisa dilakukan. Harus ada banyak hal yang dipertimbangkan. Di antaranya adalah jaminan ketersediaan kebutuhan pokok dan juga stabilitas ekonomi yang akan terganggu.

 

Self Isolation 

Istilah ini dapat diartikan sebagai pengasingan atau pembatasan interaksi pribadi yang dicurigai terkena virus Corona dengan lingkungan sekitar seperti keluarga dan teman dekat. Proses ini dilakukan secara mandiri dan berlangsung di rumah.

Agar isolasi lebih efektif, dibutuhkan satu orang khusus untuk membantu menyediakan kebutuhan dari pribadi tersebut. Setiap kali akan berinteraksi, harus menggunakan alat pelindung diri seperti masker.

Setiap selesai mengantarkan beragam kebutuhan pribadi yang dicurigai juga harus rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir. Tujuan dari isolasi ini adalah untuk mencegah agar virus yang dicurigai ada tidak menyebar atau berpindah ke orang lain.

 

PDP

PDP ini merupakan singkatan dari Pasien Dalam Pengawasan. Istilah ini digunakan untuk orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 ataupun melakukan perjalanan ke negara terjangkit dalam  kurun waktu 14 hari.

Pasien ini juga menunjukkan gejala-gejala yang mirip dengan pasien positif Corona. Misalnya saja seperti demam tinggi diatas 38 derajat celcius, infeksi saluran pernafasan, hingga mengalami pneumonia berat.

 

ODP

ODP merupakan singkatan dari orang dalam pengawasan. ODP ini merupakan orang yang pernah berkunjung ke negara terjangkit dalam kurun waktu 14 hari terakhir dan mengalami beberapa gejala yang mirip Coronavirus.

 

Pasien Negatif

Sesuai dengan namanya, pasien negatif merupakan pasien yang saat dilakukan pengujian laboratorium tidak terbukti terinfeksi Covid-19. Meski begitu, untuk bisa memastikan pasien negatif, harus dilakukan beberapa kali tes.

Selain itu, istilah pasien negatif juga digunakan untuk menyebut pasien yang sudah terbukti sembuh dan bebas dari infeksi virus Covid-19.

 

Pasien Positif

Pasien positif digunakan untuk menyebut pasien yang terbukti terinfeksi Covid-19 saat dilakukan uji laboratorium. Hasil positif ini tidak selalu muncul saat tes pertama kali. Karena itu perlu dilakukan beberapa kali tes untuk memastikan.

 

Sosial Distancing

 

Istilah yang saat ini juga tengah populer adalah Social Distancing. Secara sederhananya, istilah ini berarti menarik diri dari kontak sosial. Kumpul-kumpul, arisan, kongkow ataupun aktivitas yang menyebabkan interaksi dengan banyak orang harus dihindari.

Utamakan untuk tinggal di rumah jika tidak ada hal yang sangat penting. Jika memang terpaksa harus bertemu dengan banyak orang, sebaiknya diberi  jarak 1 hingga 1,5 meter untuk mencegah terjadinya penularan.(*)

Artikel Terkait
Interest
Angka Kematian Coronavirus di Vietnam Nol, Ini 4 Rahasianya

Current Issues
Musim Panas Datang, Akankah Virus SARS-Cov-2 Jadi Tak Berdaya?

Interest
Jokowi Masih Enggan Lockdown, Sejumlah Wilayah Pilih Tutup Akses Mandiri