Interest

Kerja dari Rumah karena Coronavirus? 3 Hal ini Wajib Kalian Siapkan

Mainmain.id

Posted on March 15th 2020

Saat ini sejumlah orang tengah menanti kabar dari sekolah, kampus, atau kantor tempatnya bekerja. Apakah besok, Senin (16/3) akan ada kebijakan belajar atau kerja dari rumah.

Bagi kalian yang masih bersekolah mungkin tak akan jadi masalah besar. Yang perlu kalian lakukan adalah cukup membaca buku-buku pelajaran dari rumah. Mencoba soal-soal tes latihan, baik yang berbentuk fisik ataupun digital. Juga bagi kalian yang kuliah, mungkin tak banyak bedanya.

Tapi bagaimana dengan kalian yang sudah bekerja? Ada beberapa hal yang perlu kalian siapkan jika harus kerja dari rumah. Apa saja?

1. Pastikan akses internet lancar

Pastikan akses internet di rumahmu bisa menunjang kinerjamu. Sebab akan banyak pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan akses internet dari rumahmu. Misalnya untuk mengirimkan desain atau surat-surat yang butuh approval ke pimpinan atau kolegamu.

Jika kalian mengggunakan tethering dari ponsel, alangkah baiknya sediakan satu ponsel khusus yang dijadikan modem. Jangan ponsel yang kalian gunakan untuk komunikasi juga. Sebab baterainya akan lebih boros ketika digunakan tethering. Jika kalian tak berlangganan wifi, cobalah mulai berburu paket data murah di counter pulsa di sekitar rumahmu.

Di Amerika Serikat, para provider telekomunikasi langsung bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan sejumlah kantor dan instansi pemerintah akan kebijakan bekerja dari rumah. 

Comcast dan T-Mobile ---salah satu provider telekomunikasi terbesar di Amerika Serikat-- telah menangguhkan aturan kebijakan pembatasan data dan biaya tambahan untuk pelanggaannya selama 60 hari ke depan, selama pandemi coronavirus.

"Kami ingin pelanggan yang harus bekerja dan belajar dari rumah tak memikirkan lagi soal data (internet)," ujar pengumuman yang dibuat Comcast. 

Biasanya, Comcast membebankan biaya tambahan USD 50 per bulan untuk akses unlimited data. Atau $ 10 untuk setiap tambahan 50GB setelah pelanggan melebihi batas pemakaian 1TB.

Comcast juga membuat hotspot Xfinity Wi-Fi gratis di banyak tempat, di seluruh negeri. Hotspot biasanya gratis untuk pelanggan Comcast, sementara pelanggan provider lain harus membeli password untuk bisa menggunakannya. Kebijakan yang sama juga diterapkan AT&T dan T-Mobile. Mereka sama-sama melepaskan kebijakan pembatasan data. Bagaimana dengan di Indonesia ya? Semoga bisa ada kebijakan yang sama.

 

2. Siapkan software untuk meremote pekerjaan dari rumah

Jika selama ini kalian dalam bekerja di kantor menggunakan laptop, mungkin tak ada masalah. Juga ketika semua pekerjaan kalian di kantor sudah menggunakan penyimpanan sistem cloud. Tak akan ada masalah, mau kerja di rumah, di hutan, atau di pantai.

Tapi bagaimana jika kalian bekerja di kantor menggunakan PC. Data-data pekerjaan kantor ada di PC itu, alias tidak menggunakan sistem cloud. Masa sih kalian mau angkat itu PC ke rumah? meskipun dapat izin dari atasan? Males banget kan...

Nah untuk itu kalian perlu menyiapkan aplikasi yang bisa meremote antar komputer. Aplikasi ini nantinya lebih kalian butuhkan untuk menarik data yang ada di kantor ke laptop atau PC di rumah.

Apa saja aplikasi itu? Tim mainmain.id merekomendasikan berikut ini:

- Chrome Remote Desktop

Aplikasi buatan Google ini mengizinkan akses komputer antara komputer. Atau smartphone ke komputer via internet. Aplikasi ini gratis. Bisa digunakan lintas platform. Misalnya menyambungkan ponsel Android ke komputer atau laptop, yang menggunakan operating system Windows, Linux maupun MacOS. 

Untuk menggunakan aplikasi ini kalian terlebih dulu harus menginstallnya di komputer atau laptop yang akan kita remote. Caranya kunjungi situs Chrome Web Store (bit.ly/ChromeRemoteDesktop). Jangan lupa login di akun Google kalian terlebih dulu.

Yang perlu diingat, untuk menginstall aplikasi ini di komputer, kalian perlu login sebagai adminstrator. Atau setidaknya memiliki password adminstrator. Jadi, kalau Anda berniat menginstall aplikasi ini di komputer atau laptop kantor, pastikan dulu memiliki password adminstrator-nya. Jika tidak tahu, tanya saja teman bagian IT.

Setelah proses instalasi di komputer selesai, buka aplikasi Chrome Remote Desktop di komputer. Untuk memulainya kalian perlu tekan tombol “Enable remote connections”. Lalu buat PIN-nya. Masukan kembali password adminstrator komputer atau laptop kalian.

Selanjutnya kalian perlu menginstall aplikasinya di ponsel. Bisa Android atau iPhone. Masuk ke Play Store atau App Store lalu ketik “Chrome Remote Desktop”. Jangan lupa kalian harus tersambung dengan akun google yang sama. Antara yang di komputer dengan yang di smartphone.

Setelah aplikasi Google Remote Desktop terinstal di smartphone, otomatis di sana akan muncul nama komputer atau laptop kalian yang akan disambungkan.

Sekarang tinggal kalian menyambungkan. Tekan nama komputer Anda yang ada di layar smartphone. Lalu masukan PIN yang kalian buat di komputer atau laptop tadi. Tara, komputer atau laptop kalian kini bisa dikontrol dari ponsel. 

- Team Viewer

APLIKASI ini memiliki fungsi yang sama dengan Chrome Remote Desktop. Untuk menggunakan aplikasi ini kalian harus menginstalnya terlebih dulu di komputer dan di ponsel. Untuk aplikasi komputernya bisa didownload di teamviewer.com/id/download.

Saat aplikasi dijalankan akan muncul user dan password. User dan password itu yang kalian butuhkan untuk dimasukan ke ponsel.

Sekarang silakan install Team Viewer di smartphone. Cari di Play Store atau App Store. Setelah terinstal lalu masukan user Team Viewer yang tadi ada di komputer kalian.

Tekan tombol “Remote Control”. Masukan PIN. Kalau user dan password benar, ponsel dan komputer kalian sudah langsung tersambung.

Mainmain.id sudah lama menggunakan aplikasi ini. Kekurangan aplikasi ini satu: Berbayar. Team Viewer sedikit berbaik hati dengan menyediakan fitur non commercial use. Tapi seringkali mereka memblokir akses karena mengindikasikan kita menggunakannya untuk keperluan komersial.

Jika kita dianggap menggunakan Team Viewer gratis untuk keperluan komersial, maka akses koneksinya hanya dibatasi hanya beberapa menit. Penulis sekali terblokir ketika menggunakan aplikasi ini untuk me-remote komputer ke komputer. Tapi untuk penggunaan remote dari komputer ke ponsel sejauh ini aman-aman saja.

Team Viewer memiliki fitur yang lebih lengkap dari Chrome Remote Desktop. Misalnya adanya fitur instant messages. Jadi, misalnya Anda sedang mengajari seseorang mengerjakan sesuatu di komputer, kalian bisa saling chat. Juga adanya fitur file transfer. Fitur itu memudahkan kita bertukar file antar komputer ke ponsel. Aplikasi-aplikasi sejenis yang bisa Anda coba juga antara lain AirMirror, Microsoft Remote Desktop dan AnyDesk Remote PC/Mac Control. 

 

3. Pastikan penyimpanan cloud bisa digunakan untuk membagikan informasi pekerjaan

Jika kalian tiap hari harus bekerja secara tim, mungkin sebaiknya pastikan kapasitas penyimpanan cloud-mu tidak ada kendala. Ya, misalnya kalian bekerja sebagai desainer, lebih baik kalian membagikan desain kerjaan kalian ke cloud. Daripada dikirim satu per satu ke anggota timmu. Itu akan sangat tidak efektif dan membuang kuota data. Ingat, provider di Indonesia belum memberikan kebijakan unlimited data seperti di Amerika Serikat.

Jadi, jika kalian saat ini sudah menggunakan Google Drive, ada baiknya pastikan kapasitasnya masih banyak ruang kosong. Kalau sudah mepet dan kalian malas menggunakan kapasitas tambahan yang berbayar, ya kurangin dulu kapasitas Google Drive-mu sekarang. Ada tips lagi sih, bikin akun Google baru saja biar dapat kapasitas baru untuk Google Drive.(*)

Artikel Terkait
Interest
Cegah Coronavirus di Penjara, Iran Bebaskan 54 Ribu Narapidana

Interest
Sebut Corona 'Chinese Virus', Lana Condor 'To All the Boys' Kritik Trump

Interest
Belajar dari Corona, Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Pandemi Selanjutnya?