Interest

Lockdown, Warga Italia Saling Menguatkan dengan Bernyanyi Bersama dari Balkon

Vita Kartika

Posted on March 15th 2020

Lockdown di Italia, warga solidaritas menyanyi bersama dari balkon masing-masing (Reuters)

Pemberlakuan lockdown di Italia --sebagai upaya mencegah penularan wabah virus COVID-19-- kini sudah memasuki hari keempat. Berbagai foto dan video beredar di media sosial tentang betapa sepinya kota-kota di Italia saat ini. Mulai dari Grand Canal di Venesia, Colloseum, dan sederet tempat bersejarah lainnya di Roma, museum Vatikan, pusat mode dan perbelanjaan di Milan, dan berbagai destinasi wisata di Italia lainnya.

Yup, sejak hari Kamis 12 Maret 2020 lalu, pemerintah Italia resmi memberlakukan lockdown secara nasional. Lockdown sendiri bisa diartikan sebagai pengawasan ketat di seluruh penjuru negara.

Lockdown ini diberlakukan dengan memperketat pengawasan di area perbatasan, hingga menutup semua toko dan kegiatan publik, kecuali toko makanan, supermarket, dan apotek. Perdana Menteri Giuseppe Conte menyatakan, pemerintah akan menutup seluruh operasional bar, restoran, salon, perusahaan, dan berbagai destinasi wisata di seluruh penjuru Italia.

Salah satu warga di Italia yang memainkan alat musik di balkon rumahnya (The Independent)

Di tengah duka dan kecemasan itu, masyarakat Italia ternyata punya semangat untuk bangkit bersama. Mereka punya cara sendiri untuk menguatkan dan menghibur satu sama lain di tengah tragedi wabah yang tengah terjadi.

Dilansir dari The Guardian, masyarakat Italia yang tinggal di deretan apartemen terlihat menyanyi dan memainkan alat musik secara bersahut-sahutan di balkon mereka masing-masing. Hiburan yang berlangsung secara spontanitas ini tentu bagaikan oase di tengah kondisi sekitar yang sudah seperti kota mati.

Dari kota-kota di wilayah Italia Selatan seperti Salerno dan Naples hingga Palermo dan Turin di wilayah Utara, para penghuni gedung apartemen, flat, dan blok pemukiman secara terus-menerus bergantian menyanyikan lagu, menari, dan memainkan alat musik. Bahkan, ada pula yang mengeluarkan instrument DJ-nya ke balkon!

Di salah satu distrik di Roma, masyarakat saling menghibur sembari menyanyikan salah satu lagu daerah berjudul Volare. Penyanyi opera ternama, Maurizio Marchini bahkan turut menyanyikan lagu opera populer berjudul Nessun Dorma dari Puccini dalam opera Turandot dengan suara tenor indahnya di balkon apartemennya yang berlokasi di Florence.

Seorang warga menghayati lagu yang dimainkannya dengan alat musik akordion (The New York Times)

“Di bangunan flat seberang jalan, aku melihat sepasang suami istri dengan anaknya yang masih kecil. Ibunya menggendong sang anak, sedangkan ayahnya memainkan alat musik mainan anaknya. Mereka melambaikan tangan padaku, dan aku melambai balik. Kami tak pernah bertemu sebelumnya.”

“Tak lama kemudian aku mendengar suara ritme dari alat penggorengan yang diketuk. Ada dua perempuan lanjut usia, tubuhnya kecil dan terlihat rentan, namun mereka sangat semangat menyebarkan cinta ke seantero kota melalui lagu yang mereka nyanyikan. Aku secara spontan langsung mengambil alat penggorenganku dan mengikuti ritme lagu mereka. Setelah cuaca menjadi dingin, kami saling melambai dan masuk ke apartemen masing-masing,” tutur Matteo Colombi, salah seorang penduduk di Florence sebagaimana dilansir dari The Guardian.

Berbagai versi video amatir yang menampilkan masyarakat Italia menyanyi, menari, dan bermain musik bersama dari balkon mereka masing-masing pun viral di media sosial. Salah satu video menunjukkan penduduk apartemen di Milan yang menari dan bertepuk tangan terhadap alunan lagu La vita è bella, yang artinya “Life is beautiful”.

Sebuah video yang berlokasi di Siena, Tuscany, bahkan sudah ditonton lebih dari 600.000 kali di Twitter. Video tersebut menampilkan seorang warga yang menyanyikan lagu tradisional Canto della Verbena, yang salah satu liriknya memuat frase penuh semangat “long live our Siena!”.

Lagu lain yang juga marak dinyanyikan adalah lagu yang cukup populer di Italia pada tahun 1990an silam yang berjudul Grazie Roma. Liriknya memang sangat sesuai dengan kondisi terkini para penduduk di Italia; “Tell me what it is which makes us feel like we’re together, even when we’re apart”

Dilansir dari Worldometer, hingga artikel ini ditulis pada 15 Maret 2020 pukul 12 siang, Italia memang masih menjadi negara kedua dengan total kasus positif coronavirus terbanyak setelah Tiongkok. Dari 21.157 kasus, terhitung ada 1.441 korban meninggal dunia dan 1.966 pasien yang dinyatakan sembuh dan negatif coronavirus.

Well, lagu memang adalah bahasa yang universal. Lirik yang penuh semangat dan alunan nada yang menguatkan hati tentu menjadi pelipur yang membahagiakan di situasi genting seperti ini.  Semoga wabah ini cepat berlalu, ya. Stay safe and stay strong, everyone! (*)

Related Articles
Interest
Di Tengah Coronavirus, Warga Tokyo Masih Berbondong-bondong Nikmati Musim Sakura

Interest
Disiplinkan Warga agar Diam Di Rumah, Robot Dalek Lakukan Patroli di Inggris

Current Issues
Begini Efeknya Kalau Kalian Pakai Maskernya Gak Bener...