Entertainment

Tok! Pledis Umumkan Tanggal Seventeen Masuk Weverse

Delima Pangaribuan

Posted on March 12th 2020

(Vlive) 

Carat --sebutan fans Seventeen-- lagi heboh. Gegaranya, Pledis mengumumkan bakal memasukkan Seventeen --boy group asuhan mereka-- ke Weverse. Rencana itu disampaikan dalam rapat tahunan Big Hit Label sebagai pihak yang punya Weverse.
 
Weverse sendiri merupakan platform media sosial yang khusus dibangun sama beNX Corp, anak perusahaan Big Hit Label. Aplikasi ini buat interaksi antara idol dan penggemarnya.
 
Sejauh ini sudah ada tiga idol group yang tersedia di Weverse. Yakni BTS, TXT, dan GFRIEND. Seventeen saat itu diumumkan akan jadi artis yang keempat. Tapi waktu itu belum ketahuan kapan realisasinya.
 
Nah, hari ini Pledis akhirnya mengumumkan tanggal pasti Seventeen akan bergabung di Weverse. Pengumuman itu disampaikan langsung lewat tautan yang dibagikan akun resmi Seventeen @pledis_17 di Twitter. 
 
"Komunitas fans global Seventeen 'Seventeen Weverse' akan mulai dibuka pada Selasa, 17 Maret 2020, pukul 14.00 (KST)," tulis Pledis dalam keterangan tersebut. Mereka juga akan memberikan pengumuman lebih lanjut mengenai aturan penggunaan Weverse.
 
Rencana itu awalnya sempat mendapat penolakan keras dari Carat. Alasannya, Seventeen sudah punya Fancafe yang biasa mereka gunakan buat berkomunikasi dengan para fans.
 
Aturan Fancafe pun lebih ketat daripada Weverse. Sehingga, menurut fans, para haters nggak akan mudah buat menyampaikan ujaran kebencian atau hate comments ke para member.
 
Penolakan itu pun menjadi trending di media sosial. Mereka menuntut Pledis tetap menjalankan Fancafe saja demi kenyamanan bersama, baik fans maupun member Seventeen sendiri. Postingan soal Weverse di akun Seventeen itu pun langsung dibanjiri komentar sama Carat. 
 
"Kenapa pindah dari Fancafe? Kenapa mengubah sesuatu yang sudah ada dan masih oke-oke aja buat Seventeen dan Carat?!" protes akun @17_HAMZZI. 
 
"Weverse itu aplikasi yang buruk. Kembalikan saja Instagram mereka. Carat butuhnya Fancafe dan Instagram," sahut akun lainnya @saysebentin. 
 
Sementara itu, fans di Korea Selatan mulai menaikkan tagar #오늘만큼은_용기를내서_공카지키자고_소리질러 (sampai hari ini kami akan berani dan berteriak untuk melindungi mereka) dalam rangka melawan keputusan Pledis ini. 
 
Para fans khawatir dengan bergabungnya Seventeen ke Weverse, para member bakal mengalami kesulitan karena kemungkinan menerima hate comments lebih besar. Namun, ada juga yang berpendapat kalau Weverse ini cuma salah satu platform yang dipakai Seventeen aja, bukan berarti Fancafe mereka tutup.
 
"Carat, kita harus ingat kalau ada banyak orang di belakang yang bekerja keras untuk membuat Weverse Seventeen, dan bisa dipahami kalau mereka (Pledis) nggak mendengarkan fans sementara beberapa orang menghabiskan waktu berbulan-bulan menyiapkan profil Seventeen di sana, akan sangat keterlaluan kalau mereka sudah bekerja keras untuk sesuatu yang sia-sia. 
 
Aku membaca tweet "Kami nggak meminta Weverse". Kalian memang nggak perlu minta, sebagai fans yang perlu kalian lakukan adalah mendukung Seventeen bagaimana pun caranya, khususnya ketika agensi mereka melakukan sesuatu yang nggak disukai fans," cuit @svtsmusic. (*)
 
Artikel Terkait
Entertainment
Big Hit Labels Rencana Debutkan 3 Grup sampai 2022

Korea
CL, Eks Member 2NE1, Gabung ke Weverse

Korea
Siap-siap Sambut Empat Idol Group Lagi dari Kerajaan Big Hit Labels