Interest

Kebahagiaan Model Difabel Jillian Mercado Debut di NYFW

Mainmain.id

Posted on March 10th 2020

Jillian Mercado (Pinterest)

 

Fashion show merupakan ajang bagi para desainer menunjukan hasil karya terbaru mereka di runway. Kita terbiasa dengan melihat para model yang tinggi semampai untuk memperagakan busana.

Namun, New York Fashion Week (NYFW) kali ini berbeda. ‘The Blond’s Fall 2020 Show’ tak hanya memakai model ‘mainstream’ namun mereka juga menghadirkan model difabel, Jillian Mercudo.

Jillian Mercado adalah seorang model difabel yang baru saja debut bulan Februari lalu di ‘The Blond’s Fall 2020 Show’. Jillian berkata, “Bagi pecinta fashion melihat runway merupakan sesuatu yang bisa membawa rasa kebersamaan tanpa peduli ras, asal dan rupa.”

Tahun ini NYFW dirasa mengalami ‘kemunduran’ karena hanya ada sedikit desainer yang menunjukan busana dan model plus size. Maka dari itu, inilah yang membuat ‘The Blond’s Fall 2020 Show’ menjadi runway paling menonjol.

 

Debut Jillian di runway NYFW 2020. (Teen Vogue)

 

Jillian yang terus-menerus berjuang ‘mengangkat’ kaum difabel ke dunia fashion akhirnya memiliki karir yang melejit. Debutnya di NYFW merupakan momen puncak yang akan menjadi sejarah kemenangannya di runway.

Sebelumnya ‘The Blond’ juga merayakan keberagaman dengan model size plus Denise Bidot musim lalu. Ia waktu itu menghadiri acara ini dan berharap suatu saat ia bisa melenggang di catwalk. Siapa sangka, ternyata impian Jillian kali ini terwujud dan ia berhasil melenggang di catwalk dengan kursi rodanya.

 

(Teen Vogue)

 

“The Blond selalu mengedepankan diversity dan mereka sangat empower kaum difabel sepertiku," ujar Jillian.

Saat di runway, Jillian mengenakan busana glamor dengan hiasan kepala yang dibalur emas. "Aku tampak seperti bangsawan," katanya. "Aku tampak seperti bagian dari lukisan legendari yang ada di sebuah museum di Paris atau Venesia. Ini sangat ajaib. Saya merasa hebat dan luar biasa!” imbuhnya.

 

(Teen Vogue)

 

Model yang menderita spastic muscular dystrophy ini lalu mengatakan, “Walaupun aku seorang penyandang disabilitas, saya tidak perlu menjadi ‘pendorong’ orang lain untuk aware. Orang harusnya memiliki kesadaran akan kaum difabel tanpa harus ‘diajarkan’, tetapi saya memilih untuk ‘mengajarkan’ orang-orang untuk aware akan kaum difabel dengan platform yang saya miliki untuk menjangkau lebih banyak orang, ” jelas Jillian.

Debut Jillian di NYFW adalah langkah besar dan awal perubahan di dunia fashion. Semoga ke depan semakin banyak lagi model-model difabel di negara-negara yang menjadi pusat mode dunia! (*)

Related Articles
Interest
Kehilangan Pendengaran Bukan Berarti Tidak Punya Kesempatan, Pria Ini Beri Bukti

Portrait
3 Seniman Difabel ini Sukses Menjadi Legenda

Tech
Facebook Kembangkan Fitur Baru yang Ramah Disabilitas