Current Issues

Coronavirus Bikin Starbucks Larang Penggunaan Tumbler dan Gelas Pribadi

Kezia Kevina Harmoko

Posted on March 7th 2020


Sejumlah perusahaan dengan berbagai cara terus mencegah penyebaran Coronavirus. Termasuk kedai kopi, Starbucks. Mereka mengeluarkan kebijakan melarang penggunaan tumbler dan gelas pribadi.

Kebijakan yang diberlakukan di seluruh dunia ini tentu aneh. Sebab, selama ini Starbucks justru mendorong konsumennya menggunakan tumbler untuk membeli minumannya. Bahkan, pembelian dengan tumbler biasanya mendapatkan diskon spesial.

Ya, maklum mereka juga berjualan tumbler di kedainya. Tapi, sebenarnya kampanye penggunaan tumbler itu lebih pada mendorong orang-orang untuk lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan gelas sekali pakai.

Nah, selama coronavirus menyebar, kebijakan melarang penggunaan tumbler dan gelas pribadi diberlakukan. Pelanggaran ini berlaku sejak 4 Maret lalu. Disampaikan lewat situs resmi mereka.

Starbucks menyebut perlu melakukan beberapa langkah mereka untuk mencegah penyebaran virus yang nama resminya COVID-19 itu. Langkah-langkah tersebut di antaranya adalah peningkatan kebersihan dan sanitasi toko, skenario pelaporan dugaan infeksi virus, dan larangan penggunaan personal cups atau tumbler serta peralatan santap di tempat.

Larangan penggunaan tumbler dan gelas pribadi serta peralatan santap di tempat berkaitan dengan penyebaran virus COVID-19 melalui cairan droplet saat bersin atau batuk. Saat kita bersin atau batuk tak menutup kemungkinan cairan droplet itu nempel di peralatan makan kita.

Tidak menutup kemungkinan kita tidak mencuci secara bersih peralatan tersebut, sehingga virus dapat bertahan di permukaan peralatan. Dilansir dari livescience.com, virus COVID-19 dapat bertahan hingga 9 hari pada benda mati. Sedangkan virus flu hanya bisa bertahan 2 hari.

Langkah larangan ini juga bertujuan untuk melindungi para staf Starbucks yang setiap hari menemui berbagai orang dari segala daerah dan negara. Diketahui juga salah satu pegawai Starbucks di Seattle telah dinyatakan positif virus COVID-19, walaupun belum diketahui secara jelas dari mana virus tersebut ditularkan.

Di kedainya itu Starbucks langsung menutup dan melakukan pembersihan secara menyeluruh. Pemindahan lokasi bisnis juga direncanakan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.(*)

 

 
Related Articles
Current Issues
Awas! Hoaks Starbucks Larang Karyawannya Ucapkan Selamat Natal

Current Issues
Jauhkan Hand Sanitizer dari Paparan Panas Matahari, Terutama di Dalam Mobil

Current Issues
Musim Panas Datang, Akankah Virus SARS-Cov-2 Jadi Tak Berdaya?