Current Issues

Donald Trump Kucurkan Dana 8,3 Miliar USD Untuk Atasi Corona

Surya Dipa Nusantara

Posted on March 6th 2020

Dalam sebuah pidatonya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berencana akan tandatangani keputusan untuk memberi kucuran dana sekitar 8,3 milliar dollar Amerika untuk menangkal epidemi Corona. Nantinya, aliran dana itu akan digunakan pemerintah untuk memberikan layanan vaksin, tes, dan perawatan intensif bagi para warga Amerika.

Menurut Trump, langkah ini ia pilih untuk meredam ketakutan publik, dan merupakan sebuah bentuk respon yang cukup tanggap oleh pemerintah dalam menghadapi virus yang telah hampir tersebar ke seluruh dunia itu.

Selain untuk mencegah virus, dana itu juga digunakan Trump untuk mempertahankan Amerika di pasar modal. Karena, sejak kemunculan Corona, ekonomi dunia menjadi cukup lesu. Dan fenomena tersebut mengancam ekspansi ekonomi Amerika Serikat yang telah diupayakan selama satu dekade belakangan.

"Orang-orang Amerika mencari kepemimpinan dan menginginkan kepastian bahwa pemerintah mereka bertanggung jawab melindungi kesehatan dan keselamatan mereka," kata Senator Patrick Leahy.

Wabah Corona memang tengah membayang-bayangi Amerika Serikat. Sejak diumumkan pada 31 Desember 2019 silam, kini telah ada 12 korban meninggal dunia diakibatkan terinfeksi virus Covid-19 tersebut. Oleh sebab itu, Trump merasa harus mengambil langkah cepat untuk memerangi epidemi Corona.

Kebijakan yang ditempu Trump juga bertujuan untuk membasmi cukong-cukong farmasi yang memanfaatkan kepanikan massa dengan menaikan harga dagangan mereka. Seperti masker, vaksin, obat-obatan, hiingga hand sanitizer.

Padahal, sebelumnya, menurut wawancara Sean Hamity dari Fox News dengan Trump, ia tampak cenderung meremehkan virus Corona, dan menuding bahwa angka kematian 3,4 persen yang dirilis WHO adalah ‘angka palsu’. Namun seiring fenomena itu telah memapar warganya, Trump tampak kebakaran jenggot dan turut diterpa kepanikan.

“Saya pikir keadaan agar segera membaik jika presiden tidak menentang para ahli dan ilmuwan,” tutur Raul Ruiz, salah satu dokter di Amerika Serikat yang juga setuju atas keputusan Trump.

 

Related Articles
Current Issues
EPA Rilis Disinfektan Mujarab Untuk Basmi Virus Corona

Current Issues
Amerika Serikat Mulai Uji Coba Vaksin Penangkal Coronavirus

Interest
Donald Trump Negatif Coronavirus