Sport

Kontroversi di Piala Dunia 2018!?

(Sejauh ini)

Hakiki Hijriawan

Posted on July 4th 2018

Gemuruh Piala Dunia makin menegangkan. Yap, nggak kerasa udah memasuki minggu ketiga. Artinya, babak 16 besar pun udah hampir selesai, tinggal menyisakan beberapa pertandingan aja. Nah, biasanya nih, dibalik keseruan pasti ada aja hal yang kontroversi selama perhelatan. Mau tahu apa aja? Simak yuk 4 hal yang mengundang kontroversi selama Piala Dunia 2018 versi main main.

Polemik Ball to the Hand

Handball yang menjadi kontroversi kala laga Rusia melawan Spanyol (via: Sportingnews)

Belum lama ini Spanyol harus tersingkir di babak 16 besar. Tim asuhan Fernando Hierro itu kalah lewat drama adu penalti dari Rusia. Namun, pertandingan ini sempat mengundang kontroversi loh. Tepatnya ketika penalti yang diberikan wasit Bjorn Kuipers kepada Rusia pada menit 41. Sebab, dalam tayangan ulang, tangan Gerard Pique terlihat nggak sengaja mengenai bola. Namun, wasit tetap memberikan penalti untuk Rusia. Hal itu pun sempat terjadi saat pertandingan Argentina melawan Nigeria. Bedanya, wasit Cuneyt Cakir enggan memberikan penalti untuk Nigeria. Karena, dia menilai Marcos Rojo tidak dalam posisi handball. Justru wasit menganggap posisi bola yang mengenai tangan atau ball to the hand. Nahloh, kok bisa beda keputusan gitu yaa.

VAR (Video Assistant Referee) hasilkan banyak penalti

Penggunaan VAR sering jadi bahan meme, apalagi setiap ada keputusan yang kontroversial (via: Twitter)

Teknologi VAR (Video Assistant Referee) diuji kali pertama di Piala Dunia 2018. Sebenarnya kehadiran VAR ini udah jadi kontroversi dari sebelum Piala Dunia dimulai loh. VAR dinilai menghilangkan keindahan sepak bola, wasit nggak lagi teguh dengan keputusan di lapangan. Benar aja, dari 36 laga di babak fase grup, setidaknya 20 penalti udah diberikan oleh wasit di lapangan. Dan 9 diantaranya berasal dari keputusan wasit setelah melihat VAR. Kekecewaan itu juga dilontarkan pelatih Iran, Carlos Queiróz yang merasa dirugikan dengan VAR. “Kesalahan dalam sepak bola itu jadi hal lumrah sebelum adanya VAR, tapi lihat semua tentang keputusan. Saya kira semua orang setuju bahwa VAR tidak berjalan dengan baik,” ujarnya dilansir dari salah satu media penyiaran di Autralia.

Selebrasi timbulkan hukuman

Makanya kalo selebrasi nggak usah bawa unsur politik segala (via: Sportingnews)

Swiss tampil luar biasa di matchday kedua fase grup E dengan mengalahkan Serbia 2-1. Mereka berhasil melakukan epic comeback sebelum tertinggal lewat gol Mitrovic pada menit ke 5. Xhaka dan Shaqiri berhasil mencetak gol sekaligus membawa mereka mengantongi tiga poin. Tapi, dibalik itu semua ada hal yang harus dikorbankan. Xhaka dan Shaqiri mendapat hukuman dari Fifa karena selebrasi kontroversialnya, duh. Kedua pemain itu menautkan kedua tangannya menyerupai burung, yang diduga sebagai lambang dari negara Albania atau biasa disebut “Albania Eagles”. Emosi yang meluap diakui oleh Shaqiri dan Xhaka. Usut punya usut, kedua pemain tersebut memang memiliki keturunan darah Kosovo. Polemik politik di antara Serbia dan Kosovo masih berlanjut hingga sekarang, karena itu mereka didena sekitar 7.500 pounds atau sekitar Rp 141 juta.

Gaya Parlente Maradona

Nggak cuma style-nya aja yang heboh, ekspresinya juga nggak ada duanya lho! (via: time)

Bukan Maradona kalu nggak menimbulkan kontroversi. Sampai sekaranga aja, gol tangan tuhannya di Piala Dunia 1986 masih terbesit di benak para pecinta bola. Kali ini, sang legenda datang ke Rusia demi mendukung Argentina, bahkan dia nggak pernah absen tiap Argentina bertanding. Eits, tapi kamu harus lihat gayanya. Dirinya tertangkap sedang asyik menghisap cerutu di tribun VIP ketika matchday pertama grup D melawan Islandia, ckckck. Padahal dengan jelas terpampang larangan untuk nggak merokok di dalam stadion, duh. Udah gitu, dirinya gemar memakai dua jam tangan. Doi sih ngakunya untuk melihat waktu di dua ngeara berbeda, satu untuk Argentina dan satu untuk waktu di Rusia. Hadehh, legenda mah bebas yahh, hahaha.

Related Articles
Sport
A Week in Review World Cup: Kejutan Bertebaran, Kekalahan Memalukan

Sport
A Week in Review: Favorit Belum Tentu Jadi Nomor Wahid

Sport
Spasiba, Russia!

Meet The Creator



Mainmain.id

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI