Current Issues

'Parasite' Membuka Mata Dunia Tentang Kehidupan Warga Korea di Banjiha

Hani Ayu Rahmatiah

Posted on February 16th 2020

Keberhasilan film Parasite memboyong 4 Piala Oscar membuat dunia bisa melihat kehidupan warga Korea Selatan secara utuh. Terutama mereka yang berasal dari masyarakat menengah ke bawah, yang tinggal di 'Banjiha'. 

Banjiha merupakan apartemen semi bawah tanah yang menjadi tempat tinggal keluarga Kim Ki-Taek di film tersebut. Bukan halu-haluan, keadaan tempat tinggal keluarga Kim tersebut memang nyata adanya di Korea Selatan.

Seperti dilansir Los Angeles Times, pada 2015 setidaknya ada lebih dari 36.0000 warga Korea Selatan yang tinggal di Banjiha. Untuk tinggal di hunian seperti warga tetap harus sewa. Sewanya berkisar USD 200 - USD 500 perbulan. Tentunya nilai itu berbanding jauh dengan harga sewa apartemen yang layak di Seoul, yang rata-ratanya mencapai USD 1200 - USD 1400 perbulan.

Dengan selisih harga yang sejauh itu, para penghuni Banjiha harus rela tinggal di ruangan sempit semi bawah tanah, yang lembab dan minim sinar matahari. Bahkan, mereka tidak bisa membedakan keadaan siang dan malam saat berada di dalamnya.

Belum lagi ketika hujan deras mengguyur, para penghuni banjiha harus siap-siap terkena banjir lantaran posisi tempat tinggal mereka yang berada di bawah tanah dan seringkali berada di dekat drainase gedung besar.

Oleh sebab itu, diangkatnya realita kehidupan penghuni banjiha di dalam film ini membuat sejumlah warga Korea Selatan merasa relate. Salah satunya ialah Kim Da-hye (29).

Seperti dilansir The New York Times, Kim Da-hye menuturkan seberapa relatable film ini dengan kehidupannya. “Di awal film saat menampilkan seorang pemabuk buang air di jalanan (dan masuk ke rumah), aku tidak merasakan hal tersebut lucu. Justru sakit karena saya juga memiliki pengalaman yang sama,” tuturnya.

FYI, beberapa banjiha di Korea Selatan banyak yang sudah berusia uzur.  Ada yang sudah dibangun sejak 1970an. Mulanya dibangun sebagai tempat berlindung dari serangan Korea Utara. Namun tempat perlindungan kemudian diubah menjadi unit sewa seiring dengan tingginnya permintaan tempat tinggal di Korea Selatan.

Pada saat banjir besar 2010 di Seoul, ada sekitar 9000 banjiha yang rusak. Hal itu menuntut Pemerintah Kota Seoul mempersiapkan hunian lain yang lebih layak. Meskipun saat ini banjiha tetap tersedia sebagai pilihan terakhir untuk tinggal bagi masyarakat Korea Selatan yang berada di kelas menengah ke bawah.(*)

Related Articles
Entertainment
Kompak Hadiri Oscar, Parasite Raih 3 Penghargaan Sekaligus!

Entertainment
Tilda Swinton Akan Bintangi Parasite ala Hollywood Besutan HBO

Entertainment
Kemenangan 'Parasite' hingga Billie Eilish, ini 5 Momen Bersejarah Oscar 2020