Pop-Sci

Memperingati Hari Radio Sedunia: Apa Bedanya dengan Podcast?

Delya Oktovie Apsari

Posted on February 13th 2020

(Radio.co)

 

Selamat Hari Radio Sedunia! Siapa nih yang sampai saat ini masih setia dengerin radio?

Radio memang bakal selalu menempati tempat spesial di hati kita. Buat generasi Z, nggak jarang radio dijadiin perantara kirim-kirim salam unyu buat gebetan. Bagi milenial yang udah bawa kendaraan sendiri, radio jadi partner dengerin musik sambil bikin video klip nempelin pipi ke jendela waktu hujan rintik-rintik. Aduhai!

Nah, di tahun 2020 ini, nggak cuma radio yang nemenin keseharian kita. Podcast, yang mirip-mirip nih sama radio, juga lagi ngetren.

Sebenernya apa sih bedanya radio sama podcast?

 

1. Terjadwal VS On-Demand

Desta & Gina in the Morning (Prambors)

 

Menurut Laura Shenton dari Radio.co, sebuah online radio station asal Manchester, Inggris, perbedaan utama antara live radio dan podcast adalah soal jadwal dan kebiasaan pendengar.

Live radio punya jadwal yang sudah saklek dan wajib dituruti. Akhirnya, audiens yang baru dengerin radio di tengah-tengah acara ketinggalan banyak. Inilah mengapa announcer harus sering-sering perkenalan ulang nama diri, judul acaranya, nama station, serta topiknya lagi bahas apa.

Nah, kalau podcast, pendengar bisa mengunduh atau stream episode kapanpun mereka mau. Jadi announcer nggak perlu mengulang-ulang.

 

2. Merangkul massa lebih luas VS niche

Beda platform, beda jangkauan audiens juga. Kalau radio bisa merangkul massa yang lebih luas lewat konten yang memiliki topik macam-macam.

Sedangkan podcast audiensnya lebih niche, yang berarti lebih terfokus dan terbatas. Misal podcast 'Do You See What I See'-nya Rizky @mister.popo. Pendengarnya ya kebanyakan orang-orang yang memang penasaran sama hal mistis. Sedangkan podcast 'K-Pop Daebak'-nya Eric Nam cocok buat penggemar K-Pop maupun budaya dan musik Korea in general.

 

3. Live VS Pre-Recorded


Walaupun radio juga bisa menyiarkan konten pre-recorded, tapi sebagian besar acara mereka dilakukan secara live. Ini artinya, live radio nggak bisa diedit kalau sudah disiarkan. Sedangkan podcast, yang pre-recorded, mudah diedit setelah direkam.

 

Kalau kamu gimana? Lebih suka dengerin radio atau podcast? (*)

Related Articles
Pop-Sci
Podcast, (Masih Jadi) Media Audio Masa Depan (?)

Pop-Sci
Trending Google 2019: Bucin Sampai Unicorn Jadi Istilah Paling Banyak Dicari

Interest
Ditunggu Para Netizen, Show Cerita Cintaku by Raditya Dika Ada di YouTube

 

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda