Current Issues

Thanatos, Dinosaurus Baru Anggota Keluarga T-Rex Ditemukan Ilmuwan Kanada

Surya Dipa Nusantara

Posted on February 11th 2020

 

Sekelompok ilmuwan asal Kanada mengumukan, bahwa mereka telah menemukan sebuah spesies dinosaurus baru. Penemuan baru ini, memiliki kaitan sejarah yang cukup kental dengan Tyrannosaurus Rex atau T-Rex, yang berkelindan di sekitar Amerika Utara pada 80 juta tahun lalu.

Para peneliti, menamakan temuan spesies baru mereka ini dengan sebutan Thanatos. Atau, dalam bahasa Yunani dikenal dengan Thanatotheristes degrootorum. Spesies ini dianggap sebagai anggota tertua dari keluarga T-Rex, karena wilayah hidupnya yang sama yaitu Amerika Utara, dan memiliki ukuran tubuh yang hampir serupa, yaitu panjangnya sekitar 8 meter.

“Kami memilih nama Thanatos karena sesuai dengan tipikal spesies ini. Hewan ini adalah tipikal predator, dan pembunuh, dan merajai Kanada pada saat itu,” ujar Darla Zelenitsky, asisten profesor paleobilogi dinosaurus di Universitas Calgary, Kanada, dilansir dari AFP.

Jika dibanding dengan T-Rex—spesies dinosaurus paling terkenal—Thanatos memiliki riwayat perburuan yang lebih panjang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Calgary, T-Rex mulai berburu mangsanya pada 66 juta tahun silam. Sementara, Thanatos disinyalir telah merajai rimba sejak 77 juta tahun silam. Maka, mereka disebut-sebut sebagai saudara tertua dari spesies dinosaurus setipikal T-Rex.

 

 

Spesimen Thanatos, mulanya ditemukan oleh mahasiswa PhD Universitas Calrgary, Jared Voris. Dan ini, merupakan penemuan tyrannosaurus pertama setelah 50 tahun penelitian di Kanada.

“Ada sangat sedikit spesies berjenis tyrannosaurid ditemukan. Mayoritas, mereka hanya dikenal sebagai sejarah lisan,” ujar Zelenitsky, rekan dari Jared Voris.

“Karena, dinosaurus jenis ini, terbilang jarang karena menduduki rantai puncak makanan. Tak sebanyak dinosaurus herbivora, yang banyak ditemukan,” imbuh Zelenitsky.

Studi ini menemukan bahwa Thanatos memiliki moncong yang panjang dan dalam, mirip dengan tyrannosaurus yang lebih primitif, yang hidup di bagian selatan Amerika. Para peneliti beranggapan, bahwa perbedaan konstruksi moncong tersebut disebabkan perbedaan pola makan, dan menyesuaikan ketersediaan mangsa.

Kalau kalian, dinosaurus favoritnya apa, guys? (*)

 

Related Articles
Current Issues
Pemerintah Italia Pugar Habis-habisan Kota Bersejarah Bernama Pompeii

Current Issues
On This Day: Fonograf, Nenek Moyang Pemutar Musik Dipatenkan

Current Issues
On This Date: 14 Februari 2005, YouTube Bermula dari Situs Kencan Online