Current Issues

Awas Hoaks Coronavirus Catut Dubes KBRI KL

Mainmain.id

Posted on February 3rd 2020

Penyebaran Coronavirus yang menakutkan dimanfaatkan sejumlah orang tak bertanggungjawab untuk membagikan kabar hoaks. Beredarnya kabar hoaks itu tentu bertujuan membuat masyarakat makin resah. Apalagi isinya memang sangat menakutkan, dan menyebut-nyebut unsur pejabat.

Salah satu yang masif menyebar di media sosial adalah hoaks yang mencatut ibu-ibu di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur seperti di bawah ini:

"Innalillahi wa Inna Illaihi roji'un
Assalammu'alaikum Wr Wb
Breaking News : Meneruskan info dr Ibu2 Dubes KBRI KL
Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan pruduksi luar dulu apa pun jenis nya , khususnya produksi luar negeri cina Karena kemungkinan besar pekerja pabrik tersebut pengidap virus carona dan bisa jadi jatuh keringat mereka masuk ke dalam kalengan2 itu , serta virus corona yg saat ini masih jadi masalah besar dunia telah diketahui DepKes dunia sehingga makanan tersebut telah banyak di sita tpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor juga, Setelah terima ini cepat kirim ke saudara2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi makanan apapun yg dari luar..... Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI
( Kementrian Kesehatan RI)
{semoga bermanfaat}. Mohon bantu share ya..
[ ‼‼WARNING‼‼
Tolong disebar luas kan
Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini wabah mematikan hanya butuh penanganan cepat
dan masih banyak makanan yg produksi luar
Info:
RS Fatmawati , RSCM , RS Siloam , All RS
Nara sumber :
Dr. H. Ismuhadi, MPH

Mohon dishare, sayangi keluarga anda."

Jika kalian mendapatkan informasi seperti di atas ini, please jangan dishare. Sebab tim cek fakta mainmain.id telah memastikan kabar itu hoaks. 100 persen!

Kabar itu sendiri sebenarnya mudah dideteksi sebagai hoaks. Pertama, karena susunan kalimatnya pernah dibuat untuk menyebarkan hoaks terkait virus HIV. Isinya hampir sama. Contoh pesannya yang beredar kala itu seperti di bawah ini:

"Meneruskan info dr Ibu Dubes KBRI KL
Tolong beritahu anak2 , suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand. Karena di negara itu ada kira2 200 orang pengidap aids kerja di pabrik kalengan, dan mereka masukkan darah mereka ke dalam kalengan2 itu , dan saat ini masalah tersebut telah diketahui DepKes Thailand sehingga kaleng2an tersebut telah banyak di sita ttpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor. Contoh ; Lecy , Rambutan , Lengkeng , Mangga Puding dll. Setelah terima ini cepat kirim ke saudar2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi kalengan apapun...... Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI
(Rita Toisuta Arifson Kementrian Kesehatan RI)"

Untuk memastikan lagi, tim cek fakta mainmain.id telah mengonfirmasi kebenaran kabar di atas langsung ke KBRI Kuala Lumpur. Agung Cahaya Sumirat dari Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur memastikan bahwa pesan terkait coronavirus yang mencatut ibu-ibu Dubes KBRI Kuala Lumpur itu hoaks.

"Itu berita bohong atau hoaks. Ibu-ibu Dharma Wanita KBRI KL termasuk Ibu Dubes tidak pernah membuat pernyataan seperti itu," ujar Agung, Senin malam (3/1).(*)

 
Related Articles
Current Issues
Unggah Foto Editan Berlebihan? Awas Kena Peringatan Instagram

Current Issues
Awas Hoaks! Pemotongan Adegan Donald Trump di Home Alone 2 Tak Terkait Politik

Interest
Awas Hoaks! Benarkah Ada Perayaan Pembukaan Lockdown di Arab Saudi?