Interest

Helikopter Kobe Bryant Sebenarnya Dilarang Terbang dalam Kondisi Berkabut

Regina

Posted on February 1st 2020

Kabar mengejutkan datang dari peristiwa meninggalnya Kobe Bryant dan putri kesayangannya Gianna. Ternyata helikopter yang ditumpangi Kobe dan tujuh orang lainnya --yang seluruhnya meninggal dunia-- tidak memiliki lisensi untuk terbang dalam kondisi berkabut.

Helikopter yang ditumpangi Kobe itu adalah Sikorsky S-76B. Dioperasikan oleh perusahaan bernama Island Express Helicopters. Nah, saat Kobe dan rombongan akan terbang ke Mamba Sports Academy, Minggu (26/1), cuaca memang sedang berkabut.

Melansir BBC, Island Express Helicopters sebenarnya telah membatasi para pilotnya untuk terbang dalam kondisi cuaca tidak cerah. Tapi sang pilot yang menerbangkan helikopter itu --Ara Zobaya-- punya sertifikasi dari federal untuk menerbangkan helikopter hanya dengan mengandalkan instrumen kokpit.

Mungkin itulah yang membuat Ara Zobaya berani terbang juga karena merasa punya pengalaman menerbangkan helikopter dalam kondisi cuaca tidak cerah.

Pilot di Island Express Helicopters memang dibatasi untuk terbang dengan apa yang selama ini disebut dengan visual flight rules. Yakni kondisi di mana seorang pilot harus dapat melihat dengan jelas di luar pesawat di siang hari. Tidak sekedar mengandalkan intrumen kokpit.

Keith Holloway, juru bicara National Safety Safety Board (NTSB), mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Island Express Helicopters tidak diizinkan terbang menggunakan instrumen kokpit sendirian. Entah, Holloway belum bisa memastikan apakah Ara Zobaya saat itu hanya mengandalkan instrumen kokpit --karena cuaca di luar berkabut-- atau tidak.

Menurut Kurt Deetz, mantan pilot Island Express Helicopters --yang juga pengalaman menerbangkan Kobe Bryant selama dua tahun-- menyebut koleganya Ara Zobayan memang diizinkan terbang dengan instrumen kokpit. "Tapi saya tidak tahu apakah dia memiliki pengalaman yang sebenarnya menerbangkan helikopter dalam kondisi berkabut," ujarnya.

Sejak Kamis (30/1) Island Express Helicopters memutuskan untuk menangguhkan operasional helikopternya. 

"Kecelakaan itu membuat kami terpengaruh. Manajemen memutuskan layanan akan ditangguhkan sampai waktu yang dianggap tepat untuk staf dan pelanggan," kata Island Express Helicopters dalam sebuah pernyataan.

Helikopter Sikorsky S-76B jatuh di lereng bukit di Calabasas pada hari Minggu pagi (26/1). Saat itu cuaca di sekitar lokasi memang. Petugas setempat meminta helikopter mendarat karena cuaca buruk.

Sang pilot kemudian meminta pengawas lalu lintas udara untuk memberi izin khusus (visual flight rules). Jennifer Homendy, anggota dewan NTSB, yang melakukan investigasi kecelakaan helikopter ini menyebut helikopter Kobe Bryant sempat berputar 12 menit sebelum diberi izin melakukan penerbangan berdasarkan visual flight rules.

Setelah diizinkan terbang, pilot tetap meminta pengawas penerbangan memonitor menerbangan helikopter tersebut. Ketika helikopter itu terbang rendah, pengawas sebenarnya sempat memberikan peringatan.

Beberapa menit kemudian, pilot mengatakan bahwa dia ingin naik untuk menghindari awan tebal. Helikopter itu naik dan berbelok ke kiri sebelum akhirnya tim NTSB kehilangan komunikasi.

Pilot memang memiliki sertifikasi federal untuk menerbangkan helikopter hanya dengan mengandalkan instrumen kopkit. Namun menurut para ahli, kemungkinan dia memiliki sedikit pengalaman dalam mempraktekannya.(*)

Related Articles
Interest
Kobe Bryant Dan Istri Punya Kesepakatan Tidak Naik Helikopter Bersama

Interest
Selebriti Hollywood Hingga Bintang NBA Pakai Gelang Penghormatan Gianna Bryant

Interest
Pasutri ini Ciptakan Mural Raksasa Kobe Bryant di Atas Lapangan Rumput