Current Issues

Paulo Coelho Sempat Duet Bareng Kobe Bryant Bikin Buku Anak-Anak

Regina

Posted on January 28th 2020

(The Guardian)

Novelis terkemuka asal Brasil, Paulo Coelho bersama Kobe Bryant belakangan ini punya sebuah proyek pembuatan buku anak-anak. Tapi penulis ‘The Alchemist’ itu mengatakan tidak akan merampungkan buku kolaborasi itu. Sebab, partnernya Kobe Bryant telah meninggal dunia. 

“Saya menghapus drafnya karena tidak masuk akal merilis buku itu tanpa dia,” kata Coelho sesuai dikutip dari The Hollywood Reporter.

Proyek kolaborasi yang itu sudah dibahas sejak 2016 silam. Saat Kobe mulai pensiun dari NBA. Tapi keduanya baru mewujudkan proyek itu beberapa bulan lalu. “Menerbitkan buku tanpa dia tidak akan menambah relevansi apapun baginya dan keluarganya,” tutur novelis berusia 72 tahun itu.

Meski Coelho sudah menghapus draft tulisannya bersama Kobe, masih ada kemungkinan bagi dia untuk menulis tentang Kobe Bryant. “Itu tidak menghentikan saya menulis suatu hari nanti tentang hal-hal yang saya pelajari dari Kobe. Dan seberapa besar dia bagi banyak orang,” terangnya.

Baginya Kobe memiliki peran penting bagi dunia. “Kematiannya yang tragis menunjukkan betapa dia penting bagi dunia, bukan lagi Amerika Serikat. Kita pasti akan membawa warisannya, tidak hanya dari bidang olahraga saja,” ujarnya. “Tapi kalau buku anak-anak (proyek bersama keduanya) tidak masuk akal lagi bila diteruskan,” tegasnya lagi.

Ajakan Kobe Bryant Menulis Buku Bersama Paulo Coelho (@paulocoelho)

Keputusan Coelho ini mengecewakan banyak penggemar Kobe. Para netizen membanjiri jejaring sosial sang novelis dan meminta Coelho tidak menghapus draf tersebut.

Coelho sendiri sempat menyebut proyek pembuatan buku anak bersama Kobe itu bersifat santai.Mereka bahkan sempat tidak berkomunikasi beberapa bulan, sampai akhirnya Kobe mengirim pesan ajakan untuk merampungkan buku itu.

“Mari kita menulis buku bersama,” ajak Kobe yang langsung disetuji Coelho.

Buku itu sebenarnya ditujukan untuk menginspirasi anak-anak yang kurang beruntung agar dapat mengatasi kesulitannya melalui olahraga. “Kobe selalu ingin membuat buku yang membawa contoh positif untuk anak-anak terutama bagi mereka yang datang dari latar belakang kurang mampu,” tutur Coelho.

Kobe diketahui merupakan penggemar Coelho. Dia menyebut buku ‘The Alchemist’ sebagai buku favoritnya. Dia bahkan merekomendasikan buku itu kepada semua orang dari mantan rekan satu tim, Kyrie Irving hingga Rob Pelinka.(*)

 

Artikel Terkait
Sport
Mengenang Kobe Bryant dari Warisan Karya Sastranya di Granity Studio

Sport
Pilot Helikopter Kobe Bryant Terbang Terlalu Rendah Sebelum Kecelakaan

Sport
Bagaimana Kobe Bryant Mengajarkan Makna Kehidupan pada Anak-anaknya