Current Issues

Menkes Tiongkok Sebut Coronavirus Bisa Menyebar Tanpa Menunjukkan Gejala

Delya Oktovie Apsari

Posted on January 27th 2020

Pemeriksaan tanda-tanda coronavirus terhadap penumpang bandara di Prancis (The Mercury News)

 

Menteri Kesehatan Tiongkok, Ma Xiaowei, menyampaikan pernyataan mengagetkan pada Minggu (26/1) waktu setempat. Jika sebelumnya pengidap coronavirus dipercaya bakal mengalami gejala-gejala, Ma menyatakan coronavirus bisa menyebar tanpa menunjukkan gejala.

Dilansir dari CNN, kabar ini menjadi 'game changer' menurut Dr. William Schaffner, penasihat di Pusat Kontrol Penyakit dan Pencegahan Amerika Serikat (AS)

Fakta terbaru ini menunjukkan bahwa akan semakin sulit untuk menahan coronavirus. Pasalnya, susah juga untuk mendeteksi pasien dan mengkarantina mereka sesegera mungkin -- karena tidak ada gejala-gejala yang muncul.

Bisa jadi, pasien coronavirus baru sadar mereka mengidap virus tersebut setelah berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

"Ini berarti, infeksinya jauh lebih menular dibanding dugaan awal kami," jelas Schaffner. "Ini lebih buruk dari yang kami antisipasi."

Ma tidak menjelaskan mengapa ia menyebut coronavirus bisa menyebar sebelum seseorang merasakan gejalanya. Kalau pernyataan sang menteri benar, ini berarti lima kasus coronavirus yang sudah terkonfirmasi di AS, bisa jadi sudah menularkan ke orang lain. Sedangkan mereka sudah ke Arizona, California, Illinois dan Washington setelah bertandang dari Wuhan.

Dengan adanya informasi baru ini, ahli kesehatan AS berencana mengubah strategi mereka dalam menghadapi coronavirus.

Awalnya, mereka yakin masa inkubasi coronavirus selama sekitar dua minggu. Namun, update dari Menteri Kesehatan Tiongkok ini membuat para ahli harus mengevaluasi ulang cara tersebut.

Dr. Paul Offit, yang juga penasihat di Pusat Kontrol Penyakit dan Pencegahan AS, mengatakan petugas kesehatan harus memperingatkan orang-orang yang berada di penerbangan yang sama dengan tiga pasien AS dari Wuhan. Karena, ada kemungkinan mereka telah terbang bersama orang berpenyakit menular.

"Saya pikir hal konservatif yang harus dilakukan adalah melemparkan jaring yang lebih luas," tutupnya. (*)

Baca juga: - QnA Coronavirus: Definisi, Gejala, Cara Mencegah hingga Tingkat Kesembuhan

- Coronavirus Makin Menyebar, Tiongkok Tutup Hampir 70.000 Bioskop

- Coronavirus, Virus Baru Mirip Pneumonia yang Menular Antar Manusia

- Anjing ini Selamatkan Satu Keluarga dari Coronavirus

- Selain Virus Corona, ini 5 Virus Mematikan yang Pernah Bikin Dunia Gempar

- Penggemar Super Junior dari Wuhan Minta Maaf, Takut Tulari Penonton Konser

Related Articles
Current Issues
Tak Hanya Paru-Paru, Penelitian Ini Sebut Covid-19 Bisa Merusak Organ Lain

Current Issues
Masa Inkubasi Rata-Rata Virus SARS-Cov-2 Mungkin Lebih Lama Dari Perkiraan

Current Issues
Coronavirus, Virus Baru Mirip Pneumonia yang Menular Antar Manusia