Interest

Penggemar Super Junior dari Wuhan Minta Maaf, Takut Tulari Penonton Konser

Regina

Posted on January 26th 2020

SUPER SHOW 8 Macau (Koreaboo)

 

Coronavirus memang sedang mewabah akhir-akhir ini di daerah Wuhan, Tiongkok, dan menyebar sampai ke beberapa negara. Virus yang diyakini berasal dari hewan terinfeksi di pasar Wuhan itu telah mengancam banyak masyarakat. Beberapa bioskop di Tiongkok pun ditutup untuk menghindari bahaya coronavirus yang menular.

Saking bahayanya, baru-baru ini penggemar Super Junior (ELF) dari Wuhan memposting video peringatan di Weibo. Dia memperingatkan para penggemar yang menghadiri konser ‘SUPER SHOW 8’ 18-19 Januari di Makau tentang kemungkinan infeksi coronavirus di Wuhan.

Melansir Koreaboo, postingan tersebut dia minta maaf pada penggemar lain yang menghadiri konser ‘SUPER SHOW 8’ serta menjelaskan tentang masa inkubasi virus corona.

“Saya minta maaf kepada semuanya. Saya dari Wuhan, dan pergi ke konser di Makau. Sebelum pergi ke konser Makau, saya menyelesaikan tugas magang di sebuah Rumah Sakit di Wuhan. Meskipun para guru memberi tahu kami bahwa radang paru-paru ini sangat serius, mereka tidak memberi tahu bahwa virus ini memiliki masa inkubasi dan tidak memiliki gejala bukan berarti belum terinfeksi,” katanya.

Penggemar yang mengklaim tidak memiliki gejala atau tanda-tanda terkena coronavirus. Dia memberitahu di mana dia duduk dan meminta agar siapapun yang berada di dekatnya untuk ‘mengkarantina’ diri sebagai tindakan pencegahan.

“Saat ini, saya tidak memiliki gejala apapun. Saya mengenakan masker wajah N95 setiap di mana saja. Terutama saat saya berpergian di Wuhan dan berangkat ke Macau. Tetapi sekarang saya mengkarantina diri di rumah. Nanti tanggal 18 saya berada di area Standing A, dan 19 Januari saya ada di Area A11. Jika kalian berada di dekat saya, kalian bisa mulai ‘mengkarantina’ diri,” imbaunya.

Penggemar itu menyimpulkan bahwa semua peserta harus mengawasi kondisi mereka sendiri. Karena mungkin ada ELF lain yang datang dari Wuhan dan melakukan pejalanan langsung ke Makau tanpa mengetahui apakah mereka sedang dalam masa inkubasi.

“Juga, sebenarnya ada beberapa penggemar dari Wuhan dan berada di zona yang berbeda-beda. Saya harap ELF lain bisa mempehatikan kondisi tubuh masing-masing, dan mengkarantina diri senidiri selama 2 minggu bila memungkinkan,” tambahnya lagi.

Atas video tersebut, banyak ELF yang akhirnya jadi frustrasi. Mereka banyak yang ketakutan dan panik. Mereka juga jadi enggan menonton konser lanjutan ‘SUPER SHOW 8’.

“Terakhir tolong jangan panik dan manfaatkan sistem medis online. Saya sangat menyesal telah menyebabkan ketidaknyamanan ini bagi semua orang,” ungkapnya.

Coronavirus memiliki gejala di antaranya demam, pernafasan terganggu, batuk kering, diare, dan pegal-pegal. Secara khusus tidak ada vaksin untuk virus ini, tetapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Wuhan menyarankan untuk minum obat demam atau penghilang nyeri, menggunakan humidifiers atau mandi air panas untuk meredakan sakit tenggorokan. (*)

Baca juga: - Menkes Tiongkok Sebut Coronavirus Bisa Menyebar Tanpa Menunjukkan Gejala

QnA Coronavirus: Definisi, Gejala, Cara Mencegah hingga Tingkat Kesembuhan

- Coronavirus Makin Menyebar, Tiongkok Tutup Hampir 70.000 Bioskop

- Coronavirus, Virus Baru Mirip Pneumonia yang Menular Antar Manusia

- Anjing ini Selamatkan Satu Keluarga dari Coronavirus

- Selain Virus Corona, ini 5 Virus Mematikan yang Pernah Bikin Dunia Gempar

Related Articles
Interest
Anjing ini Selamatkan Satu Keluarga dari Coronavirus

Interest
Meninggalnya Dokter Pertama yang Curiga Wabah Coronavirus Namun Tak Dipercaya

Interest
Antisipasi Penyebaran Coronavirus, Disneyland Ditutup Sementara