Interest

Rangga Sasana, Sosok di Balik Klaim Sunda Empire

Saniah

Posted on January 22nd 2020

(Tribun)

 

Maraknya kerajaan-kerajaan baru di Pulau Jawa membuat masyarakat geger, Salah satu yang paling menyita perhatian adalah naiknya Sunda Empire ke permukaan. Dengan berbagai macam klaim kontroversial yang mereka ungkapkan. Para petinggi kelompok itu tentu semakin mengundang pertanyaan

Lagi-lagi, saat menjadi panelis dalam Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TV One (21/01) Rangga Sasana selaku Sekretaris Jenderal Sunda Empire banyak melontarkan pernyataan yang semakin menambah deretan ‘klaim’ yang membuat geleng-geleng kepala.

Berikut klaim Sunda Empire menurut Rangga yang bakal bikin kamu bingung sendiri:

 

Dalam episode ILC: “Siapa Dibalik Raja-raja Baru”, pria dengan busana rapi mirip seragam tentara itu bercerita tentang Sunda Empire. Menurutnya, Sunda Empire adalah sebuah kekaisaran matahari.

"Sunda Empire Earth Empire itu adalah kekaisaran matahari, kekaisaran bumi. Ini sudah ada 324SM saat Alexander The Great (seorang raja dari kerajaan Yunani Kuno dan anggota dinasti Argead) kemudian diturunkan ke Dinasti Pajajaran Siliwangi," ucapnya.

 

Rangga yang tampil mengenakan topi baret berwarna biru di acara ILC sempat ngotot tidak ingin disama-samakan dengan kerajaan atau keraton-keraton lain yang baru bermunculan.

“Jadi faktor keberadaan Sunda Empire ini kemudian jangan disama-samakan dengan keraton-keraton yang muncul tadi. Ini sebuah sitem tatan negara dunia yang ada di internasional” katanya.

 

Menurut Rangga, Sunda Empire ini terbagi menjadi enam wilayah. Pertama ada Sunda Atlantik di mana Bandung sebagai puncak diplomatik dunia. Kedua, Sunda Nusantara adalah tatanan negara di mana tatanan tersebut dimulai dari Benua Australia, Papua Nugini, Indonesia di dalamnya.

Rangga menambahkan “Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Cina seluruhnya. Mongolia kemudian Rusia di dalamnya dari beberapa negara kemudian Jepang, kemudian sampai ke Korea Selatan dan Korea Utara. Kurang lebih Sunda Nusantara meliputi 54 negara di dunia.”

"Jadi jangan diartikan sunda itu hanya disini-sini saja, Sunda itu adalah keseluruhan bumi, tatanan bumi," ujarnya

 

Nama Paus Paulus juga ikut disebut loh, Sunda Empire mengaku kalau Paus Paulus juga sementara memangku jabatan hingga 15 Agustus 2020 nanti.

Tak berhenti sampai disitu, Rangga menyebut negara harus melakukan daftar ulang pada Agustus 2020. Tapi daftar ke mana, negara apa aja yang harus mendaftar ulang, itu ngga jelas sama sekali.

"Pada saatnya 15 Agustus 2020 seluruh negara harus mendaftar ulang atas penyelesaian utang-utang di bank dunia, maka itu kita siapkan segala sesuatunya," ucap Rangga dalam video detikcom.

Di lain kesempatan Rangga juga menjelaskan bahwa 15 Agustus 2020 sertifikasi dalam UU Agraria Internasional telah berakhir dan Ratu Inggris akan berakhir saat itu juga. Hmmm.

 

Sunda Empire juga sepertinya menganggap bahwa pusat dunia berada di Bandung. Bahkan Rangga mengklaim kalau NATO, Pentagon, hingga PBB lahir dari Bandung.

“Karena letaknya pada teritorial Indonesia, bagian terpenting di dalamnya Atlantik di mana Atlantik memangku tatanan proses pemerintahannya, ditata 75 tahun yang lalu, adalah Vatikan. Roma yang dapat tugas, sekarang sudah ditarik ke Bandung, sehingga tatanan pemerintahan keseluruhan yang ada di atas bumi akan dimulai proses perjalanan di Bandung," ujarnya.

Rangga mengungkapkan bahwa saat ini sistem pemerintahan di dunia akan dikontrol di Bandung. Sebab, hal ini mengacu pada teritorial Indonesia.

 

Dikutip dari Detik, sebuah video yang memperlihatkan petinggi Sunda Empire diunggah pada akun Facebook Raden Rangga. Dalam video berdurasi 1 menit 35 detik itu, Rangga bicara soal beragam hal.

“Harapan ke depan adalah bagi kami, Sunda Empire adalah menginginkan negara-negara dan pemerintahan seluruh dunia. Di mana adalah kaitan pada persoalan adalah yang diatur adalah manusia mengikuti sebuah sistem internasional, yaitu sistem Sunda Empire. Di mana proses tatanan bagi kaitan keseluruhan itu bersama-sama mewujudkan apa yang ditentukan oleh Allah Yang Maha Berkuasa.

Kita ini saling menghargai dan menghormati tatanan ini. Terpenting adalah tidak merugikan atas kekuatan masyarakat atau siapapun. Juga tidak mengganggu stabilitas nasional. Justru keberadaan Sunda Empire adalah melahirkan tatanan bumi yang menyelamatkan atas keselamatan bumi dan umat keseluruhan.

Satu contoh yang tadi saya bilang, yang bisa hentikan atas nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire dan saya akan umumkan itu, segera. Dan segera dalam waktu dekat ini akan diumumkan sebuah sistem yaitu empire system dan Jack Ma dan Bill Gates ada di sana.”

Begitu isi cuplikan video Rangga selaku petinggi Sunda Empire.

 

Terkenal ngotot dan keras kepala, Sunda Empire menyebutkan bahwa bangsa Indonesia kecil karena tidak mengenali sejarah aslinya.

Saat diberi kesempatan berbicara di ILC TV One, Roy Suryo yang juga menjadi panelis sempat nyeletuk “Wah kacau ini, halu ini,” ujarnya sambil tertawa yang juga diikuti tawa hadirin.

Dengan cepat Rangga Sasana segera menanggapi “Itu berarti belum mengenal sejarah ya, belum mengenal sejarah saudara itu.”

“Itu semua ini, Indonesia perlu kita bangun dari sejarah yang besar ya, dari leluhur yang besar. Sayang sekali karena negara kita ini sejarahnya banyak dipelesetkan,” Katanya menggebu.

 

 

Nah itu dia sejumlah konspirasi yang dibangun oleh Sunda Empire, terlepas semua itu hanya bualan semata atau bukan, sebenarnya banyak loh unsur kritik yang coba disampaikan oleh “kerajaan-kerajaan” baru ini, seperti misalnya kejenuhan masyarakat dengan sistem demokrasi. Gimana kalau menurut kalian? (*)

Related Articles
Interest
Setelah Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, Terbitlah Kesultanan Selaco

Interest
Ini Alasan Agus Riyadi Dirikan Kerajaan Warteg Bahagia

Interest
Awas Hoaks! Berikut Daftar Situs Terpercaya Terkait Coronavirus di Indonesia