Current Issues

Abu Erupsi Gunung Taal Tak Sampai ke Indonesia, 170 WNI di Filipina jadi Korban

Vita Kartika

Posted on January 14th 2020

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengonfirmasi bahwa abu dari erupsi gunung Taal tidak mengarah ke wilayah Indonesia (Monitor Co)

 

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah menyiapkan tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila untuk membantu WNI yang berpotensi terdampak erupsi gunung Taal di Cavite, Filipina.

Meletusnya gunung Taal pada 12 Januari 2020 pukul 17.30 waktu setempat tersebut mengakibatkan pembatalan sejumlah penerbangan, ditutupnya bandara internasional, sekolah-sekolah, hingga gedung pemerintahan dan perkantoran, serta evakuasi terhadap sekitar 8.000 penduduk yang tinggal di daerah berbahaya.

Berdasarkan data dari KBRI Manila, saat ini terdapat 170 warga negara Indonesia yang tinggal di Cavite. Mayoritas WNI tersebut adalah mahasiswa.

“Saat ini, belum ada evakuasi yang dilakukan oleh KBRI Manila. Tapi sejak 13 Januari kami telah berada di wilayah Cavite untuk memantau situasi, berkoordinasi dengan otoritas setempat, dan memberikan bantuan logistik kepada WNI," ungkap KBRI Manila, yang diteruskan oleh Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia.

Pihak KBRI Manila mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di wilayah terdampak erupsi untuk senantiasa waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat, salah satunya adalah dengan menggunakan masker atau handuk basah jika keluar ruangan.

Selain itu, KBRI Manila juga menyediakan hotline khusus bagi para WNI yang menghadapi situasi darurat, yakni dengan menghubungi nomor 09173198470.

 

Abu vulkanik dari erupsi gunung Taal terpantau menyelimuti beberapa wilayah di Filipina (Kontan Co)

 

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, Phivolcs, memperkirakan bahwa erupsi berbahaya mungkin akan terus terjadi dalam beberapa pekan mendatang. Hal ini diindikasikan oleh munculnya aliran lava lemah yang disertai gemuruh dan kilat.

Bahkan, Phivolcs mewanti-wanti bahaya “tsunami vulkanis” yang menimbulkan gelombang laut besar setelah dipicu oleh reruntuhan puing letusan gunung. Diprediksi akan ada sekitar 300.000 orang yang akan dievakuasi dalam kurun waktu beberapa hari ke depan.

Walaupun demikian, dipaparkan Direktur Phivolcs, Renato Solidum seperti dikutip CNN Philippines, tanda-tanda erupsi berbahaya yang mencakup aliran debu, bebatuan, gas pada kecepatan lebih dari 60 km/jam secara horizontal masih belum terjadi.

 

Dampak erupsi tidak akan sampai ke Indonesia

Dikutip dari situs resminya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa abu vulkanik erupsi gunung Taal tidak akan berdampak ke wilayah Indonesia.

Berdasarkan pengamatan BNPB, kolom abu vulkanik dari erupsi gunung Taal terpantau menjauhi wilayah Indonesia, yakni menuju timur laut atau mengarah ke Samudera Pasifik dari kawah yang terletak di tengah Danau Taal.

Pihak Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengonfirmasi abu erupsi jatuh ke wilayah yang paling dekat dengan kawah, yakni meliputi Tagaytay, Batangas dan Cavite.

Debu vulkanik tersebut juga dilaporkan menyelimuti Silang dan Amadeo di Cavite dan Calamba, Santa Rosa dan San Pedro City di Provinsi Laguna. Sejumlah sekolah di regional Calabarzon, Luson Tengah dan Metro Manila diliburkan demi alasan keamanan, keselamatan dan kesehatan.

Gunung Taal yang berjarak sekitar 82 kilometer dari Manila ini merupakan salah satu destinasi wisata yang populer karena berlokasi di tengah danau yang indah. Gunung Taal adalah gunung berapi terkecil sekaligus yang paling aktif di Asia Tenggara. Tercatat gunung Taal telah meletus lebih dari 30 kali dalam lima abad terakhir. Letusan sebelumnya terjadi pada tahun 1977.

Seperti Indonesia, negara Filipina juga terletak di Cincin Api Pasifik, atau yang dikenal sebagai Ring of Fire. Lingkar gunung berapi yang mengelilingi samudera Pasifik ini rentan terhadap gempa karena adanya lempeng tektonik aktif di perut Bumi. (*)

Related Articles
Interest
Erupsi Gunung Taal Potensi Tsunami, KBRI Filipina Siap Evakuasi WNI

Interest
Girlband Cherry Bullet Tak Bisa Kembali ke Korea karena Erupsi Gunung Taal

Current Issues
Peneliti Inggris: Bilik Disinfeksi Bisa Berbahaya Jika Terhirup dan Kena Mata