Interest

Gucci hingga Balenciaga Donasi Rp 9 Triliun untuk Kebakaran Australia

Delya Oktovie Apsari

Posted on January 13th 2020

Gucci hingga Balenciaga Donasi Rp 9 Triliun untuk Kebakaran Australia (Gucci Garden Exclusive Collection)

 

Deretan brand yang masuk dalam grup Kering memberi donasi dengan jumlah fantastis untuk korban kebakaran hutan Australia. Brand-brand tersebut, termasuk Gucci, Saint Laurent, Bottega Veneta, Balenciaga, Alexander McQueen dan Brioni. Jumlah yang mereka donasikan sebesar AUD 1 juta, atau sekitar Rp 9 triliun.

Dilansir dari Hollywood Reporter, bantuan yang diberikan grup Kering nggak akan berhenti di donasi saja. Dalam jangka panjang, mereka akan berkontribusi dalam reboisasi dan program keanekaragaman hayati.

Ini bukan pertama kalinya grup Kering membantu meringankan beban saat dan usai terjadi bencana. Sebelumnya, ketika katedral Notre Dame, Paris, terbakar, Kering mendonasikan USD 100 juta sebagai dana restorasi.

Nggak hanya Kering, deretan brand fashion lokal juga berusaha membantu korban kebakaran Australia.

Seperti Barney Cools yang memberikan 100 persen pendapatan mereka untuk mendukung pemadam kebakaran, masyarakat serta hewan.

Camilla, sebuah perusahaan fashion Sydney, melelang archival fashion mereka di eBay dan mendonasikan 100 persen penjualan pada beberapa lembaga, seperti Red Cross, WIRES Australian Wildlife Rescue Organization dan Australian National Fire Authorities.

"Masa yang menyedihkan untuk negara kami ini tidak berakhir ketika api padam -- yang terburuk belum hadir dan luka yang ditinggalkan di negara kami akan abadi selamanya," tulis brand tersebut.

Brand Ksubi, yang pernah dipakai Hailey Bieber dan berkolaborasi dengan Kylie Jenner serta Travis Scott, mendonasikan 100 persen penjualan online mereka sepanjang akhir pekan pada NSW Rural Fire Service.

Sementara itu, Australia kini sedang mengalami hujan dan temperatur juga mulai dingin. Tetapi, menurut The Australian, masih banyak titik api yang 'mengamuk' dan 'tidak terkendali'.

Peringatan bahaya juga aktif digaungkan di Gippsland Timur, karena api mengancam area Noorinbee dan Noorinbee Utara sekitar jembatan Cann Road serta jalan raya Monaro.

Dilaporkan juga, sekitar 10.000 masyarakat di Australia mendaftar sebagai relawan pemadam kebakaran di NSW Rural Fire Service.

SBS menulis, lonjakan permohonan keanggotaan ini akibat meninggalnya lima relawan pemadam kebakaran.

"Benar-benar ada jumlah besar orang yang ingin mendukung jasa ini dan kami akan memproses pertanyaan-pertanyaan (mereka)," ujar Anthony Bradstreet. (*)

Related Articles
Current Issues
Imbas Kebakaran Australia, WWF Sebut Koala Terancam Punah pada Tahun 2050

Current Issues
Hujan Diramalkan akan Guyur Australia, Tapi Tak Cukup untuk Padamkan Kebakaran

Interest
Cara EXO-L, ARMY hingga BLINK Bantu Korban Kebakaran Australia