Interest

Girlband Cherry Bullet Tak Bisa Kembali ke Korea karena Erupsi Gunung Taal

Delya Oktovie Apsari

Posted on January 13th 2020

Girlband Cherry Bullet Tak Bisa Kembali ke Korea karena Erupsi Gunung Taal

 

Kabar buruk datang dari girlband K-Pop Cherry Bullet. Kabarnya, mereka nggak bisa pulang ke Korea Selatan akibat erupsi gunung Taal.

Dilansir dari Soompi, jadwal penerbangan Cherry Bullet dari Manila ke Seoul harusnya berangkat hari ini, Senin (13/1). Namun, akibat erupsi gunung Taal yang terjadi di dekat Manila, grup di bawah naungan FNC Entertainment ini nggak bisa berangkat on schedule karena Bandara Internasional Manila sementara ditutup.

"Kami menghadiri 24th Asian Television Awards di Manila, Filipina, pada 11 dan 12 Januari, dan sebuah gunung erupsi di dekat Manila. Para member serta staff saat ini dalam keadaan aman, menginap di hotel sambil memantau situasi," tulis FNC Entertainment seperti dilansir oleh Soompi.

"Mereka (Cherry Bullet) dijadwalkan kembali ke Korea pada 31 Januari, tapi karena bandara ditutup, mereka akan segera kembali (ke Korea) setelah situasi normal. Kami tulus berharap tidak ada penduduk lokal maupun fans yang mengalami kerusakan. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan Cherry Bullet pulang ke rumah dengan selamat,"

Los Angeles Times melaporkan, landasan pesawat di Ninoy Aquino International Airport tertutup abu vulkanik sejak Minggu malam, (12/1). Akibatnya, seluruh penerbangan domestik maupun internasional ditunda.

Petugas penerbangan juga memerintahkan penutupan Clark International Airport yang terletak di bagian utara ibu kota, setelah abu berjatuhan di area tersebut.

Erupsi gunung Taal telah terjadi mulai Minggu malam. Padahal, gunung tersebut sedang ramai turis. Sehingga, pemerintah mengevakuasi setidaknya 10.000 orang dari daerah sekitar gunung Taal.

Perwakilan dari Phillipine Institute of Volcanology and Seismology menjelaskan, erupsi gunung Taal menyemburkan uap panas, abu dan kerikil hingga 9 mil (sekitar 14 kilometer) ke langit.

Level bahaya di sekitar Taal pun dinaikkan menjadi level 4, mengindikasi bahwa erupsi berbahaya bisa terjadi dalam waktu dekat.

"Erupsi berbahaya bisa terjadi dalam hitungan jam maupun hari," tutur Renato Solidum, kepala institut tersebut.

Level 5 sendiri berarti erupsi berbahaya sedang dalam proses dan bisa memengaruhi lingkup area yang lebih luas.

Mari berdoa untuk keselamatan warga Filipina dan juga Cherry Bullet! (*)

Related Articles
Interest
Erupsi Gunung Taal Potensi Tsunami, KBRI Filipina Siap Evakuasi WNI

Pop-Sci
Abu Erupsi Gunung Taal Tak Sampai ke Indonesia, 170 WNI di Filipina jadi Korban

Pop-Sci
Ini Konflik Maritim di Laut Cina Selatan yang Bikin Natuna Trending

 

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda