Current Issues

Mengenal Arborist, Profesi Penting yang Harus Diingat Saat Banyak Pohon Tumbang

Surya Dipa Nusantara

Posted on January 7th 2020

Ketika banyak pohon tumbang karena hujan lebat di sejumlah daerah, kita sebenarnya perlu seseorang yang berprofesi sebagai arborist. Apa sih Arborist itu?

Profesi dengan nama lain arboriculturist ini adalah seorang profesional yang piawai mengurus pohon. Mulai merawat pohon, perantingan, hingga mengamati keamanan bencana yang disebabkan pohon.

Bicara soal perantingan, mungkin kalian bakal bilang: "Halah tinggal manjat pohon, potong beres".

Eits, tapi sebenarnya tidak semudah itu Fergusos. Perantingan butuh pengetahuan dan analisis atas pohon yang akan dipangkas. Jadi perantingan atau memangkas ranting pohon tak bisa sembarangan. Sebab kita perlu memastikan kesehatan dan keamanan dari si pohon itu sebelum dan sesudah dipangkas.

Di luar negeri, perantingan pohon harus diarahkan agar dilakukan seorang arborits profesional. Tidak seperti di Surabaya seperti yang diungkapkan seorang pejabat --yang meminta warganya gotong royong melakukan perantingan pohon.

Jika dilakukan gotong royong tanpa ada pengetahuan soal pohon yang dipangkas, bisa bahaya juga. Bahaya buat si pohon, juga bahaya pula bagi orang yang naik untuk memangkas pohon tersebut.

Di luar negeri profesi arborits profesional bahkan harus melewati sertifikasi. Para Arborist profesional tergabung dalam sebuah organisasi bernama International Society of Arborist (ISA).

Proses menjadi anggota organisasi ini cukup ketat. Jika ingin dianggap sebagai profesional, minimal kalian telah memiliki pengalaman selama 3 tahun dan memiliki pengetahuan yang mumpuni terkait arboikultur —atau merawat pohon dengan serius.

Sebelum itu, kalian juga akan dicecar 750 pertanyaan mengenai pohon dan cara merawatnya saat ujian. Tak hanya seputar tentang merawat dan mengenali pohon saja. Lebih dari itu, para Arboist pun wajib tahu penyebab kerusakan pohon dan bagaimana membuatnya sehat kembali.

Salah satu penyebab kerusakan pohon adalah, pemasangan paku berkarat di tubuh pohon secara sembarangan. Hal itu bisa menyebabkan daging pohon menjadi lapuk.

Selain itu juga faktor memangkas akar tanaman saat pembangunan di sekitar pohon. Misalnya pembangunan proyek pedestrian atau gorong-gorong. Pemangkasan akar yang salah tanpa pengetahuan tentang pohon itu bisa berdampak pada lemahnya kekuatan akar si pohon.

Meskipun bukan profesi yang lumrah, tapi mereka yang memiliki sertifikat Arboist tetap memiliki masa depan yang cerah. Pasalnya, selama ini para Arboist kerap dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk merawat pohon-pohon. Wah, kayaknya Indonesia butuh banyak Arboist nih, guys! Kalian mau?(*)

 

Related Articles
Current Issues
Bat Tornado, Fenomena Ribuan Kelelawar yang Gelapkan Langit Australia

Current Issues
Ibu Greta Thunberg Ungkap Perjuangan Putrinya Lawan Autisme di Buku Terbarunya

Current Issues
Memasang Paku pada Pohon Bisa Membuatnya Mudah Tumbang