Current Issues

Imbas Kebakaran Australia, WWF Sebut Koala Terancam Punah pada Tahun 2050

Hilda Rifky

Posted on January 6th 2020

Imbas Kebakaran Australia, WWF Sebut Koala Terancam Punah pada Tahun 2050 (Deseret News)

 

Kebakaran hutan di Australia hampir terjadi di seluruh negara bagian. Total area yang terbakar diprediksi mencapai 6 juta hektare. Di New South Welas sendiri, api sudah menghanguskan lebih dari setengah juta hektare lahan. Padahal, negara tersebut merupakan salah satu habitat terbesar hewan koala. Ya, koala merupakan salah satu hewan yang terkena dampak kebakaran hutan. Lebih dari setengah populasi satwa khas Australia tersebut tewas akibat insiden kebakaran yang terjadi sejak September 2019 lalu.

Dilansir Straits Times pada Jumat lalu (3/1), hampir 30 persen dari populasi koala di pantai utara New South Welas mungkin telah mati akibat dari kebakaran. Kondisi tersebut jelas memperburuk habitat koala yang saat ini berstatus functionally extinct atau dengan kata lain punah secara fungsional.

Pada Mei 2019 lalu, Australian Koala Foundation mengumumkan status functionally extinct untuk koala. Sebab, yayasan tersebut memperkirakan jumlah koala tinggal 80.000 ekor di seluruh Australia. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan para ilmuwan.

Nah, baru-baru ini World Wildlife Fund (WWF), mengumumkan bahwa satwa khas Australia ini bisa saja punah pada 2050. Koala yang saat ini jumlahnya diprediksi tidak sampai 20 ribu ekor di New South Wela situ mungkin saja tidak akan ditemukan lagi spesiesnya 30 tahun mendatang.

Pavhan Sukhdev, presiden WWF International menyatakan, sejumlah marsupial ikonik Australia mengalami penurunan populasi karena habitatnya dihancurkan secara besar-besaran demi pertanian dan pembangunan. ”Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika pemerintah tidak mengubah kebijakan (pembalakan hutan),” katanya, dilansir Reuters, CNN Indonesia.

Dengan tragedi kebakaran panjang yang melanda Australia tentu lebih mendorong populasi koala pada kepunahan. Ditambah lagi, proses pemulihan habitat koala memakan waktu cukup lama. Yakni, memakan waktu hingga 10-20 tahun. Selain itu, koala juga termasuk hewan yang lama berkembang biak. Mereka berkembang biak hanya sekali dalam setahun.

Mudah-mudahan pemerintah Australia bisa segera mengatasi masalah kebakaran dan habitat koala bisa segera dipulihkan perlahan. (*)

Baca juga: Raih 'Best Actor' di Golden Globes, Joaquin Phoenix Singgung Kebakaran Australia
Tanggapi Kebakaran Australia, Artis Hollywood Galang Dana hingga Adopsi Koala

#PrayForAustralia: Status Darurat Kebakaran Ditetapkan Mulai 3 Januari 2020
Greta Thunberg Kritik Penanganan Kebakaran Di Australia

Related Articles
Interest
P!nk dan Nicole Kidman Masing-masing Sumbang Rp 7 Miliar untuk Australia

Current Issues
Hujan Diramalkan akan Guyur Australia, Tapi Tak Cukup untuk Padamkan Kebakaran

Interest
#AuthorForFireys: Cara Pecinta Literasi Bantu Korban Kebakaran Australia