Interest

Bagaimana Cara Memperbaiki Surat-surat Penting yang Terendam Banjir

Delima Pangaribuan

Posted on January 2nd 2020

Bagaimana cara memperbaiki surat-surat penting yang terendam banjir. (Merdeka)

 

Banjir nggak cuma bikin kita susah ngapa-ngapain karena rumah dan jalan terendam semua. Barang-barang juga rusak. Beberapa berhasil diselamatkan dengan mengangkutnya ke tempat yang lebih tinggi. Cuma, kalau lagi panik, kadang orang suka lupa benda amat penting yang harus diselamatkan, yakni surat-surat berharga.

Surat-surat penting itu bisa KTP, KK, ijazah, akte lahir, sertifikat rumah, sertifikat tanah, dan masih banyak lagi. Kalau rusak atau hilang, jelas urusannya bisa panjang nanti. Tapi yang namanya bencana, kadang kerusakan surat-surat itu pun nggak bisa dihindari. Meski sudah ditaruh di atas genteng sekalipun, bisa jadi tetap rusak karena lembab. Apalagi yang terendam, pasti udah nggak karuan bentuknya.

Nah, makanya kita perlu restorasi arsip buat memperbaiki surat-surat itu. Restorasi ini bisa dilakukan sama lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kamis pagi ini (2/1), ANRI juga memberikan pengumuman bahwa mereka membuka layanan restorasi gratis bagi warga yang mau merestorasi dokumen-dokumen pentingnya.

Program ini sebenarnya sudah jadi program rutin di ANRI, namanya Layanan Restorasi Arsip Keluarga (Laraska). Mengutip situs ANRI, program ini pertama kali dibentuk pasca tsunami Aceh 2004 silam di mana ratusan ribu keluarga terancam kehilangan hak atas rumah dan tanah mereka karena sertifikatnya rusak atau hilang. Pemerintah kemudian juga bikin Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dan Peraturan Kepala ANRI Nomor 23 Tahun 2015 untuk mengatur tentang penyelamatan arsip pasca bencana.

Lalu bagaimana bagaimana cara memperbaiki surat-surat penting yang terendam banjir?

ANRI pernah memeragakan cara restorasi pada 2017 lalu, waktu Jabodetabek juga mengalami banjir besar. Mengutip Merdeka, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengevakuasi dokumen atau arsip ke tempat aman. Setelah itu, arsip dibersihkan dari lumpur atau kotoran dengan air bersih.

Setelah cukup bersih, dokumen disemprot dengan larutan alkohol 70 persen atau ethanol ke permukaannya secara merata. Terakhir, arsip dikeringkan dengan teknologi khusus bernama Freeze Dry Chamber. Dokumen nggak boleh dikeringkan manual atau dengan sinar matahari supaya nggak merusak kertas.

Untuk warga yang mau merestorasi dokumennya, bisa mendaftar ke Gedung ANRI di Jalan Ampera Raya No. 7, Cilandak, Jakarta Selatan. Restorasi dilayani selama jam kerja yakni pukul 07.30 - 15.30 WIB. Syaratnya? Cukup membawa dokumen yang basah atau rusak. Tapi, sebelumnya dokumen itu nggak boleh dijemur di bawah matahari. Karena akan mempersulit proses restorasi di ANRI. (*)

Baca juga: Waspada, Hujan Ekstrem Diprediksi Terjadi Pertengahan Januari 2020
Banjir Bisa Bikin Manusia Merasakan 'Eco-Anxiety', Apa Itu?

Artikel Terkait
Interest
Duh! Jakarta Banjir Lagi, 54 Titik Terendam Air

Interest
Atasi Banjir Jakarta Pakai Toa, Kenapa Nggak Manfaatkan Aplikasi?

Interest
Bagaimana Cara Menangani Mobil Setelah Terendam Banjir