Current Issues

Indonesia Bakal Punya Astronot Pertama?

Indonesia Negosiasi Peluncuran Astronot Pertama dengan Badan Antariksa Rusia

Regina

Posted on January 1st 2020

(The Verge)

 

Sampai saat ini, Indonesia belum memiliki astronot yang berangkat ke luar angkasa. Tercatat hanya ada dua calon astronot, namun mereka nggak berhasil melanjutkan mimpi mereka. 

Yang pertama adalah Pratiwi Sudharmo, calon astronot wanita pertama di Asia. Dilansir dari Good News From Indoensia, pakar biologi molekuler Universitas Indonesia tersebut bakal menjelajah luar angkasa bareng National Aeronautics and Space Administration (NASA), serta meluncurkan satelit Palapa. Namun, ia nggak jadi berangkat karena pesawat ulang-aliknya meledak hanya 73 detik setelah diluncurkan.

Calon astronot Indonesia selanjutnya adalah Rizman Adhi Nugraha. Ia lolos seleksi calon astronot dan mewakili Indonesia ke Space Academy Florida. Sayangnya, program yang mesponsori keberangkatannya -- dari sebuah brand parfum ternama -- terbengkalai.

Nah, impian Indonesia untuk memiliki astronot pertama tampaknya bukan hal yang mustahil lagi. Badan Antariksa Rusia, Roscosmos, sedang berunding dengan beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk mengirimkan astronot mereka ke luar angkasa.

“Kami telah memulai bernegosiasi dengan negara Turki, Hungaria, dan Indonesia karena mereka ingin meluncurkan kosmonot [sebutan atariksawan bagi Rusia ataupun Uni Soviet] mereka sendiri. Dan juga ingin bekerjasama dengan Roscosmos,” ujar Dmitry Rogozin, Direktur Jendral Roscosmos, dilansir dari Sputnik News.

Turki dan Hungaria bukanlah negara pertama yang mengirim astronot mereka ke luar angkasa. Sebelumnya, kedua astronot dari negara tersebut dikirim oleh Rusia ke luar angkasa. Yakni bulan November, seorang delegasi dari Hungaria datang ke pertemuan tingkat mentri Badan Antariksa Eropa. Dalam pertemuannya, delegasi Hungaria mengatakan mengenai keterlibatannya dengan Roscosmos dan kemungkinan mengirim astronot ke Stasiun Luar Angkasa atau International Space Station (ISS) pada tahun 2024 mendatang.

Sedangkan Turki telah bertemu pada rapat bersama Dmitry Rogozin di bulan Oktober dengan Duta Besar Turki untuk Rusia. Mereka telah membahas prospek kerja sama bilateral Rusia-Turki untuk eksplorasi luar angkasa. Dmitry menyatakan bahwa Turki siap untuk melatih dan meluncurkan astronot Turki di ISS tahun 2023.

Saat ini, Roket Soyuz merupakan roket satu-satunya yang dioperasikan untuk mengangkut para astronot ke ISS. Astronot Hungaria pertama, Bertalan Farkas, sudah pernah diluncurkan dengan Roket Souyuz 36 dari Baikonur Cosmodrome tahun 1980. (*)

 

Related Articles
Current Issues
3 Februari 1995, Collins Perempuan Pertama Terbangkan Pesawat Luar Angkasa

Current Issues
Bosan Diam Di Rumah? Coba Ikuti 9 Tips Isolasi Diri Dari Astronot Ini

Tech
Begini Mewahnya Kabin Pesawat yang Siap Bawa Turis ke Luar Angkasa