Sport

Setelah 66 Tahun Timnas Indonesia Kembali Ditangani Pelatih Asia

Shava

Posted on December 28th 2019

Namanya Choo Seng Quee. Berasal dari Singapura. Ia adalah pelatih dari negara Asia pertama yang menukangi tim nasional Indonesia. Bersama kompatriotnya, Tony Wen, Uncle Choo bertugas membesut Merah Putih pada periode 1951-1953.

Uncle Choo merupakan salah satu pelatih terhebat yang dilahirkan oleh Singapura. Selama dua tahun mengabdi untuk Indonesia, ia mengantarkan tim Garuda menembus perempat final Asian Games 1951 di New Delhi, India.

Setelah era Uncle Choo berakhir pada 1953, Indonesia sering ditangani oleh pelatih dari Eropa. Sebut saja Antun Pogacnik (Kroasia), dan Anatoli Polosin (Rusia) yang disebut sebagai pelatih terbaik di tim nasional Indonesia hingga saat ini.

Indonesia juga pernah menggunakan jasa Wiel Coerver dari Belanda. Selain itu, tim nasional Indonesia juga pernah ditangani oleh banyak nama Eropa lainnya, seperti Marek Janota (Polandia), Bernd Fischer (Jerman), Ivan Toplak (Serbia).

Romano Matte (Italia), Ivan Kolev (Bulgaria), Peter Withe (Inggris), Alfred Riedl (Austria), Simon McMenemy (Skotlandia), hingga Luis Milla (Spanyol). Total 18 pelatih dari 12 negara di Eropa pernah membesut Indonesia.

Setelah 66 tahun, kursi pelatih kepala di tim nasional Indonesia kembali dipercayakan kepada orang Asia. Ia adalah Shin Tae-yong, asal Korea Selatan. PSSI melalui pernyataan resminya mengatakan bahwa mereka telah mencapai kata sepakat dengan Tae-yong.

Tae-yong adalah pembesut Taeguk Warriors-julukan tim nasional Korea, di Piala Dunia 2018 lalu. Setelah menandatangani kontraknya, Tae-yong akan mencatatkan sejarah sebagai pelatih Kora pertama yang menangani tim nasional Indonesia.

Juru taktik berusia 49 tahun ini bakal diperkenalkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12) hari ini. “Mudah-mudahan semua prosesnya bisa berjalan dengan lancar,” harap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

PSSI menjelaskan bahwa mantan pemain Seongnam FC ini dipilih Komite Eksekutif PSSI dengan berbagai pertimbangan, dan masukan dari Departemen Teknik PSSI serta sejumlah pelatih.

Iriawan menambahkan jika PSSI ingin membangun tim nasional yang solid dan berprestasi. Hal ini tentu saja tidak dilakukan secara instan, namun terukur dengan program kepelatihan yang disusun tim pelatih.

Tugas Tae-yong dipastikan tak akan mudah. Apalagi pengalamannya membesut tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia, membuat publik menaruh harapan tinggi di pundaknya.

Artikel Terkait
Sport
Bepe, Panutan yang Tak Pernah Mengkhianati Hatinya

Sport
Shin Tae-yong, Ahjussi Korea Calon Pelatih Timnas Indonesia

Sport
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021