Interest

Mengapa Laki-Laki dan Perempuan Tak Bisa Punya Persahabatan yang Murni?

Ridho

Posted on December 17th 2019

Punya sahabat sesama jenis itu sudah hal biasa. Tapi gimana kalau punya sahabat lain jenis? Yakin cuma sahabat? Atau kalian memendam sesuatu di balik arti kata sahabat itu?

Mayoritas orang memang meyakini bahwa persahabatan dua orang dengan berbeda jenis tak pernah murni. Selalu saja salah satu di antara mereka punya tujuan romantis, atau hal-hal yang menjurus kearah perasaan.

Hal itu terjadi karena tak adanya peraturan tertulis di lingkungan sosial yang mengharuskan perempuan semestinya begini begitupun sebaliknya.

Menurut tulisan dari Adrian F.Ward di situs Scientific American, dua orang dengan jenis kelamin berbeda sulit untuk benar-benar menjalin pertemanan. Sebab dengan ikatan sahabat maka intensitas keduanya pun akan makin tinggi. Sehingga sulit untuk menghindari beberapa kemungkinan yang terjadi.

Selain itu beberapa hal ini memperkuat argumen bahwa laki-laki tak bisa bersahabat dengan perempuan. Pertama, hampir tidak mungkin perempuan dan laki-laki bersahabat tanpa menyimpan tujuan satu sama lain.

Kedua, laki-laki cenderung tertarik secara fisik terhadap teman perempuannya. Mereka juga berharap sang sahabat perempuan juga punya ketertarikan yang sama terhadap mereka.

Ketiga, persepsi dan ekspektasi yang berbeda antara laki-laki dan perempuan dalam memandang persahabatan. Hal ini kerap kali membuat salah satu pihak merasa terjebak dalam ‘friend zone’.

Terakhir, laki-laki melihat potensi berubahnya persahabatan menjadi relasi romantis.

Sebenarnya bisa saja laki-laki dan perempuan menjalin persahabatan dengan murni, namun harus memenuhi syarat berikut:

Tak ada ketertarikan satu sama lain

Jika tak ada salah satu pihak yang memiliki ketertarikan pada lawannya, maka hubungan itu dapat dikatakan persahabatan sejati. Tapi seperti pepatah lama, ‘Keakraban mengarah ke keintiman’. Jika demikian, maka yang harus dipertimbangkan adalah penerimaan yang jujur. Sebab jika salah satu pihak sudah timbul rasa ketertarikan. Maka itu akan mengubah hubungan persahabatan keduanya.

 

Pengendalian diri

Sebatas sahabat tak perlu berlebihan seperti pacar. Baik kaum adam maupun hawa harus bisa mengendalikan diri mereka dalam hubungan persahabatan. Jangan sampai membuat baper ‘bawa perasaan’ salah satu pihak. Lakukan semestinya dan jangan berlebihan jika kalian ingin punya hubungan persahabatan dengan lawan jenis yang awet.

 

Batasan

Meski kalian sudah merasa saling cocok satu sama lain dan menghabiskan waktu dengan intensitas tinggi, tetap harus punya batasan. Sederhananya, jangan ada kontak fisik berlebih sebagaimana dengan teman yang sama gendernya. Hal itu bertujuan agar tak menimbulkan rasa ketertarikan. Jika kalian bisa memahami sifat alamiah manusia, maka kalian harus punya kendali diri yang baik dan punya batasan yang saling dihormati.(*)

Related Articles
Current Issues
Menurut Penelitian, Laki-laki Lebih Rentan Terkena Covid-19 Daripada Perempuan

Portrait
Nama Sri Mulyani Masuk Dalam Daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia

Entertainment
Daftar Film Wajib Tonton Bareng Sahabat!