Entertainment

Cara Unik Harry Styles Rilis Album 'Fine Line': Konser di Jalan Raya

Regina

Posted on December 14th 2019

James Menarik Harry saat Flying Fox Macet di Tengah Jalan (Hollywood Reporter)

 

 

Ada-ada saja yang dilakukan duo bromate, Harry Styles dan James Corden. Mereka membuat mini konser di zebra cross untuk promo rilis album ‘Fine Line’ milik Harry Styles di sebuah jalan di Amerika Serikat. Pagi itu, James mengajak Harry untuk mengadakan konser yang tidak biasa.

“Kamu sudah biasa kan konser di panggung ditonton banyak orang? Aku punya ide, gimana kalau kamu konser di jalan,” kata James sambil menunjuk zebra cross. Harry pun tampak bingung yang apa yang dimaksud dengan James.

“James you know I love you, tapi ini gila. Itu jalan, banyak orang lalu Lalang,” balasnya. Namun, James tampak optimis dan bersemangat. “Sudahlah Harry, ini cara baru untuk meluncurkan album Fine Line mu,” kata James.

Harry pun terjebak, dia tidak menolak namun semangat James begitu membara dan tetap memaksa Harry untuk menyanyi di tengah jalan. “Kamu pikir dari mana datangnya Abbey Road kalau bukan dari jalan?” bujuk James sambil bercanda. Akhirnya Harry menyetujui dan mulai menyebar poster-poster tentang konsernya kepada para pengendara.

 

 

Crosswalk Concert merupakan salah satu program The Late Late Show with James Corden. Di program tersebut para penyanyi ditantang untuk menyanyi di perempatan saat lampu merah menyala. Lamanya sekitar 30 detik mereka harus menghibur para pengendara. Di situ, Harry pun menyuguhkan lagu ‘Kiwi’, ‘Watermelon Sugar’, ‘Lights Up’, terakhir ‘Sign of The Time’.

Adegan semakin seru saat, lagu ‘Sign of Time’, Harry melayang menggunakan flying fox melintasi perempatan tersebut. Tali flying fox bahkan sempat macet di tengah jalan, kemudian James bersama kru menarik kaki Harry.

 

Album Fine Line Harry Styles

 

 

Setelah penampilan concert crosswalk, penyanyi berusia 25 tahun itu lantas rilis albumnya bertajuk ‘Fine Line’. Album ini memiliki 12 judul yang sebagian besar merupakan ungkapan isi hati Harry. Dari patah hati, putus cinta, cemburu dengan kekasih baru sang mantan, kesepian, orientasi seksual, dan mengajak berbuat baik pada siapapun.

Dalam album ini, Harry juga melibatkan mantan kekasihnya, Camille Rowe. Dalam lagu berjudul ‘Cherry’ itu disebut-sebut diperuntukan untuk Rowe, di lagu itu Harry mengungkapkan kecemburuannya karena sang mantan berpaling ke orang lain. ‘Cherry’ sendiri menurut para fans merupakan singkatan dari sebuah nama Camille dan Harry. Seharusnya ‘Cherry’, namun akan terdengar aneh, maka ‘Cherry’ yang dipilih untuk menjadi judul.

Ada lirik lagu tersirat yang menyatakan kecemburuan penyanyi asal Inggris itu. Seperti “Don’t you call him ‘baby’. We’re not talking lately/ Don’t you call him what you used to call me” yang menggambarkan kecemburuannya pada Camille.

Tahun 2020, Harry pun bakal mengadakan tur Amerika Utara dan Eropa bertajuk ‘Love On Tour’, dan mungkin bakal di Asia dan Australia yang bakal diumumkan tahun depan. Tur dimulai 29 Juni 2020 sampai 3 Oktober 2020 dengan 37 agenda di berbagai tempat berbeda. Di Amerika Utara, Harry bakal ditemani solois Jenny Lewis dan Koffee. Sedang di Eropa dia ditemani solois King Princess sebagai penampil spesial. (*)

Related Articles
Entertainment
Album Fine Line Harry Styles Mencapai Penjualan Tertinggi

Entertainment
Produktif Selama Social Distancing ala Harry Styles: Bikin Lagu Baru!

Entertainment
Ada Apa dengan Semangka dan Sentuhan di MV 'Watermelon Sugar" Harry Styles?