Opinion

Masih Perlu kah Seragam Sekolah?

Ristania salsabila putri

Posted on June 25th 2018

Mendengar kata sekolah pasti ada tiga hal yang langsung nongol di otak kalian: belajar, teman-teman dan satu lagi, seragam. 

            Mulai dari Senin hingga Jumat, kita memakai seragam sekolah yang berbeda-beda. Masing-masing sekolah juga punya seragam batik yang menjadi ciri khas sekolah tersebut. Nah, nggak ketinggalan atribut sekolah seperti ikat pinggang, dasi, kaos kaki, sepatu, dan topi jadi must have item kalau mau upacara. Semua itu merupakan bagian dari peraturan sekolah yang wajib dilaksanakan. Kalau melanggar, bisa-bisa disetrap dan kena point, haduh nggak banget kan?!

            Adanya peraturan wajib mengenakan seragam serta atribut sekolah memiliki tujuan utama agar siswa-siswi selalu terlihat rapih dan bersih. But wait, menurut kalian penting nggak sih memakai seragam sekolah apalagi mengenakan atribut lengkap dari atas sampai bawah? Dasi rapih, kaos kaki se-betis, sepatu hitam, dan masih banyak lagi!

            To be honest, aku sering banget berpikir kalau itu semua nggak begitu penting. Aku sangat-amat-menginginkan bisa bersekolah dengan berpenampilan sesuai selera layaknya anak kuliahan. Maybe, aku terpengaruhi sama film-film yang sering menayangkan high school life mereka yang fashionable! Setiap hari bisa mix and match pakaian sesuai keinginan. Duh, kayaknya bakalan seru banget kalau Indonesia menerapkan sistem seperti ini!

           Aku pernah bertanya ke salah satu guruku kenapa pelajar harus mengenakan seragam. Beliau menerangkan, bahwa seragam dan atribut lainnya dibuat untuk melatih ketertiban dan profesionalitas sebagai modal dalam dunia kerja. Aku sih kurang setuju, because in my humble opinion, sekarang style di dunia kantor udah nggak kaku kayak zaman dulu. Kalian pasti pernah kan melihat pekerja kantoran berpakaian santai, unik, dan eye-catching? Meskipun bebas berekspresi nyatanya mereka tetap mengenakan pakaian yang sopan dan tidak mempengaruhi pekerjaan.

            Terkadang aku bingung, kenapa mereka yang berseragam kurang rapih langsung dicap sebagai anak bandel ataupun gaya-gayaan? Padahal kan belum tentu! Menurutku tingkat kenyamanan dan cara seseorang mencurahkan diri dalam style berbeda-beda. Makanya aku lebih setuju kalau kita bisa pakai baju bebas di sekolah supaya nggak ada tuh asal cap "anak bandel", "anak baik-baik", semua bisa bereksperimen sambil menemukan dirinya dalam gaya yang mereka pilih. Mau bergaya athleisure? boleh! Mau lebih formal dengan suit and tie? boleh! 

Pada akhirnya kita emang nggak bisa menghapuskan kebijakan seragam sekolah begitu aja. Tapi kan, nggak ada salahnya kita mengajukan perubahan yang datangnya dari imajinasi hehehe.

Related Articles
Opinion
Beratnya Menjadi Kelas Sulung di Sekolah

Opinion
Lulusan Luar Negeri Lebih Oke, Siapa Bilang?

Opinion
Bersekolah Tiga Tahun, Worth it kah?