Current Issues

Hebat! Tanpa Kaki, Mohamad Hikmat Bagikan Ilmu Naik Skateboard

Spesial Hari Disabilitas Internasional

Bramantyo Brata

Posted on December 4th 2019

Beberapa hari ini mungkin warganet terutama instagram dibuat kagum oleh para pemain skateboard yang memiliki keterbatasan. Salah satu di antaranya Marcelo Lazuardi, pemuda Barcelona yang menyabet berbagai kejuaraan skateboard dengan kondisi tunanetra.

Tapi tunggu dulu gengs, di Indonesia juga ada lho yang keren. Ini juga masih berhubungan dengan skateboard.

Yap, namanya Mohamad Hikmat. Ia adalah seorang guru penyandang disabilitas yang menggunakan skateboard untuk melakukan kegiatan belajar mengajarnya setiap hari. Pak Hikmat, sapaannya memang sudah kehilangan kedua kakinya sejak lahir.

Hal ini pun tak lantas menyurutkan niatnya untuk terus bekerja. Apalagi menjadi seorang guru merupakan profesi yang mulia karena menyebarkan ilmu pengetahuan kepada para murid.

Pak Hikmat pun mengaku senang karena masih diberikan semangat untuk bertemu dengan para murid dan membagikan pengetahuan di sekolah. Kini ia mengajar di SLB Negeri Batang, Jawa Tengah.

“Menjadi seorang guru tak hanya mendidik. Tetapi seorang guru juga hatus bisa menjadi orang tua yang membimbing sekaligus teman yang asyik untuk para murid,” ungkapnya.

Pak Hikmat juga tidak ingin keterbatasan ini menghalangi niatnya untuk mengajar. Ia juga tak suka bila orang lain merasa kasihan dengan keadaan dirinya.

Buktinya, ia selalu berangkat dan pulang menggunakan sepeda motor beroda tiga. Wah sungguh menginspirasi ya! Semangat selalu untuk Pak Hikmat!(*)

Baca juga: 

Rahmad Hidayat, Atlet Selam Berprestasi Penyandang Disabilitas

Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Unjuk Kemampuan Lewat Festival Kita Bisa

4 Penyandang Disabilitas ini Menginspirasi Dunia

 
Artikel Terkait
Current Issues
Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Unjuk Kemampuan Lewat Festival Kita Bisa

Current Issues
4 Penyandang Disabilitas ini Menginspirasi Dunia

Current Issues
CDC: Guru Mungkin Berperan Penting Dalam Penularan Covid-19 di Sekolah