Entertainment

5 Buku Ini Cocok Menjadi Temanmu Menghabiskan Liburan

Surya Dipa Nusantara

Posted on December 2nd 2019

Desember telah tiba! Maka dengan tibanya bulan terakhir di tahun 2019, tentu musim liburan yang telah lama kita tunggu juga akan datang segera. Nah, ada berbagai cara untuk merayakan musim libur. Ada kehangatan berkumpul dengan keluarga, bermain bersama kawan-kawan terbaik, menonton serial favorit, dan tentu saja membaca buku-buku terbaik. Nih, kami punya 5 buku rekomendasi yang akan bikin pengalaman liburan kalian lebih seru.

Dekat & Nyaring

Ini merupakan prosa kedua yang ditulis oleh Sabda Armandio. Sebelumnya, penulis yang akrab disapa Dio ini, pernah menguncang kasustraan Indonesia lewat buku 24 Jam Bersama Gaspar. Buku berjudul Dekat & Nyaring ini bercerita tentang lika-liku kehidupan masyarakat Gang Patos. Kampung yang baru saja didera nasib sial ini—karena baru saja digusur—memiliki warga yang luar biasa lucunya.

Ada pemilik warung 24 jam bernama Edi yang cerewet, ada mantan warga yang kemudian menjadi polisi—dan menyebalkan—bernama Sam. Juga, ada tokoh Wak Eli yang hangat. Berbagai ragam sifat manusia itu kemudian dirangkai oleh Sabda Armandio untuk menuturkan kisah-kisah sedih menjadi jenaka. Salah satu kutipan. Dekat & Nyaringadalah kisah komedi-tragis yang cocok untuk merayakan musim liburanmu.

Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu Yang Kita Punya

Dea Anugerah adalah seorang penulis muda yang ditangannya, konon, masa depan sastra Indonesia berada. Namun, di bukunya kali ini, penulis buku Bakat Menggongong dan Misa Arwah itu tak hendak menarasikan sebuah kisah fiksi. Buku ini, adalah kumpulan dari esai-esai dan laporan jurnalistik Dea Anugerah semasa menulis untuk Tirto.id.

Buku ini memberikan pengetahuan baru tentang bentuk tulisan jurnalistik yang ciamik, liris, namun masih memiliki karakter yang kuat. Buku ini sangat cocok untuk kalian yang bermimpi menjadi seorang penulis. Karena, setiap cerita yang termuat di buku ini dikisahkan dengan pola yang berbeda-beda.

Orang-Orang Biasa

Kalian pasti tahu kan Laskar Pelangi? Nah, buku ini ditulis oleh orang yang sama. Andrea Hirata. Dalam buku berjudul Orang-Orang Biasa ini, bercerita tentang persahabatan sepuluh sekawan yang kerap bernasib sial sejak kecil hingga dewasa. Namun, justru komedi tercipta dari tragedi demi tragedi yang mereka alami.

Semasa kecil, kesepuluh kawanan ini menjadi bulan-bulanan gurunya karena tak seberapa pandai. Sementara waktu dewasa, kemiskinan berkali-kali menghajar mereka hingga babak belur. Namun, komedi satir dan cerita mengharukan tentang perjuangan 10 sekawan lengkap dengan dramannya ini menjadikan buku ini menarik untuk dijadikan kawan menghabiskan liburan.

Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang

Setelah digempur habis-habisan tugas Ujian Akhir Sekolah (UAS), tentu kalian kehabisan waktu dan tenaga untuk mengurusi kamar. Nah, buku ini adalah tutorialcara hidup minimalis ala masyarakat Jepang.

Buku ini adalah refleksi dari penulis, Fumio Sasaki untuk mengatur ruangan tempat tinggalnya di Jepang. Ia berbagi kisah tentang bagaimana mengurusi kekacauan buku yang merebut penuh apartemennya yang sempit. Tentang ia merapikan tulisan-tulisan berserakan, hingga dipuncaknya Fumio Sasaki memutuskan bahwa hidup yang minimalis hanya memerlukan tiga kemeja, empat celana panjang, empat pasang kaus kaki, dan sedikit benda lainnya di rumah. Aneh kan? Wah, tapi ini seru banget kalau prakteknya dilakukan bersama-sama dengan keluarga tercinta~

 

Antarkota Antarpuisi

Berbicara puisi, yang ada di kepala kita selalu hal-hal seputar, senja, airmata, kesedihan, atau bahkan kata-kata yang rumit. Tapi, di tanga Beni Satryo, puisi tak ubahnya menjadi sebuah lelucon belaka. Ini adalah antologi puisi kedua yang ditulis oleh Bensat—sapaan Beni Satryo.

Dalam buku puisi ini, ia tidak lupa cara bagaimana menceritakan hari-hari yang dialaminya dengan bercanda. Salah satu puisi di buku Antarkota Antarpuisi berbunyi begini. Judulnya Seratus Meter.

 

Terlalu fokus jadi pengangguran

Ia njelungup ke lubang galian

Seratus meter setelah papan peringatan:

 

Pelan-pelan ada pekerjaan.

Related Articles
Interest
Selamat Hari Puisi! Ini Dia Puisi Kocak Ala Beni Satryo

Entertainment
Penggemar Novel NKCTHI, Ayo Serbu Bioskop 9 Januari 2020

Entertainment
Secuil Cerita tentang Chairil Anwar, Sang Binatang Jalang

Meet The Creator



Delima Pangaribuan

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda