Interest

My Hero Academia Episode 4: Para Pahlawan Mulai Berperang dengan Yakuza

Drian Bintang

Posted on December 1st 2019

Mirio Togata yang terlihat serius dalam menyelamatkan Eri dari ayahnya, Shie Hassaikai. (Comic Book)

Pertarungan antara para pahlawan dan yakuza akhirnya sudah dimulai di anime My Hero Academia, alias Boku no Hero Academia. Setelah berhasil mengumpulkan informasi keberadaan Shie Hassaikai dan Eri, anaknya. Pada episode 7 Season ke 4 ini, para pahlawan akan memutuskan untuk menyerang tempat persembunyian para yakuza.

Pada episode itu, anime ini berada di fase yang paling menegangkan. Di mana para aliansi pahlawan berhadapan dengan para yakuza yang memiliki peluru anti quirk. Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya di episode 5 lalu, ketika terkena tembakan peluru anti quirk tersebut mengenai Tamaki Amajiki, alias Suneater.

Tembakan itu membuat Suneater tidak bisa menggunakan kekuatannya secara seketika. Tidak hanya bertahan selama beberapa menit. Obat yang ada di peluru itu memberikan efek yang cukup lama kepada Tamaki. Dia bahkan harus beristirahat selama beberapa hari di rumah sakit. Artinya, jika terkena peluru ini bisa jadi para pahlawan akan berada dalam bahaya. Jika tidak segera diselamatkan, para yakuza —termasuk Shie— tidak akan segan-segan membunuh mereka begitu saja di medan perang.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di episode 6, peluru tersebut dibuat oleh Shie menggunakan quirk-nya. Shie merupakan mafia yang memiliki kekuatan untuk meledakan benda dan makhluk hidup hingga berkeping-keping. Shie juga bisa membentuk kembali benda atau makhluk hidup tersebut menggunakan quirk-nya.

Peluru tersebut, tidak dibuat dari angin. Kemampuan peluru tersebut untuk menghilangkan quirk pahlawan lainnya berasal dari quirk milik anak Shie, Eri. Karena itulah, Shie membutuhkan darah Eri untuk membuat peluru tersebut. Secara tidak langsung, dia menghancurkan tubuh anaknya secara berkeping-keping terlebih dahulu. Kemudian, dari darah anaknya tersebut dia membuat peluru. Sekaligus, membangun tubuh anaknya lagi seperti semula.

Cara Shie Hassaikai membuat peluru yang menjadi senjata mengerikan bagi aliansi pahlawan.

Itulah yang menjelaskan kenapa Eri terlihat sangat ketakutan ketika bertemu dengan ayahnya. Apalagi, ketika dia mencopot sarung tangannya. Karena saat itulah Shie baru bisa menggunakan kekuatannya. Ketika kulit tangannya menyentuh benda atau makhluk hidup yang ada di depannya.

Fakta tersebut tentu saja membuat Izuku Midoriya dan Togata Mirio sangat terpukul. Sebab, keduanya adalah satu-satunya orang yang berhasil bertemu dengan Eri dan Shie secara langsung. Ini juga yang membuat keduanya menjadi karakter kunci. Sebab, mereka yang akan berhadapan dengan Shie ketika pertempuran berlangsung. Tapi Izuku dan Togata bertekad menyelamatkan Eri dari kekejaman ayahnya. 

Tidak hanya pertempuran Shie dan Togata juga Izuku yang paling ditunggu-tunggu dari pertempuran aliansi pahlawan dan yakuza. Tapi, juga kemunculan anak buah Shie yang selama ini masih dirahasiakan kekuatannya. Beberapa mungkin sudah kita ketahui sebagai ilmuwan yang bisa mengubah badannya dengan mayat yang dia gunakan sebagai semacam frankenstain.

Untuk karakter lainnya, masih belum diketahui kekuatannya. Bisa jadi mereka memiliki quirk tersendiri. Tapi mungkin juga tidak. Mengingat sejarah yakuza yang mulai tergerus ketika munculnya quirk di dunia membuat mereka tidak berdaya. Sehingga kemungkinan besar banyak dari mereka yang tidak memiliki kekuatan, dan menggantungkan diri kepada eksperimen yang dilakukan secara diam-diam.(*)

 
Related Articles
Interest
Inilah Kekuatan Sebenarnya Shie Hassaikai di Anime ‘My Hero Academia’

Interest
Peluncuran Poster Terbaru Tandai Akhir Arc ‘Overhaul’ My Hero Academia

Interest
Episode ke-6 ‘Boku no Hero Academia’ Potensi Team Up Superhero melawan Yakuza