Interest

Keren! Tekan Kriminalitas Anak, Gereja Tua ini Jadi Ring Tinju

Regina

Posted on November 29th 2019


Gereja Tua Santa Maria della Sanita (reuters.com)

Di sebuah lingkugan yang terabaikan di Rione Sanita, Naples, Italia, ada gereja tua yang diubah menjadi ring tinju. Lewat ring tinju itu, anak-anak muda seperti Nico Rodrigues (21) --yang tumbuh di daerah miskin dengan tingkat kriminalitas yang tinggi-- bisa lebih punya harapan.

Rodrigues adalah warga berkebangsaan Italia, ibunya pindah dari Cape Verde ke Italia. Dia belum pernah melihat ayahnya sejak kecil, dan dibesarkan oleh ibunya dan saudara ibunya.

Rodrigues adalah salah satu dari 60 anak muda yang ikut sesi tinju tiap seminggu sekali di Gereja Santa Maria della Sanita. Di sana, anak-anak itu bisa melepaskan frustasi dengan memukul samsak tinju. Ring tinju ini juga menjadi tempat mereka untuk melarikan diri dari pergaulan tidak sehat.

Hebatnya, gereja ini dibuat oleh Father (Pastor) Antonio Loffredo setahun lalu dengan misi untuk mengurangi kriminalitas di lingkungan tersebut.

Yup, di daerah Rione Sanita, Naples, Italia, perkelahian dan makian sudah sering terjadi di tiap gang-gang. Bahkan ketika anak-anak sedang berlatih tinju, pemandangan perkelahian antar orang pun masih ada.

Lingkungan Naples ini juga rumah bagi Camorra, salah satu mafia besar Italia. Termasuk Cosa Nostra dari Sisilia dan ‘Ndrangheta’ Calabria – preman yang sering mengincar anak muda pengangguran untuk didik menjadi anggota gengster.


Nico Rodrigues Sedang Latihan Tinju (reuters.com)

Atas dasar itulah Rodrigues mengikuti tinju di gereja tua Santa Maria della Sanita. Dia ingin mengurangi rasa frustasi hidup di lingkungan yang buruk itu.  Serta bisa hidup lebih positif lagi.

Tidak hanya itu, di dalam gereja tua itu, banyak anak muda akhirnya bisa saling bersenda gurau. “Kami tidak hanya latihan saja, tapi di sini kami bisa saling tertawa dan bersahabat seperti orang pada umumnya. Aku sebenarnya juga mengikuti latihan olah raga lain, namun tinju ini yang hanya mampu membuatku merasa lebih baik. Baik secara mental dan fisik, aku bisa mengekspresikan emosiku, tidak peduli itu senang ataupun sedih,” kata Rondrigues seperti dilansir dari Reuters.

Dalam latihan tinju itu, anak-anak dilatih oleh salah seorang penduduk lokal bernama Davide Marotta. Dia sangat mengapresiasi adanya ring tinju ini di dalam gereja tersebut.

Dahulu, banyak teman-temannya yang masuk penjara karena pergaulan tidak sehat, terjerat kasus kriminal, dan masih banyak lagi. “Sayangnya ketika aku masih muda, aku tidak punya tempat seperti ini. Coba saja ada inisiatif seperti ini sejak awal, mungkin teman-temanku yang dipenjara tadi bisa berakhir dengan lebih baik,” katanya.(*)

Related Articles
Interest
Siapa Tandingan Asus Zenfone Max Pro M1?

Interest
Garena Bikin Kompetisi Resmi Call of Duty Mobile (CODM) Berhadiah Rp 110 Juta

Interest
Call of Duty: Mobile Segera Luncurkan Mode Zombie

Meet The Creator



Delima Pangaribuan

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda