Sport

Menaruh Target Emas Tekken 7 di SEA Games 2019 Lewat Tangan Dingin Meat

Drian Bintang

Posted on November 29th 2019

Perwakilan Tekken 7 dari Indonesia untuk berlaga di SEA Games M Adriansyah 'Meat' Jusuf (kiri). (Revival)

SEA Games 2019 sudah dimulai. Beberapa atlet perwakilan Indonesia juga telah memulai laga di ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut. Termasuk di antaranya, mereka yang berlaga di ajang esports. Persiapan terus dilakukan, sekali pun pertandingan pertama baru akan dilakukan Kamis (5/11) mendatang.

Ini juga yang dilakukan perwakilan Indonesia untuk cabang olahraga (cabor) Tekken 7, termasuk M. Adriansyah Jusuf. Atlet yang memiliki username Meat itu mengaku, sudah siap untuk berlaga. Meat optimis bisa membawa pulang emas untuk Indonesia.

Meat mengaku tidak melakukan latihan khusus dalam rangka mempersiapkan pertandingan di SEA Games nanti. Dia hanya mengikuti beberapa pertandingan berstandar Internasional, yang dilakukan sekaligus untuk berlatih.

Ketika mengadakan test match beberapa saat yang lalu, Meat juga ikut serta. Dia ikut untuk mengetahui bagaimana lokasi yang akan dia gunakan untuk bertanding nanti. Kegitan itu juga untuk memetakan bagaimana lawan-lawannya yang berasal dari negara lain berlaga.

Saat itu Meat berhasil menyabet medali perak. ”Venue-nya sudah cukup memadai, tuan rumah sudah memastikan bahwa event-nya berjalan dengan lancer,” jelas Meat berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan Esports ID.

Meat ketika berlaga di depan layar kaca. (Esports ID)

Dari situ, Meat pun bisa menarget pemain mana yang perlu diantisipasi dalam pertandingan nanti. Menurutnya, ada tiga perwakilan dari dua negara yang menjadi lawan terkuat saat ini. Mereka adalah Alexandre ‘AK’ Laverez, juga Andreij ‘Doujin’ Albar. Keduanya perwakilan dari Filipina. Sisanya, seorang atlet asal Thailand bernama Nopparut ‘Book’ Hempamorn.

Meat pun sudah mengatur strategi untuk mengalahkan ketiga pemain tersebut ketika berada di pertandingan. Strategi yang paling ampuh, yang muncul di benaknya adalah  gonta-ganti karakter setiap kali mendapatkan kesempatan.

Strategi ini selalu dipakai Meat di setiap pertandingan. Jadi, sebenarnya Meat juga tidak menyiapkan apa-apa. ”Namun, karakternya saja yang masih saya rahasiakan,” bebernya.

Meat lolos mewakili Indonesia di SEA Games 2019 setelah lolos di pertandingan IENC 2019. Ketika berada di pertandingan tersebut, Meat selalu memiliki 4 karakter andalan. Keempatnya adalah, Paul Phoenix, Dragunov, Marduk dan Jack 7. 

Meat ketika juara di South East Asia Major. (esports ID)

Sekali pun mewakili Indonesia dalam dunia esports, Meat saat ini tergabung dalam time sports yang berasal dari Malaysia. Namanya Flash Vision. Timnya saat ini menduduki peringkat ke-5 di International Esports Federations IESF (IESF) 2019 ini.

Meat sendiri saat ini masih berstatus mahasiswa. Dia melanjutkan studinya di Malaysia.

Kepada Revival TV, M Adriansyah menjelaskan kenapa dia memakai nama meat. Ternyata asal usulnya sederhana banget. Karena Adriansyah suka sekali makan daging.  Awalnya, dia memang hendak menggunakan nama ‘daging’ sebagai username, hingga akhirnya diubah menjadi Meat. ”Karena lebih suka makan daging dibandingkan sayuran,” tuturnya.(*)

 
Related Articles
Sport
Keren! Indonesia Kirim Wasit Esports ke SEA Games

Sport
Timnas Mobile Legends dan Tekken 7 Raih Medali Perak di Uji Coba SEA Games

Sport
Atlet Esports Tekken 7 Malaysia ini Latihan 4 Jam Sehari demi SEA Games