Portrait

Dodit Mulyanto Curhat Gaji Guru Kecil dan Administrasi Ribet

Shava

Posted on November 25th 2019

Komika Dodit Mulyanto ikut mengomentari naskah pidato Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Menurut Dodit, naskah pidato tersebut mewakili perasannya selama lima tahun menjadi guru.

Selepas lulus kuliah, komika asal Blitar sempat mengajar di salah satu sekolah swasta di Surabaya. Lima tahun sebagai tenaga pengajar membuat Dodit tahu, dan memahami keresahan-keresahan rekan sejawatnya. Unek-uneknya ini ditumpahkan dalam akun Twitter pribadinya.

"Saya pernah jadi guru 5 tahun. Surat ini mewakili perasaan saya. Aku nggak ngerti dari dulu menteri pendidikan profesor dan lain-lain. Tapi administrasi dibikin ribet," tulis Dodit dengan menyantumkan naskah pidato Menteri Nadiem.

Dodit mengatakan, guru seharusnya menemukan metode mengajar yang bagus, dan tepat. Sehingga murid menjadi pintar. Namun, fakta di lapangan berkata lain. Guru sering dipusingkan dengan format administrasi yang kerap berubah-ubah.

"Administrasi pendidikan terkesan ribet, dan menurutku mengada-ada, dan tidak ada sangkut pautnya dengan kecerdasan anak. Sangat memenjarakan waktu bapak ibu guru untuk berpikir kreatif," tulis bintang film Cek Toko Sebelah, dan Susah Sinyal itu.

Apalagi gaji guru terbilang rendah. Untuk menggenapi kebutuhan hidup, guru pun mencari tambahan pemasukan dengan memberi les tambahan. Atas keresahan yang pernah ia rasakan, Dodit pun memberikan usulan kepada Menteri Nadiem.

"Pak menteri, masukan dari saya, administrasi jangan dibikin ribet. Gaji yang layak untuk guru honorer, dan swasta. Kalau hari libur, guru ya disuruh libur. Otaknya biar fresh," bilangnya.

Ia juga menyarankan Nadiem untuk membuat aturan jumlah maksimal murid di dalam kelas. Maksimal 30 anak per kelas, usulnya. Dengan jumlah murid yang proporsional, lanjut Dodit, guru bisa mengenal karakter anak dengan baik. Termasuk keluarga, dan lingkungannya.

"Jadi guru bisa mengenal anak didik dengan personal, yang memudahkan untuk mentransfer ilmu, dan pesan moral. Juga antisipasi berbagai hal, KDRT mungkin," tutur Dodit.(*)

Masih berkaitan dengan Hari Guru Nasional, yuk baca juga:

3 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu Tentang Hari Guru Nasional 2019

 

 

 

 

 

 
Related Articles
Current Issues
3 Fakta Penting yang Harus Kamu Tahu Tentang Hari Guru Nasional 2019

Current Issues
3 Ide Simpel Mengapresiasi Guru Kesayanganmu di Hari Guru Nasional

Portrait
Kejutan Kabinet Menteri: Susi Pamit, Tolakan Risma, Nadiem 'Tak Sesuai Aplikasi'