Entertainment

TRCNG Tuntut Agensi, Ini 4 Kasus Penganiayaan Agensi vs Idol K-Pop

Delima Pangaribuan

Posted on November 19th 2019

Dua member TRCNG, Wooyeop dan Taeseon membeberkan bukti penganiayaan pada Dispatch. (Koreaboo)

 

Dan terjadi lagi~. Kasus kekerasan yang dilakukan agensi kepada idolnya kembali mencoreng wajah industri KPop. Skandal itu kali ini menimpa TS Entertainment yang menaungi boyband TRCNG. Seperti diberitakan Soompi, dua member TRCNG yakni Wooyeop dan Taeseon melaporkan agensinya ke penegak hukum atas kasus kekerasan yang dialami para member.

Kasus ini lagi ramai di Korea Selatan, karena menjadi kasus kesekian yang memperlihatkan betapa agensi KPop begitu ketat terhadap artisnya, sampai kebablasan dan akhirnya berujung pada abuse atau tindak kekerasan. TRCNG nggak sendiri. Menghadapi kasus ini, mereka bisa belajar dari senior-seniornya yang juga mengalami kasus serupa dulu.

 

1. ZE:A dan Star Empire

Leader ZE:A, Moon Joonyoung


Pada 2014, boyband ZE:A konflik dengan agensinya, Star Empire. Melansir Korea Herald pada September 2014 lalu, leader ZE:A Moon Joonyoung menulis kritikan terhadap agensinya melalui media sosial. Joonyoung menyatakan agensinya mengeksploitasi idol-idol di bawah naungan mereka. Berbagai masalah juga muncul, mulai dari jadwal yang terlalu padat hingga pembagian gaji yang nggak adil di antara para idol se-agensi.
Sayangnya, kemudian Moon Joonyoung diberitakan menarik kembali pernyataan tersebut. Cuitannya di Twitter yang berapi-api dihapus. Star Empire juga merilis statement klarifikasi bahwa agensi sedang melakukan rekonsiliasi dengan member. Meski begitu, banyak fans yang nggak percaya dan menilai rekonsiliasi itu cuma kedok.

 

2. Nine Muses dan Star Empire

Video dokumenter Nine Muses yang di-shoot oleh BBC.

Masih dari agensi yang sama, kini giliran girlband yang disasar. Korea Herald melaporkan bahwa ada insiden pemukulan kepada salah satu member Nine Muses, Sera, oleh direktur Star Empire. Kejadian pemukulan itu terekam dan video itu kemudian menyebar viral. Bahkan, gara-gara kasus itu pun akhirnya BBC mengangkat kisah kekerasan yang terjadi di industri KPop dalam sebuah dokumenter. Sera pun akhirnya keluar dari grup tersebut pada Juni 2014. Sementara itu, Nine Muses akhirnya bubar Februari 2019 kemarin.

 

3. The East Light dan Media Line Entertainment

Salah satu member The East Light, Lee Seokcheol, merilis foto-foto bukti penganiayaan terhadap dirinya. (Koreaboo)


Meski bukan fans mereka, pecinta KPop mau nggak mau menaruh perhatian pada berita yang mencuat Oktober 2018 ini. Boyband The East Light diketahui ternyata mendapat perlakuan nggak manusiawi dari produser di agensi mereka, Media Line Entertainment. Melansir Asia One, member The East Light sempat mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan tindak kekerasan apa saja yang mereka terima dan upaya hukum yang ditempuh. Para member kerap dipukul dengan benda tumpul. Bahkan kekerasan itu sudah dialami sejak Maret 2015.

 

4. TRCNG dan TS Entertainment

Dua member TRCNG, Wooyeop dan Taeseon membeberkan bukti penganiayaan pada Dispatch. (Koreaboo)

Kasus terbaru di daftar kekerasan terhadap idol KPop ini menjadi pembicaraan setelah Wooyeop dan Taeseon menggugat TS Entertainment ke ranah hukum. Wooyeop pernah dipukul dengan kursi besi dan salah satu saksi matanya membocorkan kejadian itu ke Dispatch. Member TRCNG sendiri hidup dalam kondisi yang jauh dari layak untuk standar idol. Fasilitas asrama nggak memadai, para member harus menghidupi diri sendiri tanpa gaji dari agensi dan masih disokong oleh orang tua masing-masing. Trainer pun kerap melakukan kekerasan verbal pada para member. TS Entertainment sendiri kemudian memutuskan kontrak Wooyeop dan Taeseon hari ini, 19 November 2019. (*)

Artikel Terkait
Entertainment
[REVIEW] Thanos Jadi Idola, Ada Apa dengan Avengers?

Entertainment
Halsey Rilis Album ‘If I Can’t Have Love, I Want Power’ versi Extended

Entertainment
Billie Eilish Sempat Diam-Diam Warnai Rambut Jadi Merah sebelum Memilih Cokelat