Sport

Pertama Kalinya Esports Award Diadakan di Amerika Serikat

Drian Bintang

Posted on November 18th 2019

Esports Award 2019 kali ini diadakan di Arlington, Virginia Amerika Serikat. (Dexerto)

Esports Award tahun ini, diberikan kepada beberapa pihak yang berkontribusi dalam perkembangan esports di penjuru dunia. Baik mereka yang bergerak di bidang industri, mau pun mereka yang menjadi atlet dan bertanding dari turnamen ke turnamen. Penghargaan ini, untuk pertama kalinya diadakan di Amerika Serikat.

Lokasinya berada di Stadium Arlington, Virginia Amerika Serikat. Minggu (17/11) waktu setempat, stadium tersebut diisi oleh berbagai macam stakeholder yang bergerak di dunia esports. Baik streamer, jurnalis, hingga atlet, dan wakil dari pegiat usaha game di penjuru dunia.

Tidak hanya diselenggarakan di lokasi stadium saja. Acara ini, juga disiarkan secara langsung melalui media sosial dengan menggunakan streaming yang ditonton oleh jutaan penonton di lebih dari 30 negara. Streaming tersebut dilakukan di berbagai macam platform. Seperti Youtube, Twitch, Mixer, dan Twitter.

Acara dibuka dengan pidato pembukaan oleh Walikota Arlington, Jeff Williams. Dia menjelaskan, di Arlington sendiri, dulunya banyak yang masih belum terbuka dengan hal-hal seperti ini. Sekali pun, mereka merupakan salah satu kota yang ada di Amerika Serikat. Para orang tua yang ada di kota tersebut dulu, memang terkanal sebagai pribadi yang kolot. Sehingga, enggan menerima perubahan. Kini mereka telah menerima perubahan tersebut.

Salah satu penghargaan yang diberikan kepada mereka yang tidak bergerak di dunia esports secara langsung, adalah penghargaan yang diberikan kepada Richard Lewis. Dia diberikan penghargaan sebagai Jurnalis Esports terbaik. Penghargaan tersebut, diberikan kepada Lewis karena keberaniannya memberikan kritik kepada berbagai macam orang melalui tulisannya.

Richard Lewis jurnalis yang diberikan penghargaan sebagai jurnalis terbaik di dunia esports. (Bounding Into Comic)

Salah satu tulisan fenomenal yang dia buat adalah, tentang kritik yang dia layangkan kepada dua media mainstream yang sering menyiarkan kabar esports, Kotaku dan Polygon. Lewis mengkritik, sekali pun website tersebut menjadi acuan dari mereka yang hendak mengetahui update soal esports. Namun, sebenarnya, media-media tersebut tidak tahu lebih lanjut mengenai dunia esports.

Dia juga pernah mengkritik rekannya sendiri sesama jurnalis yang mengecam salah satu turnamen CS:GO. Mereka menyebut turnamen itu diadakan pendukung Trump (Presiden Trump). Dia menuliskan, betapa konyolnya jurnalis yang menulis berita dengan fakta yang sangat minim. Padahal dari berita tersebut, mereka memberikan efek yang sangat besar kepada siapa saja pembacanya.

Meskipun, tak lupa Lewis memberikan pujian kepada semua jurnalis yang masih menjalankan tugasnya dengan jujur. Juga melengkapi semua berita yang mereka tulis dengan fakta sesuai keadaan yang ada di lapangan, serta mereka yang berani secara gamblang melaporkan siapa saja yang menulis tanpa adanya fakta, dan banyak kesalahan di sana-sini. 

 

Artikel Terkait
Sport
Inilah Wasit Lulusan Pertama Kursus International Esports Referee Academy

Sport
Piala Presiden akan Berlangsung tanpa Mobile Legends

Sport
Ujicoba Jelang SEA Games, Garuda Muda DOTA2 Gugur di WESG 2019