Interest

5 Game Indie Terbaru yang Rilis pada 2020

Drian Bintang

Posted on November 14th 2019

Game Indie pilihan tim mainmain.id. (studio Kamii)

Pergantian tahun segera tiba. Sejumlah developer pun memanfaatkan hal ini untuk merilis game-game baru mereka. Beberapa game ternama besutan developer game ternama sudah pasti masuk ke daftar have to play kalian.

Eits, tapi jangan salah. Selain game-game ternama, tahun depan juga bakal hadir game-game indie dari sejumlah developer di Asia Tenggara. Secara kemampuan membuat game, mereka gak kalah loh.

Nah, kali ini tim mainmain.id merangkum 5 rekomendasi game indie yang bisa kalian download atau beli dalam waktu dekat, atau pada 2020 mendatang. Ya, itung-itung untuk mendukung karya mereka yang baru saja merintis karirnya sebagai pembuat game.

When the Past Was Arround

Game yang satu ini, mnerupakan besutan dari Mojiken Studio. Sebuah perusahaan pembuat software yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Sejak lama Mojiken Studio ternyata sudah membuat game di Steam. Salah satu akun penyedia game berbasis online yang bisa ditemui di beberapa konsol, dan personal computer (PC).

Nah, baru-baru ini mereka meluncurkan demo terbaru untuk gamenya yang bernama When the Past Was Arround. Permainan yang menggunakan desain karakter dan latar belakang dua dimensi itu bercerita tentang kisah cinta seorang perempuan.

Menurut trailer yang mereka rilis, game tersebut berbasis choice. Di mana jalannya permainan akan ditentukan dari pilihan yang dibuat oleh pemainnya sendiri. Di sini, pemain akan diajarkan asam manis percintaan. Mulai dari karakter yang sedang berbunga-bunga karena jatuh cinta, hingga tersakiti.

Game ini pernah mendapatkan penghargaan dari SEA Games. Sebagai game yang memiliki penggambaran yang sangat apik. Dikutip dari IGB, animasi yang ada di game ini murni gambaran tangan, yang kemudian disempurnakan lewat digital. Game yang masih hadir dalam bentuk demo di Steam itu bisa dinikmati versi full-nya pada musim panas 2020 mendatang.

Rising Hell

Satu lagi developer dari dalam negeri yang akan mewarnai game indie baru di 2020. Namanya Tahoe Games. Berasa dari Kediri, Jawa Timur. Mereka baru saja meluncurkan karya terbarunya: Rising Hell. Berbeda dengan game sebelumnya yang bergantung pada desain dua dimensi, Rising Hell menggunakan desain pixel art bak Minecraft. Desain karakter dan latar belakangnya tak terlalu rumit, namun masih menyenangkan untuk dilihat.

Seperti namanya, game ini bercerita tentang seorang karakter yang berusaha keluar dari neraka. Dengan menggunakan latar belakang neraka, pemain harus mengantarkan karakter tersebut keluar di setiap levelnya.

Jika kalian penggemar Megaman X, permainan ini tidak akan lagi menjadi sesuatu yang asing. Sebab, permainan ini memiliki konsep yang tidak jauh berbeda. Hanya, storyline-nya saja yang sama.

Tahoe Games meluncurkan demo untuk game ini sejak September lalu di Steam. Tidak semua orang bisa mengunduh permainan ini di Steam. Hanya beberapa saja, yang memiliki early access yang bisa mengunduh dan memainkan permainan tersebut di PC mereka. Permainan ini akan resmi diluncurkan pada 2020 mendatang. Meskipun belum tahu kapan tepatnya.

Jack Axe

Berpindah ke Filipina. Ada sebuah game bernama Jack Axe. Game ini merupakan permainan besutan dari Keybol Games. Keybol sendiri, sudah memproduksi beberapa game yang juga dipasarkan di Steam. Beberapa judul game andalah mereka adalah, Grand Guilds, Tower Fortress, Towertale, High Noon Revolver, dan masih banyak lagi.

Jack Axe sendiri merupakan permainan terbaru yang mereka luncurkan. Ini berkisah tentang tiga orang tokoh Viking yang membawa kapak. Mereka terlibat di sebuah petualangan seru. Game ini juga memiliki desain pixel art. Cara bermainnya pun tidak jauh dari Super Mario, terdahulu.

Bedanya, Jack Axe ini bisa dimainkan hingga tiga orang. Dengan masing-masing pemain menjalankan karakter yang berbeda-beda pula. Permainan ini akan resmi diluncurkan di steam pada 3 April mendatang.

Go Gold Castle

Masih tentang game yang memiliki konsep pixel art. Kali ini, kita beralih ke game besutan dari studio asal Malaysia. Luso Lab Entertainment. Studio ini berdiri sekitar 2017 lalu. Dalam kurun waktu tersebut, mereka sudah membuat banyak game yang berasal dari berbagai macam platform pula, mulai dari mobile maupun PC.

Kali ini mereka meluncurkan game yang bisa dinikmati oleh platform PC. Go Gold bercerita tentang seorang karakter kesatria medieval Inggris. Game ini memiliki konsep arena alias arcade. Di mana karakter akan melawan karakter lain yang dijalankan oleh computer dalam sebuah arena. Dengan kekuatannya masing-masing, pemain diharuskan memenangkan setiap level.

Masih belum jelas, apakah game tersebut bisa dimainkan secara multiplayer atau tidak. Mengingat konsep permainannya yang hampir persis dengan game terdahulu, Digimon Rumble Arena. Persamaannya dalam bentuk konsep pertarungan, hingga konsep latar belakang yang digunakan. Permainan ini akan resmi diluncurkan sekitar pertengahan 2020 mendatang.

ToGather: Island

Sama seperti Go Gold, game yang satu ini juga merupakan besutan dari salah satu studio game indie di Malaysia. Studio Kamii. Game ini bercerita tentang seorang karakter yang tiba-tiba terbangun di sebuah pulau antah berantah. Dia tidak memiliki ingatan apa pun, dan tidak tahu di mana dia berada. Terikat dengan seorang mesin pembantu yang berbentuk seperti golem. Pemain pun diharuskan bertahan hidup dengan apa pun yang bisa ditemukan di dalam pulau tersebut.

Di game ini pemain bisa memilih sendiri karakter yang mereka mainkan. Ada dua pilihan gender yang bisa dipilih. Laki-laki atau perempuan. Selanjutnya pemain diminta menjelajahi pulau dan mencari makanan serta alat-alat lainnya yang bisa digunakan untuk bertahan hidup.

Game ini bisa di-download di website resminya. Atau memasukkannya ke wishlist di akun kalian di Steam. Karena game ini baru dirilis secara resmi pada November 2020 mendatang.

Related Articles
Interest
Siap-siap, 5 Game Seru Ini Dirilis April 2020

Interest
Capcom Mulai Pre-order Pembelian Street Fighter V: Champion Edition

Interest
Kenalan Yuk Sama Hamako Mori, YouTuber Gaming Tertua di Dunia!