Sport

Evos Esports Dapat Suntikan Dana USD 4,4 Juta

Drian Bintang

Posted on November 9th 2019

Baru-baru ini salah satu tim esports besar di Asia Tenggara itu mendapatkan suntikan dana. Tidak main-main, mereka mendapatkan aliran dana sebesar USD 4,4 juta. Dari dana tersebut, USD 1,4 Juta di antaranya berasal dari seorang konglomerat asli Indonesia.

Dana ini mereka dapatkan setelah penggalangan yang dilakukan oleh perusahaan pusat Evos Esports. Perusahaan pengelola tim profesional di bidang game itu berpusat di Singapura. Dalam rangka untuk memperluas jaringan bisnisnya, mereka melakukan penggalangan dana.

Dari penggalangan dana itulah, uang USD 4,4 juta terkumpul. Di mana, USD 3 Juta di antaranya, berasal dari pertalian dengan sebuah perusahaan bernama Insignia Venture.

Sisanya -USD 1,4 juta- berasal dari seorang konglomerat asli Indonesia. Masih belum ada yang tahu pasti, siapa investor misterius yang rela mengalokasikan dana yang tergolong tidak sedikit itu ke sebuah perusahaan esports.

Evos Esports Chief Executive Officer Ivan Yeo mengaku senang atas yang didapatkan oleh perusahaannya Menurut dia, hasil itu menunjukkan masih banyak perusahaan yang percaya kepada Evos.

Terkumpulnya dana itu merupakan bukti bahwa Evos masih memiliki ruang di hati para pengusaha. ”Kami benar-benar bersyukur atas kepercayaannya kepada Evos. Kami akan berusaha keras, untuk terus mengembangkan meraih semua cita-cita yang belum terpenuhi dan, untuk terus menginspirasi generasi mendatang ,” ucapnya seperti yang dilansir oleh IGN.

Dana tersebut nantinya akan dialokasikan di sektor influencer. Sebab, saat ini Evos sendiri sudah bekerja sama dengan setidaknya 250 talent, dan bekerja sama dengan lebih dari 50 gaming influencer.

Chief Strategic Evos, Ang Teng Jen, menjelaskan bahwa influencer merupakan pilar utama yang menyanggah perindustrian esports. Mengingat, industri ini bergantung kepada live streaming dan konten-konten yang diterbitkan di setiap platform game.

Dia juga menjelaskan, usia Evos mungkin masih seumur jagung. Ya, perusahaan berlogo harimau putih itu masih berdiri selama 2 tahun di perindustrian game. Namun, tim-tim yang dibesut oleh perusahaan ini sudah menghentakan seluruh Asia Tenggara derngan cara bermain pemainnya yang cukup mengagumkan.

Sampai saat ini, Evos membawahi 13 tim ternama di Asia Tenggara. Tim-tim tersebut terdiri dari 62 pemain, yang saat ini sedang bergulat di enam kejuaraan besar.

Tiga di antaranya, berbasis di Indonesia dan Singapura. Satu akan mewakili Indonesia -dibantu dengan Onic Esports- bersaing di ajang SEA Games di Manila, Filipina. Satu lainnya, akan mengikuti M1 Mobile Legends: Bang-Bang World Championship, sebagai perwakilan Indonesia. Tim ini lolos ke World Champions karena telah memenangkan MPL ID Season 4 lalu.

Evos sendiri menyiapkan rencana peluncuran tim baru. Tim tersebut merupakan gabungan dari pemain Evos Esports yang berada di Indonesia dan Singapura. Mereka akan diluncurkan untuk mewakili Evos sebagai perusahaan, yang turut bergabung di SEA Games nanti. Jadi, perwakilan Indonesia di SEA Games kali ini sebenarnya berjumlah dua tim. Meskipun satunya, juga dicampur dengan pemain Singapura.

 

 

Related Articles
Sport
Pemain Evos Esports “Donkey” Kepikiran untuk Pensiun

Sport
Berhasil Revans dari RRQ, Evos Juarai MPL Season 4

Sport
Impor Pemain Amerika Serikat demi Persiapan M1 World MLBB