Interest

Call of Duty: Modern Warfare Keluarkan Dua Map Baru

Drian Bintang

Posted on November 9th 2019

Call of Duty: Modern Warfare mendapatkan dua peta baru dan mode terbaru pada 8 November. (SEA PC Mag)

Mulai Jumat (8/11), pemain Call of Duty: Modern Warfare akan mendapatkan dua peta baru. Tambahan tersebut bisa dinikmati oleh semua pemain tanpa harus membayar biaya lagi. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Activision di akun resmi media sosialnya di Twitter.

Kedua peta tersebut memiliki nama, Shoot House dan Krovnik Farmland. Keduanya bisa dimainkan di dua mode berbeda. Bersamaan dengan kedua peta tersebut, Activision juga mengeluarkan fitur terbaru yang bisa dimainkan setiap pemain, namanya Hardpoint mode.

Mode ini merupakan salah satu permainan yang bisa dipilih oleh setiap pemain di Call of  Duty: Modern Warfare. Dalam mode ini salah satu tim pemain akan diberikan sebuah “Hardpoint”. Tim yang diberikan kesempatan tersebut memiliki misi untuk melindunginya. Sedangkan tim lawan berusaha mengambil Hardpoint tersebut.

Ini merupakan mode terbaru yang menarik untuk dinikmati para pemain. Terutama, mereka yang sudah mulai bosan dengan game yang memiliki genre battle royale.

Yang menjadi catatan adalah, mode ini sebelum diluncurkan sudah dicoba oleh beberapa pemain dalam versi beta. Tapi sejumlah pemain justru memberikan review jelek pada mode terbaru tersebut.

Activision mengumumkan update tersebut di akun media sosial resminya di Twitter. (The Sun)

Salah satunya komen yang diberikan adalah beberapa pemain tidak bisa hidup kembali, setelah tertembak di medan perang. Seperti yang dilansir oleh dotesport, salah satu pemain COD Profesional, James “Clayster” Eubanks juga mengalami ini.

Dia mengeluh karakternya tidak bisa hidup lagi, padahal permainan masih terus berjalan. ”Bagaimana kalian bisa meluncurkan game, kalau salah satu modenya tidak bisa digunakan,” keluhnya.

Sementara itu, peta terbaru dari Modern Warfare ini juga dibedakan berdasarkan mode yang hendak dimainkan oleh pemain. Peta Shoot House contohnya. Peta ini hanya bisa dimainkan jika pemain hendak melakukan pertandingan 6v6.

Bentuk petanya tidak jauh dari penampakan peta standar yang ada di game COD sebelumnya. Hanya saja, di sini pemain akan dipaksa melakukan pertarungan dengan jarak dekat.

Meskipun begitu bukan berarti semua pemain hanya akan dibekali dengan pisau ketika bermain. Tapi pemain harus lebih cerdik dalam memilih senjata. Mereka harus memilih senjata yang kemungkinan bisa digunakan dalam pertarungan jarak dekat. Di mana senjata itu bisa dan memberikan damage yang signifikan ke lawan. Seperti salah satu contohnya adalah memilih shotgun ketimbang sniper rifle.

Banyak yang mengkritisi mode Hardpoint di COD: Modern Warfare. (Windows Central)

Sedangkan peta kedua (Krovnik Farmland) merupakan peta yang hanya bisa dimainkan di mode ground force. Dalam mode ini, pemain akan diminta untuk mendapatkan beberapa control point. Total ada lima control point yang tersebar di sekujur peta.

Bagaimana cara mendapatkannya? Gampang saja, karakter pemain hanya butuh untuk berdiri cukup lama di lokasi tersebut. Jika lokasi tersebut sudah berubah warna sesuai dengan warna tim kalian di peta. Maka tugas kalian sudah berhasil dalam menguasai satu control point. Tim yang menguasai control point yang paling banyak dalam waktu yang ditentukan akan menjadi pemenang.

Berbeda dengan Shoot House. Di sini, kalian bisa melakukan explore terhadap kebolehan setiap pemain. Mereka tidak hanya bisa melakukan pertarungan dalam jarak dekat. Tapi juga bisa membunuh karakter lawan dengan cara menggunakan serangan-serangan jarak jauh. Jadi ada dari kalian yang sudah mencoba dua peta terbaru dari COD Modern Warfare ini?

 

Related Articles
Interest
Bantu Para Veteran Lewat Call of Duty Endowment

Interest
Call of Duty: Modern Warfare Game Paling Laku Sepanjang Oktober

Interest
Garena Bikin Kompetisi Resmi Call of Duty Mobile (CODM) Berhadiah Rp 110 Juta

Meet The Creator



Drian Bintang

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda