Pop-Sci

Tiongkok Terapkan 'Jam Malam' untuk Gamer di Bawah Umur

Drian Bintang

Posted on November 8th 2019

Pemerintah Tiongkok tetapkan "Jam Malam" bagi gamer di bawah 18 tahun (Independent)

Kebijakan menarik diterapkan Pemerintah Tiongkok. Mereka mengeluarkan regulasi baru yang mengatur gamer yang ada di negaranya. Bagi mereka yang masih berada di bawah 18 tahun akan terkena aturan 'jam malam'. Mereka juga mendapatkan limit berapa saja uang yang bisa dikeluarkan dalam satu game yang mereka mainkan.

Seperti yang dilansir oleh Independent, peraturan ini diberlakukan pemerintah setempat dengan tujuan menjaga kesehatan warganya. Terlebih, banyak warga Tiongkok (terutama yang di bawah umur) yang kecanduan bermain game online.

Pemerintah Tiongkok serius melihat persoalan tersebut. Apalagi ketika World Health Organization (WHO) menetapkan adanya penyakit baru yang menjangkiti gamer. Penyakit tersebut dikenal dengan Internet Gaming Disorder (IGD). Menurut website resmi WHO, IGD terjadi ketika seseorang memproritaskan aktifitas game di luar aktifitas lainnya. Termasuk bersosialisasi dan berkegiatan lainnya.

Tiongkok menjadi pangsa pasar yang subur bagi pegiat game online, karena banyaknya pemainnya yang berasal dari sana (GB Times)

Menurut mereka, symptom ini baru terlihat setelah 12 bulan masa pengamatan. Mereka menyebut gejala ini termasuk ke dalam salah satu jenis penyakit jiwa.

Ada beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan oleh penyakit yang satu ini. Antara lain, karena enggan melakukan aktifitas lainnya, penderita biasanya memiliki lingkup pertemanan yang sedikit.

Mereka juga menjadi seorang individu yang lebih banyak menghabiskan waktunya di sebuah ruangan, bermain game. Efek samping inilah, yang membuat WHO memasukannya ke suatu wabah serius yang perlu diperhatikan lebih lanjut.

Hal inilah yang mendorong Pemerintah Tiongkok membuat regulasi untuk melindungi warganya dari kecandung game. Mereka perlu melakukan itu karena Tiongkok sendiri merupakan salah satu konsumen game terbesar di dunia. Selain karena jumlah warganya yang lebih banyak dari negara lain, penggemar game berbasis online di negara ini juga sangat melimpah.

Tidak hanya dari kalangan dewasa, permainan berbasis online juga digandrungi anak di bawah umur. Bagi warga dewasa mungkin sudah mengerti bagaimana membagi waktu, antara kehidupan mereka di dunia nyata dan bermain game. Sedangkan gamer di bawah umur tidak memiliki itu. Akhirnya Pemerintah Tiongkok memutuskan penerapan jam malam agar orang tua juga ikut memberikan perhatian pada anaknya.

Bagaimana cara menerapkan jam malam ini? Setiap gamer pastinya selama ini harus signup. Nah waktu signup mereka pasti mengisi usia. Di sinilah Pemerintah Tiongkok mengendalikan durasi permainan warganya yang berada di bawah umur.

Mereka hanya diperbolehkan untuk online pada pukul 08.00 hingga 22.00 waktu setempat. Di luar jam tersebut, mereka tidak akan diperbolehkan untuk login di setiap akun game yang mereka miliki.

Tidak hanya itu, Pemerintah Tiongkok juga akan membatasi pembelian yang dilakukan oleh pemain di bawah umur. Mereka yang ada di sekitaran umur 8-16 tahun, hanya boleh menghabiskan uang sejumlah 200 -400 yuan saja per bulan. Dalam rupiah, itu berkisar Rp 400-800 ribu saja.


Banyak gamer yang berasal dari Tiongkok, merupakan mereka yang berada di bawah 18 tahun (Euro Weekly News)

Ini dilakukan dengan pertimbangan dalam usia segitu mereka hanya menggantungkan pendapatan uang dari meminta ke orang tuanya. Terlepas mereka memiliki orang tua yang berada. Pemerintah Tiongkok tidak ingin anak-anak di bawah umur jadi keranjingan membeli game dan akhirnya bisa mengarah ke tindak kriminalitas. 

Apakah peraturan pemerintah setempat ampuh dalam menanggulangi para pemain di bawah umur? Itu adalah pertanyaan yang masih perlu dijawab oleh pemerintah setempat. Mengingat, kolom umur bisa saja dipalsukan. Seperti, mereka bisa saja mengisi nama apa saja ketika membuat akun di sebuah platform game online.

Apapun itu tapi upaya Pemerintah Tiongkok layak kita apresiasi. Setidaknya, pemerintah setempat berusaha serius peduli terhadap kesejahteraan gamer yang ada di negaranya.(*)

 

 

 
Related Articles
Sport
Kalahkan Tiongkok, Bukti Timnas U-19 Lebih Hebat daripada Timnas Senior

Sport
5 Tim E-sport Wakili Indonesia di Ajang PMCO Fall Split

Interest
Call of Duty: Mobile Segera Luncurkan Mode Zombie

Meet The Creator



Drian Bintang

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda