Pop-Sci

Oalah, Kanal Youtube Calon Sarjana Ketahuan Plagiat

Regina

Posted on November 8th 2019

Cuitan JTonYouTube tentang pencurian konten (@JTonYouTube)

Isu plagiat kembali terjadi di Indonesia. Tapi kali ini bukan plagiat skripsi. Tidak juga dilakukan oleh universitas, melainkan dari pemilik channel YouTube Calon Sarjana. Kabar ini ramai ketika akun YouTuber @JTonYouTube melimpahkan kekesalannya lewat twitternya.

Dalam sebuah cuitan tersebut diungkapkan bahwa channel Calon Sarjana telah mencuri konten dan sekaligus judulnya. Cuitan tersebut pun menuai banyak balasan dari warganet. Bahkan ada juga yang membalas dengan screenshot konten. Di mana ada kesamaan dalam kontennya, hanya berganti judul menjadi Bahasa Indonesia saja.

Screenshot permohonan maaf dari Calon Sarjana (@JTonYouTube)

Cuitan pertama @JtonYouTube ini langsung viral. Maklum guys, kanal Calon Sarjana ini termasuk paling kondang di Indonesia. Lantaran viral, @JtonYouTube lantas mengunggah cuitan kedua yang berisi screenshot permintaan maaf dari kanal Calon Sarjana.

Dalam screenshot itu tertulis Isinya Calon Sarjana minta maaf sebesar-besarnya karena apa yang telah dia lakukan sangatlah tidak benar. Mereka mengaku bahwa yang dilakukannya adalah pelanggaran. Kemudian Calon Sarjana juga mematikan kanalnya sebagai bentuk respect dan meminta untuk menyelesaikannya secara damai apabila itu belum cukup.

Dari cuitan kedua @JtonYouTube ini juga menuai banyak balasan. Para warganet Indonesia kecewa dengan kejadian ini. Banyak yang berkata kejadian curi konten tidak bisa dilakukan dengan hanya minta maaf. Karena kejadian ini akan terus berulang Yakni curi konten kemudian ketahuan lalu minta maaf dan selesai. Sangat tidak tegas dan merugikan.

Masih juga kesal atas perlakuan Calon Sarjana kemudian di kanal YouTube-nya JTon mengupload video bahwa Calon Sarjana mengambil videonya. Dengan judul “YouTuber with 12 MILLION subs STEALS my video... (#1 Indonesian YouTuber)”.  

Pada video berdurasi 4 menit 54 detik itu, JT menjelaskan bahwa mereka (Calon Sarjana) mengambil konten saya tanpa izin, mereka hanya mengganti judul kemudian mengubah tampilannya hanya dengan emoji dan watermark dan mengaku-ngaku video tersebut milik mereka. Jika mereka ingin mengambil konten dan lainnya asal menyebut kredit sebenarnya tidak apa, masalahnya mereka klaim konten saya sebagai konten mereka.

JT juga mengaku sedih karena pihak YouTube jarang mendengarkan sampai benar-benar ada kehebohan di sosial media. Dan butuh waktu lama untuk menyelesaikan ini semua. Maka dari itu JT ingin melawan Calon Sarjana. Parahnya, Calon Sarjana bahkan mengambil banyak konten tidak hanya dari JT saja, oleh sebab itu dia mudah untuk mendapatkan 12 juta subs.

Namun, ada yang perlu diralat dari unggahan JT itu, dia menduga bahwa Raditya Dika adalah orang di balik Calon Sarjana. Layangan ralat pun hadir di twitternya @JTonYouTube, seperti @uh_bro3nuiz berkata bahwa di menit ke 0:58 dalam video tersebut menunjukkan wajah seseorang bernama Raditya Dika. Dia tidak ada hubungannya dengan Calon Sarjana. Calon Sarjana masih anonim. Dia juga mengirimkan screenshot gambar Raditya Dika dan Calon Sarjana dalam pencarian Google. Keduanya tidak ada hubungan yang berarti.

Bagan Manajemen Infia.co (@NadiefH)

Tidak berhenti di situ, ada saja warganet yang menemukan siapa orang di balik Calon Sarjana. Seperti @_mardial, @masedoo, @NadiefH, @adjiecation yang menampilkan struktur kepemilikan kanal.

Calon Sarjana berada di bawah manajemen INFIA.co. Di mana dalam bagan tersebut INFIA.co juga membawahi @dagelan, salah satu kanal konten hiburan masyarakat Indonesia. Bahkan ada yang menemukan video CEO INFIA.co, Richo Pramono, sedang seminar tentang Viral Campaign.

Salah satu cuitan Ernest Prakasa (@ernestprakasa)

Atas kejadian ini komedian Ernest Prakasa turut berkomentar bahwa tindakan yang comot konten oleh calon sarjana itu bikin malu satu negara.  “Seriusan yutub Calon Sarjana itu kerjaannya Infia juga? Itu perusahaan gak bisa dipenjara ya bosnya? Kok enak banget. Dulu Dagelan udah nyomot-nyomot konten orang seenaknya, sekarang malah bikin malu 1 negara. Bangke amat,” tulisnya di akun @ernestprakasa

Emang Bagaimana Aturan Copyright Youtube?

Mari kita bahas sedikit lebih dalam. YouTube sebenarnya sudah memiliki aturan yang mampu melindungi para YouTuber atau kreator mengenai masalah kredit dan copyright. Kalian bisa menemukan soal itu di menu “Bantuan dan pemecahan masalah”. Di sana dijelaskan soal teknis cara melaporkan konten dan menangapi masalah tentang hak cipta.

Di YouTube juga sudah ada menu “Pelajari tentang hak cipta”. Di sana dijelaskan bahwa hak cipta merupakan hak kepemilikan yang secara eksklusif dapat menggunakan karya tersebut. Hanya pemiliknya yang berhak menentukan apakah orang lain dapat menggunakan karya tersebut atau tidak.

Dijelaskan pula bahwa jika ingin mengambil karya tanpa melanggar hak cipta bisa yakni dengan izin langsung pada pemilik konten. Sebab, YouTube tidak bisa memberi izin kepada orang yang ingin mengambil konten yang sudah dilindungi hak cipta. Jika ingin mengambil audio musik, atau efek suara, YouTube sudah menyediakan secara gratis sound effect tersebut.

Nah, memang mau tidak mau jika ingin mengambil konten ya harusnya izin pemiliknya. Simpelnya, kalau mau ambil buah mangga di kebun orang saja harus izin dengan yang punya, apalagi ini ambil konten disebarluaskan dan dimonetisasi. Kalo tidak izin ya jelas kebacut. Seperti kalian mengambil mangga di kebun orang, tapi tidak sekedar kalian makan sendiri. Namun mangga hasil nyolong itu justru kalian jual.

Buat kalian calon dan para content creator, hati-hati dengan hak cipta. Masalah ini sangat sensitif dan serius. Bikin video murni dari hasil pikir kalian akan lebih memuaskan tentunya.(*)

Related Articles
Pop-Sci
Kenapa sih Rindu Itu Berat?

Pop-Sci
9 Hoaks Abadi yang Mengkambinghitamkan Ponsel

Pop-Sci
Dinilai Secara Golden Ratio Beauty Phi, Bella Hadid Tercantik se-Jagat

Meet The Creator



Drian Bintang

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda