Current Issues

Serba-serbi Wakil Menteri Baru: Kemeja Surya Tjandra Sampai Harta Zainut Tauhid

Delya Oktovie Apsari

Posted on October 25th 2019

Foto: Antaranews

Para Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo, lho, Jumat (25/10/2019). Ada 12 orang yang berhasil menempati kursi wakil menteri. Latar belakang mereka, sih, macam-macam. Ada yang dari kalangan pengusaha, profesional, sampai politisi.

Tapi, bukan warganet namanya kalau nggak kepo. Sejak dilantik siang tadi, warganet bertanya-tanya soal identitas maupun kiprah para wakil menteri ini. Ada pula hal-hal spesifik yang menarik perhatian warganet; mulai dari kemeja yang dikenakan Surya Tjandra, sampai kekayaan Zainut Tauhid yang katanya mencapai Rp 14,7 miliar.

Nah, dari ke-12 wakil menteri terpilih, tim Mainmain.id akan membahas wakil-wakil dengan latar belakang menarik. Ada siapa aja? Yuk, scroll pelan-pelan!

 

1. Budi Gunadi Sadikin, sarjana Fisika Nuklir yang banting setir di bidang keuangan

Foto: CNN Indonesia


Sebelum dipanggil Jokowi, Budi Gunadi Sadikin adalah Direktur Utama PT Inalum (Persero). Perjalanan hidup Budi cukup menarik, mengingat jurusan yang ia ambil saat kuliah nggak nyambung dengan pekerjaannya kini. Gelar sarjana ia peroleh dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988, di bidang Fisika Nuklir. Baru kemudian ia mendapat sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant dan Chartered Life Underwriter dari Singapore Insurance Institue. Kini, ia resmi menjadi Wakil Menteri BUMN.

 

2. Zainut Tauhid, kekayaan capai Rp 14,7 miliar

Foto: Detikcom


Wakil Menteri Agama ini jadi bahan obrolan publik. Katanya, kekayaannya mencapai Rp 14,7 miliar. Dilansir dari Kompas.com, ketika Zainut nyalon sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah, ia menyampaikan laporan harta kekayaan. Dari laporan tersebut, tercatat harta kekayaan Zainut sebesar Rp 14.727.937.443. Harta Zainut terbanyak berupa tanah dan bangunan yang bisa ditemui di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jepara dan Bekasi. Totalnya senilai Rp 11.808.000.000. Selama perjalanan kariernya, pria kelahiran Jepara ini tak asing lagi dengan bidang agama. Sebelum jadi wakil menteri, ia menjadi Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat.

 

3. Wahyu Sakti Trenggono, berasal dari keluarga sederhana

Foto: Kompas.com


Wakil Menteri Pertahanan satu ini disebut-sebut berasal dari keluarga sederhana, tapi berhasil jadi pengusaha sukses. Perjalanan kariernya berawal sebagai karyawan di PT Astra International Tbk pada tahun 1988. Ia habiskan 11 tahun mengabdi di sana. Kemudian, ia mendirikan PT Teknologi Riset Global Investama pada 2007. Sempat juga terjun di dunia politik sebagai Bendahara Umum Partai Amanat Nasional.

 

4. Alue Dohong, Putra Dayak pertama di kabinet

Foto: IDN Times


Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini adalah putra Dayak pertama yang jadi wakil menteri. Alue mengakuinya sendiri pada wawancaranya bersama Kompas TV. "Jadi dalam sejarah Indonesia merdeka, baru sekali ini mungkin orang Dayak yang ditawari dalam posisi kabinet," kata Alue. Sebelumnya, Alue merupakan Deputi Bidang Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut (BRG) yang menjabat sejak 2016. Sebelum berkiprah di BRG, Alue mendirikan Lembaga Pengkajian, Pendidikan, dan Pelatihan Lingkungan Hidup (LP3LH) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

 

5. Angela Tanoesoedibjo, wakil menteri termuda

Sumber iNews


Angela adalah wakil menteri termuda dibanding anggota kabinet lainnya. Perempuan kelahiran Ottawa, 23 April 1987 itu menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Calon pewaris MNC Group tersebut mengatakan akan fokus pada lima destinasi wisata Indonesia. Yaitu, Danau Toba, Likupang, Borobudur, Labuan Bajo dan Mandalika.

 

6. Surya Tjandra, pengacara penyandang polio


Sumber DetikNews


Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut jadi sorotan warganet. Gara-garanya, kemeja Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tersebut tidak dimasukkan saat pelantikan. Juru bicara PSI, Dedek Prayudi, menjelaskan bahwa Surya adalah penyandang polio. Bila kemejanya dimasukkan ke dalam celana, ia akan makin sulit bergerak. Dilansir dari Tempo.co, kaki kiri Surya terserang polio sejak usia enam bulan. Ia berasal dari keluarga sederhana. Orang tuanya bekerja sebagai pedagang ayam potong di Pasar Jatinegara, Jakarta. merupakan lulusan fakultas hukum Universitas Indonesia angkatan tahun 1995, sebelum akhirnya meneruskan pendidikan hukum dalam program S2 di Universitas Warwick, Inggris, dan program S3 di Universitas Leiden, Belanda. ()

 

Related Articles
Current Issues
Jokowi Tunjuk Sejumlah Milenial Jadi Stafsus, Mereka Punya Latar Belakang Keren!

Current Issues
Ini 9 Event Seru di 2020 yang Layak Masuk Agenda Mbolangmu

Current Issues
Mengenal Carrimycin, Sebuah Harapan dari Obat Buatan Tiongkok untuk Covid-19