Current Issues

Kunai, Akatsuki, dan Penusukan Wiranto

Surya Dipa Nusantara

Posted on October 10th 2019

Hari ini (10/10) Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang oleh dua orang tak dikenal saat menghadiri peresmian sebuah universitas di Pandeglang, Banten.

Mantan Panglima ABRI itu tersungkur ke tanah. Darah mengucur dari perut sebelah kanannya. Wiranto tersungkur pasca ditusuk dua kali oleh pelaku, yang belakangan dicurigai sebagai suami istri.

Pelakunya, segera diamankan dalam waktu sekejap. Hingga tulisan ini diturunkan polisi masih mendalami motif penyerangan tersebut.

Namun, yang tidak lazim dalam operasi serangan ini adalah senjata yang digunakan oleh pelaku. Fitri Andriana dan Abu Rara, si pelaku, menggunakan Kunai.

Dalam buku Classical Weapon of Japan: Special Weapon Tactis of Martial Arts, senjata yang digunakan oleh Fitri dan Abu Rara ini tak begitu tajam. Namun, senjata yang kerap dilesatkan oleh Naruto ini memang fungsi utamanya adalah untuk menusuk musuh dari jarak dekat.

Dari sederet benda tajam lainnya, Kunai memang mudah didapat. Karena fungsi utama dari benda ini sebenarnya untuk bercocok tanam atau mendaki gunung.

Selain kemudahannya itu, Kunai juga sama sekali tak mencolok. Mungkin ini juga alasan mengapa kedua pelaku itu memilih menikam Wiranto menggunakan Kunai.

Menurut kesaksian warga, gerak-gerik keduanya memang tidak mencurigakan. Saat Wiranto baru saja turun dari mobil, massa memang langsung mengerubungi politikus Partai Hanura tersebut. Nah, tiba-tiba di sela kerumunan massa itu, salah satu pelaku Abu Rara merangsek masuk. Dan blesss. Kunai mendarat di perut sebelah kanan Wiranto.

Massa pun pecah. Kepanikan menyediakan celah bagi Fitri Andriana, pelaku satunya untuk melesatkan tusukan kedua. Namun, saat ia akan meluncurkan tusukan, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto menghadangnya. Sial, Kunai itu mengenai perut Dariyanto. Dan ia pun juga turut terkapar. 

Dalam waktu sekejap, aparat yang berada di lokasi kejadian segera membekuk pelaku. Namun, keduanya berupaya melawan. Untung saja, pembelaan diri para pelaku tak melukai aparat yang berupaya melumpahkannya.

Berbagai peristiwa tentang aksi teror yang dilancarkan di tengah kerumunan terhadap seorang figur memang kerap terjadi. Mulai dari John Lennon, Dimebag Darrel, hingga Sasaeng (seorang aktris Korea) juga pernah mengalami nasib serupa.

Namun, barangkali ini pertama kali di dunia yang nekad melakukan aksi teror dengan sebilah Kunai.

Mengapa ya pelaku memilih Kunai? Wah, jangan-jangan para pelaku ini adalah anggota geng Akatsuki. Sebab, jika diamati keduanya cenderung melakukan penyerangan dengan taktik yang sudah matang.

Persis seperti bagaimana Akatsuki menginvasi Desa Konoha. Berjalan senyap dalam hiruk pikuk massa. Mereka juga melakukan modus penyamaran seolah-olah menjadi bagian dari warga dan penggemar Wiranto.

Selain itu, serangan ini pun juga bertepatan dengan kelahiran seorang anak Rubah, yang hidup di tengah belantara rimba Konoha, Uzumaki Naruto.

Wah, apakah pelaku terinspirasi dari upaya Akatsuki untuk mengkudeta pelatikan Naruto sebagai Hokage ya? Aduuh, mulai kacau nih. Tetap jaga diri ya guys, jangan biarkan konoha Indonesia jatuh di tangan sekte sesat semacam Akatasuki ya!

 

Baca juga:

BLACKPINK Dimusuhi Media Korea karena Telat Datang di Event Bareng David Beckham

- Sudah Tahu Belum? 10 Oktober Adalah Hari Kesehatan Mental dan Anti Hukuman Mati

Latih Tanding, Timnas Mobile Legends Kalahkan Recca E-Sports

#BoycottBlizzard Makin Meluas, Developer Game Ikut Berbicara

Begini Trik Agar Will Smith Muda dan Tua Bersanding di Film Gemini Man

Pengguna iOS 13 dan Android 10 Bisa Aktifkan Instagram Dark Mode

 

Related Articles
Current Issues
Awal Mula Ricuh Hindu-Islam di India

Sport
Koleksi Lengkap Jordan Zion 1 X Naruto

Interest
Sarada Perlihatkan Genjutsunya di Anime ‘Boruto’