Sport

Ada Konflik, Apakah Timnas Mobile Legends Bakal Dirombak?

Drian Bintang

Posted on September 27th 2019

Timnas Indonesia untuk kejuaraan e-sports Mobile Legends: Bang-bang memang sudah dipilih. Rekt, alias Gustian Hidayat juga sudah didaulat menjadi kapten tim. Namun, tim ini sepertinya terancam bermasalah. Penyebabnya, postingan di salah satu akun pribadi media sosial salah satu anggota timnas. 

Dia adalah Donkey, alias Yurino Putra. Dia adalah pemain profesional Mobile Legends dari tim Evos e-sport. Dalam akun media sosial pribadinya, Donkey sedang meluapkan kekesalannya. Kebetulan kekesalan yang dia luapkan berasal dari masalah yang ada di timnas. 

Dalam postingan story-nya itu, Donkey menuliskan “What happen in pelatnas? Ditunggu aja. Gw mencium bau-bau ga enak. Sori gue orangnya blak-blakan. You play I play.Sayangnya postingan tersebut tidak sampai memenuhi jangka waktu 24 jam yang ditentukan oleh Instagram. Sejurus kemudian, Donkey memutuskan untuk menghapus postingan tersebut. 

Meskipun begitu, banyak penggemar Donkey yang sudah melakukan screen capture terhadap postingan itu. Kabar bahwa timnas akan bubar pun langsung meluas ke seluruh penggemar Mobile Legends di luar sana. 

Salah satu perwakilan timnas Mobile Legends, Erick Herlangga menjelaskan dia tidak mau membesar-besarkan masalah tersebut. Erick menambahkan, penggemar seharusnya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh Donkey. Jika dia sudah memilih untuk men-take down instastory-nya. Maka, permasalahan pun seharusnya sudah selesai.

”Kalau ini gosip artis gak apa-apa, ini kan atlet. Kalau atletnya sudah take down instastor-nya, ya demi kepentingan bangsa, ya harus ikutin juga si atlitnya gimana,” ucapnya. 

Pelatih Timnas, Jeremy Yulianto juga memberikan reaksinya terhadap instastory Donkey. Reaksi tersebut, dia lakukan di platform yang sama. Yakni di akun pribadi. Lewat media sosialnya di Twitter. Jeremy menjelaskan, dia tentunya tidak akan memaksa siapa saja yang telah mereka pilih untuk mewakili Timnas ke Sea Games 2019.

”Kalau mereka tidak bersedia dengan ketentuan-ketentuan dan gamau tanda tangan, ya harus diganti lah. Yakali gue seret ke Filipina padahal dianya gamau ikut,” twit Jeremy. 

Sangat disayangkan terjadinya persoalan ini. Sebab, pada SEA Games kali ini, cabor e-sports kan baru pertama kali diselenggarakan. Setelah sebelumnya sempat menjadi salah satu cabang di Asian Games. Indonesia harusnya bersatu dan mempersiapkan tim e-sportsnya agar bisa mendulang emas.  

 

 

Related Articles
Sport
Evos Duduki Puncak Klasemen di Minggu Keempat MPL Season 4

Sport
Pemain Evos Esports “Donkey” Kepikiran untuk Pensiun

Sport
Latih Tanding, Timnas Mobile Legends Kalahkan Recca E-Sports