Sport

PMCO Fall Split akan Diadakan di Malaysia

Drian Bintang

Posted on September 24th 2019

TENCENT menunjuk Asia Tenggara sebagai tuan rumah dalam perhelatan PUBG Mobile Open Cup (PMCO) Fall Split kali ini. Kejuaraan terbesar PUBG sedunia ini akan dihelat di Malaysia. Setelah sebelumnya, Berlin, Jerman menjadi tuan rumah di PMCO Spring. Kini Tencent memilih untuk memfokuskan semua pertandingan berskala duniannya di Malaysia. 

Gelaran PMCO Fall Split akan dilaksanakan pada 23 November sampai dengan 1 Desember. Laga akan dilakukan di Putra World Trade Center, di Kuala Lumpur Malaysia. Tapi itu baru finalnya saja. 

Untuk bisa berlaga di Malaysia, terlebih dahulu beberapa tim dari beberapa benua harus melalui babak penyisihan. Tidak luput di antaranya, mereka yang berasal dari Asia Tenggara. Saat ini, mereka sedang melakukan babak penyisihan di Shanghai, Tiongkok. Untuk bisa mendapatkan dua perwakilan, yang bisa mewakili Asia Tenggara. 

Indonesia sendiri sudah memiliki perwakilan dalam turnamen ini. Mereka, tentunya berasal dari tim-tim yang sudah sering menjuarai laga di dalam negeri sendiri. Seperti Bigetron RA, Evos e-sport, BOOM ID, RYU, dan NFT e-sport. Bigetron RA sempat memuncaki klasemen dengan skor tertinggi 427 poin, dan 185 kill. Barulah di urutan kedua penyisihan Asia Tenggara baru ada tim dari Thailand, Illuminate yang berselisih 120 poin di bawah Bigetron RA. 

Dalam PMCO Fall Split Global nanti akan ada 16 tim yang bertanding. Mereka merupakan tim yang berasal dari beberapa negara di dunia. Sebanyak 13 tim di antaranya merupakan perwakilan tim yang masuk dari penyisihan di masing-masing regional negara. Dalam musim ini, Tencent memberikan previlege kepada Asia Tenggara dan Selatan. Sebab, mereka bisa mengikutkan dua perwakilan timnya. Satu slot tim terakhir, diberikan kepada Malaysia, sebagai tuan rumah perhelatan PMCO ini. 

Selain lokasi PMCO Globalnya, Tencent juga menerapkan beberapa hal baru di PMCO Fall Split ini. Berbeda dari sebelumnya, saat ini mereka akan menerapkan sistem poin daripada eliminasi saja. Poin ini menghitung strategi para tim dalam setiap laganya. Tencent juga akan menilai, bagaimana sebuah tim lihai dalam menembak. Semakin banyak mereka melakukan headshot misalnya, maka nilai yang diberikan pun akan semakin besar pula. 

 

Perhitungan poin terbesar memang masih ditetapkan kepada tim yang meraih chicken dinner. Namun, poin yang diberikan pun tidak sebanyak dulu. Jika di musim sebelumnya, setiap tim yang berhasil mendapatkan chicken dinner akan mendapatkan 30 poin. Saat ini, Tencent hanya akan memberikan 20 kepada tim yang mendapatkan chicken dinner. Tim yang berada di urutan kedua dalam setiap round game akan diberikan nilai 14. Sedangkan tim yang berada di urutan ketiga hanya diberikan poin 10 saja.

Total keseluruhan poin nanti akan diakumulasi dengan kelihaian setiap tim di dalam pertandingan. Juga jumlah kill yang mereka dapatkan dalam sekali round permainan. Skor akumulasi itu lah yang nantinya akan dihitung dan disejajarkan dengan tim lain. Tim dengan nilai paling sedikit, akan lebih cepat tersingkir.

Tencent tidak main-main, dalam menggelar laga PUBG ini. Mereka sudah menyiapkan hadiah yang cukup besar, bagi tim mana saja yang berhasil menang dalam perhelatan ini. Total hadiah yang disiapkan sudah mencapai USD 2,5 Juta. Jika diubah ke versi Rupiah, maka Tencent sudah menyiapkan hadiah sekitar Rp 35 Milyar. Tentu saja bukan nominal yang kecil kan?

Related Articles
Sport
Dua Tim Thailand Wakili Asia Tenggara di PMCO Fall Split Global 2019

Sport
Menemukan Pemain Nge-Cheat di PUBG? Laporkan Lewat Ban Pan

Sport
Ini Deretan Tim Esports yang Berkolaborasi dengan Brand Fashion Lokal