Interest

Prinsip Wabi Sabi Yang Bikin Hidup Tenang

Tubuh Tak Seharusnya Tersier, Hidup Tak Selamanya Linear

Ridho

Posted on April 17th 2019

Kalian pernah nggak ngalami sebuah fase dimana selalu ingin lebih dalam segala hal? Entah itu kebutuhan primer ataupun hanya sebatas kebutuhan tersier. Ketika pernah ngerasa begitu, mungkin kalian harus coba salah satu prinsip asal Jepang ini. Yaitu Wabi sabi.

Diambil dari kata Wabi yang berarti kesepian yang dirasakan saat tinggal di alam. Dan Sabi yang berarti sesuatu yang berkarat/bernoda karena perkembangan alami.

Jadi secara pemahaman, Wabi sabi ini berarti keindahan sebuah objek terletak dari kekurangan yang dimiliki. Atau bisa diartikan menerima kekurangan atau mensyukuri apa yang dipunya saat ini.

Secara realitas, Wabi sabi ini punya tiga realitas utama. Bahwa dalam hidup ini ada hal yang nggak dapat bertahan, nggak selesai, dan nggak ada yang sempurna. 

Gampangnya gini. Prinsip ini berfokus pada “menghargai” dan “menerima” sesuatu yang nggak sempurna. Jadi mengganggap ketidaksempurnaan itu bagian dari hidup yang nggak seharusnya disangkal.

Mungkin ini salah satu prinsip yang bisa bantu kalian ditengah tuntutan untuk menjadi sempurna. Menurut Psychology today. Wabi sabi pada akhirnya akan membuka ruang bagi rasa cinta terhadap hidup. Karena memungkinkan seseorang untuk nggak menyesali lagi kekurangan yang dirasakan.

Jauh lebih dalam lagi. Wabi sabi bisa menjadi cara baru melihat dunia dan tempat seseorang di dalamnya. Konsep ini menurutnya mampu membuat hidup berjalan lebih lambat. Wabi-sabi juga mendorong orang melepaskan penilaian negatif dan usaha tak berkesudahan demi mengajar kesempurnaan.

Contoh yang relevan saat ini adalah kaum hawa yang ingin selalu tampil cantik. Ya bisa dibilang tuntutan itu hadir saat mereka masuk kedalam lingkup sosial yang secara nggak langsung menuntutnya untuk sempurna.

Padahal tiap wanita punya kecantikan tersendiri. Bisa dari pemikiran, perkataan, atau perilaku. Nggak melulu cantik tentang fisik. Tapi kondisi yang masih belum bisa menerima keadaan menuntut mereka untuk selalu merasa kurang.

Padahal membawa Wabi sabi ke dalam kehidupan tidak perlu uang, pelatihan, atau keterampilan khusus. Kita hanya butuh pikiran tenang yang bisa menghargai keindahan dalam ketidaksempurnaan,. Keberanian untuk melawan kebodohan. Serta kesediaan menerima segala sesuatu sebagaimana adanya.

Jadi jangan merasa kurang dengan apa yang ada pada diri kalian atau yang sudah kalian punya. Cukup syukuri dan terima, agar bisa menemukan ketenangan dari hidup ini.

Related Articles
Interest
Siapa Tandingan Asus Zenfone Max Pro M1?

Interest
Happy Air Max Day!

Interest
Ini Dampak yang Kamu dapat Kalau Sering Kurang Tidur!

Meet The Creator



Mainmain.id

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI