Opinion

Ini Dia Cara Chating yang Sopan Biar Nggak Cuma di Read aja

Afrieza Zaqi

Posted on April 12th 2019

Sejak booming di tahun 2000an, Chating/texting menjadi media paling cepat untuk menggantikan surat konvensional. Meski secara fisik berbeda dari surat, chating juga memiliki tata krama yang juga berpengaruh ke orang yang dituju loh. Seperti apa sih caranya?

Waktu Chating Sangat Berpengaruh

Satu hal sepele yang sering dilakukan oleh remaja dalam chating adalah memposisikan lawan chating setara dengan dia. Lengkap dengan waktu chatingnya. It’s fine kalau kamu chating ke temen kamu meskipun jam 12 malam. Namun, akan berbeda jika kamu chating dengan orang yang lebih tua seperti dosen atau guru kamu. Waktu ideal untuk chating dan bertanya ke orang yang lebih tua adalah pukul 18.00 – 20.00. pasalnya, jam tersebut adalah jam istirahat orang-orang setelah bekerja.

Salam dan Memperkenalkan Diri Wajib Dilakukan

Membuka chat dengan “P” sangat haram hukumnya dalam etika chating. Better menggunakan salam seperti Hai, selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dll. Setelah itu, jangan lupa untuk memperkenalkan diri meskipun mungkin orang tersebut sudah memiliki kontakmu. Perkenalkan dengan jelas siapa namamu, dari mana asalmu, dan apa keperluanmu menghubungi lawan chatingmu.

Biasakan Langsung to The Point

Di era SMS, satu kali mengirim pesan hanya terbatas hingga 140 karakter. Namun, hal ini sudah tidak berlaku setelah munculnya applikasi Whatsapp, BBM, Line, dan berbagai applikasi messenger lain. Dengan tidak terbatasnya karakter tersebut, banyak orang yang lebih suka berbasa-basi terlalu lama dan tidak to the point. Hal ini sangat kurang bagus dalam melakukan texting. Pasalnya, akan membuat orang kesal. That’s why biasakan untuk langsung to the point terhadap topik pembicaraan yang sedang kamu bahas.

Jangan Lupa Maaf, Tolong, dan Terima Kasih

Sejak TK kita diajarkan untuk menggunakan maaf tolong dan terima kasih. Nah, hal ini juga berlaku saat kamu melakukan texting kepada lawan chatingmu. Selalu buka percakapanmu dengan mohon maaf mengganggu waktunya. Hal ini menggambarkan sopan santun dan kerendahan hati. Jika kamu meminta tolong, jangan lupa untuk bertanya “kamu sibuk nggak? Kira kira berkenan nggak kalau aku minta tolong sesuatu?” atau bisa juga langsung “aku minta tolong buat ini dong”. Nah, setelah selesai, jangan lupa ucapkan terima kasih telah membantu.

Hehe dan oke artinya sudah selesai

Nah, jikalau lawan chat kamu sudah memberikan jawaban “hehe”, “okay”, atau emoji ketawa, it means kamu hanya perlu read chating kamu tanpa harus me-reply chat tersebut. Karena chat tersebut adalah tanda akhir dari sebuah percakapan. Sama halnya chating dengan cewek atau cowok yang kamu suka. Jika dia hanya balas begitu saja, tandanya kamu harus mundur teratur alias udah jangan gue.

Related Articles
Interest
Facebook Batalkan Rencana Pasang Iklan di Status WhatsApp

Opinion
Sudah Siapkah Kamu Untuk Kuliah?

Opinion
Titik Jenuh Menggunakan Medsos

Meet The Creator



Delima Pangaribuan

Quote Of The Day

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda